PERANAN KOMUNIKASI DALAM PENYULUHAN PERTANIAN UNTUK PENGEMBANGAN KEMAMPUAN PELAKU KEGIATAN PERTANIAN

Penulis

  • Maya Sari

DOI:

https://doi.org/10.30829/komunikologi.v2i1.5460

Kata Kunci:

Komunikasi, Agen Pertanian, Petani

Abstrak

Komunikasi adalah proses penyampaian perasaan, pendapat, pemikiran, ide / ide seseorang kepada orang lain dengan menggunakan bahasa sebagai distributor. Komunikasi sangat penting untuk dibangun antara penyuluh pertanian dan pelaku usaha pertanian untuk mendapatkan solusi dari masalah yang terjadi. Kurangnya kegiatan penyuluhan pertanian mengakibatkan petani tidak terbiasa dan antusiasme yang sangat rendah untuk berpartisipasi dalam kegiatan ini. Diharapkan dengan meningkatkan kuantitas dan kualitas kegiatan penyuluhan ini, para petani dapat berkomunikasi dengan baik dengan para penyuluh, dapat mendiskusikan dan menanggapi semua informasi yang diberikan oleh para penyuluh.

Referensi

Arikunto, Suharsimi, 2010, Prosedur Penelitian Suatu Pendeketan Praktik (cetakan ke-14), Jakarta: Rineka Cipta.

Departemen Pertanian, 2006. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2006 Tentang Sistem Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan. Jakarta

Effendy, Onong, Uchjana, 2011, Ilmu Komunikasi Teori dan Praktek, Cetakan kesembilan belas. Bandung: Rosdakarya.

Moleong, Lexy J, 2007, Metodologi Penelitian Kualitatif, Bandung: Remaja Rosdakarya.

Onong Uchyana Effendy, 1995, Ilmu Komunikasi (teori dan praktek), Penerbit PT Remaja, Bandung

Van den Ban & Hawkins, Penyuluhan Pertanian, 2009, Penerbit Kanisius, Yogyakarta

Diterbitkan

2018-06-30

Terbitan

Bagian

Articles