Peluang dan Tantangan LPP TVRI NTT dalam Mengemas Program Acara Kemas Budaya Sebagai Upaya Melestarikan Kebudayaan di Provinsi NTT
DOI:
https://doi.org/10.30829/komunikologi.v7i1.13588Keywords:
Peluang, Tantangan, Budaya, TVRI, Program AcaraAbstract
Budaya adalah sesuatu yang sangat berharga yang diwariskan turun-temurun untuk dijaga dan juga dilestarikan. Perkembangan pada era teknologi digital masa kini semakin canggih, pada dasarnya perkembangan seharusnya tidak membuat kita melupakan asal-usul kebudayaan lokal daerah dan warisan kebudayaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana Peluang dan Tantangan Televisi Lokal dalam mengemas Program Acara Kemas Budaya sebagai Upaya Melestarikan Kebudayaan di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Jenis penelitian metode analisis data kualitatif dan model interaktif ini berusaha untuk membahas dan mendeskripsikan bagaimana mekanisme produksi program acara kemas budaya pada LPP TVRI NTT sebagai bentuk upaya melestarikan budaya di NTT dengan mengembangkan konsep mengumpulkan data dan fakta. Isi pesan yang mengandung informasi nilai-nilai kebudayaan yang ada di Provinsi NTT bisa dipromosikan secara sistematis, terstruktur, dan persuasif apabila didukung oleh segenap pemangku kepentingan baik itu pemerintah, termasuk oleh media lokal dalam hal ini LPP TVRI NTT sebagai stasiun Televisi lokal. Melalui pemanfaatan teori komunikasi, diharapkan informasi kebudayaan dapat menjadi angle/headline program acara yang menarik minat khalayak serta memberikan pemahaman yang kuat bagi masyarakat untuk dapat terus menjaga dan juga mewariskannya kepada generasi mendatang.References
Dihni Azkiya, V. (2021). 10 Provinsi ini Raih Anugerah Kebudayaan Terbanyak sebagai Pelestari Budaya. Databoks. https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2021/09/21/10-provinsi-ini-raih-anugerah-kebudayaan-terbanyak-sebagai-pelestari-budaya
Harsono, A. (2020). Kontribusi Televisi Lokal dalam Mempromosikan Destinasi Wisata di Kota Yogyakarta.
Hermarani, P. A., & Gelgel, N. M. R. A. (2021). Strategi bisnis lembaga penyiaran lokal pt bali ranadha televisi (bali tv). Jurnal Komunikasi Profesional, 5(4), 372-383. https://doi.org/10.25139/jkp.v5i4.3883
Karim, A. (2016). Dakwah Melalui Media: Sebuah Tantangan dan Peluang. STAIN KUDUS, 4(1).
Liliweri, A. (2002). Makna Budaya dalam Komunikasi Antarbudaya. LKIS.
Masduki, H. D. Y. &. (2008). Analisis Model Produksi Berita Televisi Lokal: Studi TVRI Stasiun Penyiaran Kalimantan Selatan dan Banjar TV. Jurnal Komunikasi, 3 (1), 101-104. https://journal.uii.ac.id/jurnal-komunikasi/article/view/6299/5672
Novianto, R. (2015). PERAN TVRI KALTIM DALAM MEMPROMOSIKAN CAGAR. 3(3), 264-274.
Nugraha, A. R., Perbawasari, S., & Zubair, F. (2020). Utilization of News on Television Media in the Promotion of Potential Tourism Objects in the Era of Media Convergence. Jurnal Penelitian Komunikasi Dan Opini Publik, 24(2). https://doi.org/10.33299/jpkop.24.2.2146
Osin, R. F., Rizky, I., Kusuma, W., & Suryawati, D. A. (2019). Strategi Pengembangan Objek Wisata Kampung Tradisional Bena Kabupaten Ngada-Flores Nusa Tenggara Timur ( Ntt ). 14(1), 60-65.
Sari, F. N. (2014). PERAN TEPIAN TV MELALUI PROGRAM ACARA KOTA SAMARINDA. 2(2), 184-198.
Sofa Ikhwanis Nian, R., & Nuraeni, R. (2015). Peran Televisi Lokal dalam Melestarikan Kebudayaan Madiun (Studi Kasus pada Sakti TV Madiun Jawa Timur). 2(3).
Takariani, C. S. D. (2013). Penyiaran Digital : Tantangan Masa Depan Televisi Lokal. Balai Pengkajian Dan Pengembangan Komunikasi Dan Informatika Bandung (BPPKI, 88, 29-46.
Wahid, U. M., & Rizki, M. F. (2018). Upaya Komunikasi Pemasaran Terpadu Televisi Lokal Melalui Budaya Lokal. Jurnal Kajian Komunikasi. http://journal.unpad.ac.id/jkk/article/view/15821
Wahyuni Indah, H. (2013). Kebijakan Media Baru di Indonesia (Harapan, Dinamika dan Capaian Kebijakan Media Baru di Indonesia). Gadjah Mada University Press.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright Notice
COPYRIGHT
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.