Dinamika Media Massa dan Perubahan Sosial di Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.30829/komunikologi.v9i2.26943Kata Kunci:
Media Massa, Relasi Sosial, Opini Publik, Produksi InformasiAbstrak
Kajian ini menguraikan tentang posisi media massa dalam kehidupan sosial masyarakat. Dalam konteks kehidupan modern, media massa adalah penyangga demokrasi, ia penghubung informasi antar berbagai elemen dalam struktur sosial masyarakat. Posisinya sangat urgen, karena fungsinya adalah penyebar informasi, maka konstruksi sosial meliputi isu, wacana dan perubahan ditentukan oleh bagaimana media massa menguraikan masalah, mengabarkan berita dan begitu seterusnya. Temuan utama kajian ini adalah bahwa Media massa dalam landscape kehidupan sosial masyarakat di Indonesia membawa pengaruh yang sangat besar terhadap cara pandang masyarakat khususnya dalam relasi sosial, politik, ekonomi dan bahkan agama. Oleh karena itu media massa dalam hal ini memiliki otoritas kuat dalam membentuk opini publik. Akan tetapi ketika media massa terkoptasi oleh kepentingan pribadi dan golongan secara perlahan masyarakat membangun narasi perlawanan, muncul ketidakpercayaan yang menghasilkan perang informasi media yang diproduksi oleh media massa dan informasi yang diproduksi oleh masyarakat itu sendiri.Referensi
Abdillah Hanafi, Memahami Komunikasi Anta Manusia, Surabaya: PT. Usaha Nasional,1984
Abdul Kadir Munsyi, Metode Diskusi Dalam Dakwah, Surabaya: Al-Ikhlas.
Abidin, C. (2016). Internet celebrity: Understanding fame online. Bingley, UK: Emerald Publishing.
AM. Waskito, Invasi Media Melanda Kehidupan Umat, Jakarta Timur: Pustaka Al-Kautsar, 2013
Anderson, B. (2006). Imagined communities: Reflections on the origin and spread of nationalism. London: Verso Books.
boyd, d. (2014). It's complicated: The social lives of networked teens. New Haven, CT: Yale University Press.
Castells, M. (2010). The rise of the network society (2nd ed.). Oxford: Wiley-Blackwell.
Ceron, A., Curini, L., Iacus, S. M., & Porro, G. (2014). Every tweet counts? How sentiment analysis of social media can improve our knowledge of citizens' political preferences with an application to Italy and France. New Media and Society, 16(2),. https://doi.org/10.1177/1461444813480466
Hadi, I. P., & Petra, U. K. (2006). Perkembangan Teknologi Komunikasi
Hafied Cangara, Pengantar Ilmu Komunikasi, Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2005
https://doi.org/http://dx.doi.org/10.26623/themessenger.v3i2.270
Jenkins, H. (2006). Convergence culture: Where old and new media collide. New York, NY: New York University Press.
Kovach, B., & Rosenstiel, T. (2014). The elements of journalism: What newspeople should know and the public should expect (3rd ed.). New York, NY: Three Rivers Press.
Lim, M. (2012). Clicks, cabs, and coffee houses: Social media and oppositional movements in Egypt, 2004-2011. Journal of Communication, 62(2), 231-248. https://doi.org/10.1111/j.1460-2466.2012.01628.x
M.Tata Taufik, Etika Komunikasi Islam, Bandung: Pustaka Setia, 2012
McQuail, D. (2010). McQuail's mass communication theory (6th ed.). London: SAGE Publications.
Mohammad Fadhilah Zein, Kezaliman Media Massa Terhadap Umat Islam, Jakarta Timur: Pustaka Al-Kautsar, 2013
Morissan, Teori Komunikasi Individu Hingga Massa, Prenada Media 2015
Mulyana, D., & Rakhmat, J. (1990). Komunikasi antarbudaya. Jurnal Kebudayaan,
Mulyana, Deddy. 2008, Ilmu Komunikasi Suatu Pengantar, Bandung: Remaja Rosdakarya.
Nugroho, Y. (2012). Citizens in @ction: Collaboration, participatory democracy and freedom of information. Jakarta: Centre for Innovation Policy and Governance.
Nuruddin, Pengantar Komunikasi Massa,Jakarta: Raja Wali Pers
Palapa, M., & Lombok-Ntb, N. (2017). Pengaruh Tehnologi Digital, Terhadap Motivasi Belajar Peserta Didik. Jurnal Studi Keislaman Dan Ilmu Pendidikan.
Putu Laxman, Pendit. 1992, Makna Informasi: "Lanjutan dari Sebuah Perdebatan" dalam Kepustakawan Indonesia: Potensi dan Tantangan, Jakarta: Kesaint-Blanc.
Rahardjo Disampaikan Dalam Simposium Nasional, T., & Depan Pengembangan Ilmu Komunikasi Di Indonesia, A. (2009). Cetak Biru Teori Komunikasi Dan Studi Komunikasi Di Indonesia,. Retrieved from eprints.undip.ac.id/19649/
Rahmawati, D. (2008). Analisis Faktor-Faktor Yang Berpengaruh Terhadap Pemanfaatan Teknologi Informasi. Jurnal Ekonomi & Pendidikan, Volume 5 N(1996), Retrieved from http://journal.uny.ac.id/index.php/jep/article/viewFile/606/463
Rivalina, Rahmi. Pola Pencarian Informasi di Internet, Jurnal Teknologi Pendidikan (14) VII, h. 203
Rochim, Achlaudiin. 2010, Komunikasi Sosial Pembangunan, Surabaya: LP21.
Sen, K., & Hill, D. T. (2007). Media, culture and politics in Indonesia. Jakarta: Equinox Publishing.
Sudibyo, A. (2004). Politik media dan pertarungan wacana. Yogyakarta: LKIS.
Sunstein, C. R. (2017). #Republic: Divided democracy in the age of social media. Princeton, NJ: Princeton University Press.
Suroyya, D. (2015). Cyber Dakwah dalam Menghadapi Era Globalisasi. Al-Hikmah, 13
Sutopo, Hadi. 2012, Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan, Yogyakarta: Graha Ilmu.
Tully, M., & Ekdale, B. (2014). Sites of playful engagement: Twitter hashtags as spaces of leisure and development in Kenya. Information Technologies & International Development, 10(3), 67-82.
Uchjana Effendy, Onong. 1999, Ilmu Komunikasi (teori dan praktek), Bandung: Remaja Rosdakarya.
Watie, E. D. S. (2011). Komunikasi dan media sosial (communications and social media). The Messenger, 3
Zorkoczy, Peter.1990, Information Technology: An Introduction), London: Pitman Publishing
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Copyright Notice
COPYRIGHT
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.