Hambatan Komunikasi Antarbudaya (Studi Kasus pada Mahasiswa Program Studi Magister Ilmu Komunikasi Universitas Gadjah Mada Angkatan 2019)
DOI:
https://doi.org/10.30829/komunikologi.v4i1.6745Keywords:
Hambatan komunikasi, Komunikasi Antarbudaya, Mahasiswa UGMAbstract
Hambatan komunikasi kerap muncul ketika terdapat perbedaan latar belakang budaya. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hambatan komunikasi antarbudaya yang dialami oleh mahasiswa program studi Magister Ilmu Komunikasi UGM angkatan 2019 semester ganjil. Peneliti mendapati lebih dari 25 persen mahasiswa yang berasal dari luar pulau jawa, sehingga peneliti tertarik untuk mengetahui bagaimana hambatan komunikasi yang mereka alami baik dengan mahasiswa lainnya maupun dengan masyarakat Yogyakarta. Peneliti menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Studi kasus dipilih karena peneliti memiliki akses khusus, di mana peneliti memungkinkan untuk berinteraksi dengan informan. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara dan observasi. Teknik analisis data menggunakan model communication barriers oleh Chaney & Martin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa informan mendapati beberapa hambatan dalam berkomunikasi baik di lingkungan perguruan tinggi, tempat tinggal sementara, dan beberapa tempat umum lainnya di Yogyakarta. Hambatan yang mereka temui adalah hambatan dari segi fisik, budaya, persepsi, motivasi, pengalaman, emosi, bahasa, non-verbal, dan kompetisi. Saran dari penelitian ini untuk penelitian kedepan adalah, perlunya memahami pola akulturasi mahasiswa yang berasal dari luar daerah ketika berada di perguruan tinggi.References
Anwar, R., & Cangara, H. (2016). Rintangan Komunikasi Antar Budaya Dalam The Intercultural Communication Barriers of Marriage and Divorce Between Java and Papua Ethnics in The City of Jayapura (Conflict Management Strategy in Husband and Wife Interpersonal Relationship). Jurnal Komunikasi KAREBA, 5(2), 273-285. https://doi.org/10.31947/kjik.v5I2.1906
Aw, S. (2015). Implementasi Teori Komunikasi Sosial Budaya Dalam Pembangunan Integrasi Bangsa. Informasi, 45(1), 65. https://doi.org/10.21831/informasi.v45i1.7771
Barker, G. G., & Cornwell, T. L. (2019). Acculturation, Communication, and Family Relationships: Challenges and Opportunities. Western Journal of Communication, 83(0), 1-23. https://doi.org/10.1080/10570314.2019.1620961
Chaney, L. H., & Martin, J. S. (2014). Intercultural Business Communication (Internatio). New Jersey: Pearson.
Data, S. S. (2014). Perubahan Pola Komunikasi Masyarakat Komunitas Suku Sasak Dusun Sade (Suatu Studi Etnografi di Desa Wisata Komunitas Suku Sasak Dusun Sade Lombok Tengah). Universitas Gadjah Mada.
DeVito, J. A. (2014). Human Communication: The Basic Course (2014th ed.; E. Harlow, Ed.). Pearson.
Heryadi, H., & Silvana, H. (2013). Komunikasi Antarbudaya Dalam Masyarakat Multikultur. Jurnal Kajian Komunikasi, 1(1), 95-108. https://doi.org/10.24198/jkk.vol1n1.9
Jandt, F. E. (2017). Conflict & Communication. California: Thousand Oaks: SAGE Publications.
Khatimah, K., Saleh, R., & Comn, M. (2018). Pola Komunikasi Antarbudaya Dalam Keberagaman Suku Di Daerah Perbatasan Provinsi Aceh (Studi Pada Suku Singkil Dengan Suku Pendatang Di Kecamatan Simpang Kiri Kota Subulussalam. Jurnal Ilmiah Mahasiswa FISIP Unsyiah, 3(2), 279-292.
Liliweri, A. (2007). Dasar-dasar Komunikasi antar budaya (cet. 3). Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Muchtar, K., Koswara, I., & Setiaman, A. (2019). Komunikasi Antar Budaya Dalam Perspektif Antropologi. Jurnal Manajemen Komunikasi, 1(1), 113-124. https://doi.org/10.24198/jmk.v1i1.10064
Neuliep, J. W., & Johnson, M. (2016). A cross-cultural comparison of Ecuadorian and United States face, facework, and conflict styles during interpersonal conflict: An application of face-negotiation theory. Journal of International and Intercultural Communication, 9(1), 1-19. https://doi.org/10.1080/17513057.2016.1120844
Sukmono, F. G., & Junaedi, F. (2014). Komunikasi Multikultur: Melihat Multikulturalisme dalam Genggaman Media. Yogyakarta: Buku Litera.
Universitas Gadjah Mada: Tentang UGM. (n.d.). Retrieved September 26, 2019, from https://ugm.ac.id/id/tentang
Windaswara, V. (2017). Komunikasi Akulturasi Antarbudaya (Studi Kasus pada Komunikasi Antarbudaya di dalam Akulturasi Siswi SMA Stella Duce 2 Yogyakarta. Universitas Gadjah Mada.
Yin, R. K. (2008). Studi Kasus : Desain dan Metode (1st ed.). Jakarta: Rajagrafindo Persada.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright Notice
COPYRIGHT
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.