Mewujudkan Pariwisata Berkelanjutan Melalui Pendekatan Partisipatif: Studi Kasus di Pemandian Alam Namu Sira-Sira
DOI:
https://doi.org/10.37064/jpm.v13i2.25911Keywords:
Pariwisata Berkelanjutan, Pemberdayaan Masyarakat, Pengelolaan Lingkungan, Destinasi Wisata, Penelitian Tindakan MasyarakatAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan partisipasi masyarakat lokal dalam pengelolaan pariwisata berkelanjutan di Desa Durian Lingga, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Desa ini memiliki potensi alam yang besar, terutama Pemandian Alam Namu Sira-Sira, namun menghadapi kendala seperti infrastruktur jalan yang terbatas dan kurangnya fasilitas pendukung. Selain itu, pemahaman masyarakat mengenai pariwisata berkelanjutan masih minim. Menggunakan metodologi penelitian tindakan masyarakat, yang melibatkan 20 responden lokal , program ini menerapkan siklus berulang yang terdiri dari perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Intervensi utama mencakup serangkaian kegiatan edukatif dan praktis, dimulai dengan ceramah oleh ahli pariwisata mengenai konsep sadar wisata dan kebersihan. Hasilnya, terjadi peningkatan pemahaman yang signifikan, terbukti dari perbandingan skor pre-test dan post-test peserta yang menunjukkan peningkatan rata-rata sebesar 15 poin. Program ini berhasil mengimplementasikan berbagai inisiatif nyata, seperti pembentukan "Pojok Literasi Lingkungan" yang menyediakan materi edukasi tentang pengelolaan sampah, konservasi, dan pariwisata berkelanjutan. Selain itu, kegiatan penanaman 50 pohon, termasuk pohon buah-buahan, berhasil dilakukan di sekitar pemandian untuk mendukung pemulihan ekosistem dan menciptakan lingkungan yang lebih sejuk. Untuk meningkatkan profesionalisme pengelolaan, dibentuklah tim pengelola wisata yang melibatkan perwakilan masyarakat, pengelola, dan dosen dari Universitas Sumatera Utara (USU) sebagai dewan ahli. Tim ini kemudian menyusun dan menerapkan Standard Operating Procedures (SOP) yang mencakup pengelolaan lingkungan, pelayanan pengunjung, dan promosi. Melalui penyuluhan, masyarakat dan pengelola dilatih untuk memahami dan melaksanakan SOP ini, yang meningkatkan kapasitas mereka dalam menjalankan pariwisata secara sistematis. Program ini juga memberikan dukungan berupa fasilitas seperti buku literasi, alat kebersihan (sapu lidi, serokan, tempat sampah), dan bibit tanaman untuk menunjang upaya pelestarian lingkungan. Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa pendekatan kolaboratif yang terstruktur berhasil memberdayakan masyarakat lokal untuk mengelola pariwisata secara berkelanjutan, yang tidak hanya memberikan manfaat ekonomi, tetapi juga menjaga kelestarian alam dan budaya setempatReferences
Ariyani, N., & Fauzi, A. (2024). Unlocking Sustainable Rural Tourism to Support Rural Development: A Bayesian Approach to Managing Water-Based Destinations in Indonesia. Sustainability, 16(13), 5506. https://doi.org/10.3390/su16135506
Badan Pusat Statistik Kabupaten Langkat. (2013). Kecamatan Sei Bingai Dalam Angka.
Ferdian, F., Zahari, M. S. M., Abrian, Y., Wulansari, N., Azwar, H., Adrian, A., Putra, T., Wulandari, D. P., Suyuthie, H., Pasaribu, P., Susanti, D., Aisiah, A., Yulfa, A., Pratama, V. M., Harmawan, V., Fadilah, R., Donie, D., & Waryono, W. (2024). Driving Sustainable Tourism Villages: Evaluating Stakeholder Commitment, Attitude, and Performance: Evidence from West Sumatra, Indonesia. Sustainability, 16(14), 6066. https://doi.org/10.3390/su16146066
Gao, J., Sakcharoen, T., Suwanteep, K., & Niyommaneerat, W. (2024). Stakeholder Perceptions of Sustainable Tourism Development: A Case Study in Haikou, China. Sustainability. https://doi.org/10.3390/su16166742
Heydari, R., Fathololoumi, S., Soltanbeygi, M., & Firozjaei, M. K. (2025). A Sustainability-Oriented Spatial Multi-Criteria Decision Analysis Framework for Optimizing Recreational Ecological Park Development. Sustainability, 17(2), 731. https://doi.org/10.3390/su17020731
Huang, Y. H., Min, F., & Li, X. (2024). Not Just Survive, But Thrive: Examining Livelihood Capital, Poverty Reduction, and Sustainable Development in Ethnic Tourism Destinations. In Cornell Hospitality Quarterly. https://doi.org/10.1177/19389655241254979
Hussain, K., Sun, H., Hongxing, Y., Mahmood, S., & Saeed, M. Z. (2024). Interpretive Structural Modeling of Barriers to Sustainable Tourism Development: A Developing Economy Perspective. Sustainability, 16(13), 5442. https://doi.org/10.3390/su16135442
Kansra, P., Oberoi, S., Singh, N., & Choi, H. (2024). Role of Innovation, Policy, Social Media, and Environmental Munificence for Sustainable Ecotourism Development in Punjab, India. Sustainability, 16(21), 9359. https://doi.org/10.3390/su16219359
Luo, W., Zuo, S., & Li, C. (2024). The Sustainable Development Model of China's Tourism-Based Poverty Alleviation Industry: Analysis of the Configuration of an Active Government, an Efficient Market and a Caring Society. Sustainability, 16(13), 5792. https://doi.org/10.3390/su16135792
Ozanne, J. L., & Anderson, L. (2010). Community Action Research. Journal of Public Policy & Marketing, 29(1), 123-137. https://doi.org/10.1509/JPPM.29.1.123
Rizaldi, A. S., Rumanti, A. A., & Andrawina, L. (2024). Sustainable Tourism Industry in Indonesia through Mapping Natural Tourism Potential: Taxonomy Approach. Sustainability. https://doi.org/10.3390/su16104201
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.