- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
PENERAPAN ART THERAPY CLAY DENGAN LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK UNTUK MENINGKATKAN KECERDASAN EMOSIONAL SISWA SANGGAR BIMBINGAN DI KAMPUNG PANDAN MALAYSIA
DOI:
https://doi.org/10.30829/al-irsyad.v16i1.28265Abstrak
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan regulasi emosi siswa yang ditunjukkan melalui perilaku menarik diri, kesulitan mengekspresikan perasaan, serta keterbatasan kontrol diri dalam interaksi sosial. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kecerdasan emosional siswa melalui penerapan art therapy menggunakan media tanah liat (clay) dalam layanan bimbingan kelompok. Penelitian menggunakan desain penelitian tindakan dengan pendekatan kualitatif yang dilaksanakan dalam tiga siklus, meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah delapan siswa di Sanggar Bimbingan ‘Aisyiyah Kampung Pandan, Malaysia. Data dikumpulkan melalui observasi terstruktur, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif dengan perhitungan persentase ketercapaian indikator regulasi emosi yang meliputi keterbukaan, kemampuan mengekspresikan emosi secara positif, dan kontrol diri dalam dinamika kelompok. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan dari 50% pada siklus I menjadi 75% pada siklus II dan stabil pada siklus III. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan art therapy berbasis media tanah liat efektif dalam memperkuat kesadaran diri dan regulasi emosi siswa dalam konteks layanan bimbingan kelompok di pendidikan nonformal.Referensi
Aironi, Z., & Grahani, F. O. (2022). Art therapy dalam upaya menurunkan kecenderungan agresi pada remaja awal. EDUKATIF: Jurnal Ilmu Pendidikan, 4(1). https://doi.org/10.31004/edukatif.v4i1.2118
Astuti, F. H. (2024). Pengaruh teknik art therapy terhadap emosi marah pada siswa kelas VIII di SMPN 5 Praya. Realita: Jurnal Bimbingan dan Konseling, 9(1), 2301–2307. https://doi.org/10.33394/realita.v9i1.11025
Fauziyyah, S. A., Ifdil, & Putri, Y. E. (2020). Art therapy sebagai penyaluran emosi anak. SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling, 5(3), 109–114. https://doi.org/10.23916/08972011
Fitri, F., & Tugimin, S. (2023). Analisis Kecerdasan Emosional dan Penyesuaian Diri Siswa SMK X di Bekasi. Social Philantropic: Jurnal Kajian Ilmu Sosial Dan Psikologi, 2(1). https://doi.org/https://doi.org/10.31599/z2154854
Goleman, D. (2003). Emotional intelligence: Kecerdasan emosi untuk mencapai puncak prestasi. Gramedia Pustaka Utama.
Hilmy, N. A., Barida, M., & Susilowati, N. (2022). Upaya meningkatkan kemampuan regulasi emosi siswa melalui konseling kelompok dengan teknik coping. Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK), 4(4), 2739–2746. https://doi.org/10.31004/jpdk.v4i4.5903
Jewell, M., Bailey, R. C., Curran, R. L., & Grenyer, B. F. S. (2022). Evaluation of a skills-based peer-led art therapy online-group for people with emotion dysregulation. Borderline Personality Disorder and Emotion Dysregulation, 9, 33. https://doi.org/10.1186/s40479-022-00203-y
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. (2014). Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 111 Tahun 2014 tentang Bimbingan dan Konseling pada Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah.
Nan, J. K.-M., Huang, X.-S., & Kang, M.-Y. (2023). Effects of clay art therapy on emotion regulation and hair cortisol concentration for youth with emotional problems. Art Therapy: Journal of the American Art Therapy Association, 40(3), 117–125. https://doi.org/10.1080/07421656.2023.2202289
Oktiawati, A., Widyantoro, W., & Fardlillah, A. M. F. (2020). Bermain terapeutik clay menurunkan tingkat kecemasan pada anak usia prasekolah saat tindakan injeksi. Malahayati Nursing Journal, 2(4). https://doi.org/10.33024/manuju.v2i4.3013
Sabri, S. F., Yakub, E., & Umari, T. (2024). Pengaruh bimbingan kelompok dengan teknik art therapy dalam mengatasi burnout akademik siswa. JIIP: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 7(3), 2554–2557. https://doi.org/10.54371/jiip.v7i3.4097
Siti, A. F., Ifdil, I., & Yola, E. P. (2020). Art Therapy Sebagai Penyaluran Emosi Anak. SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling, 5(3). https://doi.org/https://doi.org/10.23916/08972011
Suhaenah, & Komala. (2024). Bermain Tanah Liat Terapeutik: Peningkatan Kreativitas dan Fungsi Otak Kanan pada Anak. 7(1).
Vega-Ramírez, L., Vidaci, A., & Hederich-Martínez, C. (2022). The effect of group work on expressive-artistic activities for the emotional regulation of university students. Education Sciences, 12(11), 777. https://doi.org/10.3390/educsci12110777
Zhang, B., Wang, J., & Abdullah, A. binti. (2024). The effects of art therapy interventions on anxiety in children and adolescents: A meta-analysis. Clinics, 79, 100404. https://doi.org/10.1016/j.clinsp.2024.100404
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Authors who publish with this journal agree to the following terms: