UPAYA PENGENALAN ANGKA DAN MENINGKATKAN KOSAKATA ANAK USIA 2 TAHUN MELALUI VIDEO BOB THE TRAIN

Authors

  • Nilam Sari Universitas Quality Medan

DOI:

https://doi.org/10.30829/komunikologi.v5i1.9464

Keywords:

Numbers, Vocabulary, 2 Years Old Child, Videos

Abstract

AbstrakVideo edukasi anak biasanya tidak hanya menyajikan cerita edukasi, tapi juga dilengkapi dengan kegiatan seperti menyanyi dan menari bersama. Hal ini membuat video edukasi anak tidak hanya baik untuk melatih kecerdasan kognitif, tapi juga membantu perkembangan motorik bagi si kecil. Video edukasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah Bob The Train yang akan membantu anak usia 2 tahun dalam menambah kosakata khususnya pada bilangan angka. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dan pengumpulan data digunakan dengan cara observasi, wawancara, dan catatan pada saat di lapangan. Penelitian ini menunjukkan bahwa ada dampak positif yang dapat diterapkan pada subjek peniliti yaitu anak usia 2 tahun yang berjumlah 1 orang. Hal ini dapat ditunjukkan dengan adanya perkembangan kosakata subjek peneliti dengan bisa menyebutkan angka 1-10 dan juga bertambahnya kosakata dengan cara bernyanyi sesuai dengan video yang sering ditonton oleh subjek peneliti.AbstractEducational videos for children usually do not only present educational stories, but also are complemented by activities such as singing and dancing together. This makes children's educational videos not only good for training cognitive intelligence, but also for helping the little one's motor development. The educational video used in this study is Bob The Train which will help 2 year olds to add vocabulary, especially to numbers. The type of research used is descriptive qualitative and data collection is used by means of observation, interviews, and notes while in the field. This study shows that there is a positive impact that can be applied to the research subject, namely a child aged 2 years. This can be shown by the development of the vocabulary of the research subject by being able to say the numbers 1-10 and also the increase in vocabulary by singing in accordance with the videos that are often watched by research subjects

References

Arsyad, Azhar. (2011). Media Pembelajaran. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Kustandi, Cecep dan Bambang Sutjipto. (2013). Media Pembelajaran Manual dan Digital Edisi Kedua. Bogor: Ghalia Indonesia.

Lutfi, Dela. (2017). Ibu adalah Pendidikan Pertama dan Utama bagi Anak. Kompasiana

Hidayat, Syah. (2010). Pengantar Umum Metodologi Penelitian Pendidikan Pendekatan Verivikatif. Pekanbaru: Suska Pres.

Montessori, Maria. (2008). The Absorbent Mind, Pustaka Pelajar, Yogyakarta

Tedjasaputra, Mayke. (2001). Bermain, Mainan dan Permainan. Jakarta: Grasindo.

Hasan, Maimunah. (2009). Pendidikan Anak Usia Dini. Yogyakarta: Diva Press.

Permendiknas No. 58 Tahun 2009 tentang Standar Pendidikan Anak Usia Dini.

Punaji, Setyosari. (2010). Metode Penelitian Pendidikan dan Pengembangan. Jakarta Kencana

Hibana S, Rahman (2005). Konsep Dasar Pendidikan anak Usia Dini. Yogyakarta. Grafindo Litera Media.

Sadiman. (2009). Media Pendidikan. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Soemiatri. (2000). Pendidikan Anak Prasekolah. Rineka Cipta, Jakarta.

Sukardi. (2014). Metodologi penelitian pendidikan kompetensi dan praktiknya. Jakarta: Bumi Aksara.

Suyadi. (2013). Konsep Dasar Paud. Rosdakarya, Bandung, cet. I, Tim Pustaka Familia

Downloads

Published

2021-06-30

Issue

Section

Articles