- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
HUBUNGAN ANTARA KECANDUAN SMARTPHONE DENGAN KECERDASAN EMOSIONAL PADA SISWA SMP
DOI:
https://doi.org/10.30829/al-irsyad.v16i1.28466Abstract
Smartphone telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan siswa saat ini. Namun, penggunaan smartphone secara berlebihan dapat menimbulkan dampak negatif terhadap diri sendiri maupun interaksi sosial. Di lain sisi, Kecerdasan emosional berperan penting dalam membangun hubungan sosial yang sehat, menyelesaikan konflik secara positif, serta menyesuaikan diri ketika menghadapi situasi yang penuh tekanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kecanduan smartphone dengan kecerdasan emosional pada siswa. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif korelasional. Populasi penelitian ini berjumlah 642 siswa, dan sampel sebanyak 246 siswa dipilih menggunakan teknik stratifed random sampling berdasarkan rumus Slovin dengan toleransi kesalahan 5%. Data dikumpulkan melalui skala kecanduan smartphone dan skala kecerdasan emosional yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan negatif dan signifikan antara kecanduan smartphone dan kecerdasan emosional dengan nilai korelasi Pearson sebesar r = -0,149 dan signifikansi p= 0,020 (p < 0,05). Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi tingkat kecanduan smartphone siswa, maka semakin rendah tingkat kecerdasan emosional yang dimilikinya.References
Arbadiati., Catur., & Kurniati, T. (2007). Hubungan antara Kecerdasan Emosi dengan Kecenderungan Problem Focused Coping pada Sales. Jurnal Pesat, Vol. 2 No. 2, 35-56.
Fradinata, S. A., & Sukma, D. (2023). Keterampilan Dasar konselor dalam melakukan konseling individu. Jurnal Ilmu Pendidikan Dan Sosial, 2(2), 119–128.
Fratiwi, R., Syukur, Y., & Sukma, D. (2025). Penerapan Pelaksanaan Kegiatan Pendukung Bimbingan Dan Konseling di Sekolah. Jurnal Pendidikan Sosial Dan Konseling, 2(4), 1262–1267.
Goleman, D. (2025). Kecerdasan emosional. Gramedia Pustaka Utama.
Ifdil, I., Putri, Y. E., & Amalianita, B. (2021). Stress and anxiety among adolescents, during the covid-19 outbreak. Konselor, 10(1), 1–5.
Jannah, M., Irdha, M. F., Rambe, M. M. F., & Az-Zahra, T. C. S. (2024). Dampak Penggunaan Gadget Terhadap Perkembangan Emosional Remaja. Mutiara: Jurnal Penelitian Dan Karya Ilmiah, 2(1), 93–106.
Kwon, M., Lee, J.-Y., Won, W.-Y., Park, J.-W., Min, J.-A., Hahn, C., Gu, X., Choi, J.-H., & Kim, D.-J. (2013a). Development and validation of a smartphone addiction scale (SAS). PloS One, 8(2), e56936.
Kwon, M., Lee, J. Y., Won, W. Y., Park, J. W., Min, J. A., Hahn, C., Gu, X., Choi, J. H., & Kim, D. J. (2013b). Development and Validation of a Smartphone Addiction Scale (SAS). PLoS ONE, 8(2). https://doi.org/10.1371/journal.pone.0056936
Lestari, P. (2024). Gambaran Kecerdasan Emosional Peserta Didik serta Impikasinya terhadap Layanan Bimbingan dan Konseling di SMPN 1 Cibungbulang. 2(1), 261–266.
Lubis, A. H., Syukur, Y., & Sukma, D. (2024). Orientasi pelayanan bimbingan konseling yang inklusif: Meningkatkan akses dan kualitas layanan untuk semua siswa. Jurnal Pendidikan Sosial Dan Konseling, 2(3), 1117–1123.
Mascia, M. L., Agus, M., & Penna, M. P. (2020). Emotional intelligence, self-regulation, smartphone addiction: which relationship with student well-being and quality of life? Frontiers in Psychology, 11, 375.
Melka, F. D., Ahmad, R., Firman, Y. S., Sukmawati, I., & Handayani, P. G. (2017). Hubungan Kecerdasan emosional dengan penerimaan teman sebaya serta implikasinya dalam bimbingan dan konseling. Jurnal Neo Konselor.
Mulyanti, A., Dolifah, D., & Rahmat, D. Y. (2024). Hubungan Kecanduan Gadget dengan Kecerdasan Emosional pada Remaja. Jurnal Keperawatan Florence Nightingale, 7(1), 149–156.
Nainggolan, R. (2022). Gambaran Kecanduan smartphone pada Remaja SMP HKBP Padang Bulan Medan Tahun 2022. Repository.Stikessantaelisabethmedan.
Nurhasanah, S., Adiwinata, A. H., & Nadhirah, N. A. (2023). Perkembangan emosi anak disebabkan kekerasan verbal yang dilakukan orang tua. AN-NISA, 16(1), 26–38.
Prayitno. (2012). Layanan Bimbingan dan Konseling. Univertas Negeri Padang.
Putra, A., Ifdil, I., & Afdal, A. (2019). Deskripsi tingkat kecanduan smartphone berdasarkan minat sosial. Jurnal Aplikasi IPTEK Indonesia, 3(1), 9–16.
Rodríguez, F. M. M., Lozano, J. M. G., Mingorance, P. L., & Pérez-Mármol, J. M. (2020). Influence of smartphone use on emotional, cognitive and educational dimensions in university students. Sustainability (Switzerland), 12(16), 1–20. https://doi.org/10.3390/su12166646
Sari, A. K. (2015). Pengaruh Layanan Bimbingan Kelompok Terhadap Kemandirian Dalam Menyelesaikan Masalah Belajar. J. Konseling Dan Pendidik, 2(1), 55–61.
Sari, A. P., Ilyas, A., & Ifdil, I. (2017). Tingkat kecanduan internet pada remaja awal. Jppi (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia), 3(2), 110–117.
Sarnoto, A. Z. (2014). Kecerdasan Emosional Dan Prestasi Belajar: Sebuah Pengantar Studi Psikologi Belajar. Profesi| Jurnal Ilmu Pendidikan Dan Keguruan, 3(1), 46–56.
Singh, R. (2020). Smart Phone Addiction and Emotional Intelligence among Adolescents. IAR Journal of Humanities and Social Science, 1(4).
Sukma, D. (2018). Concept and application group guidance and group counseling base on Prayitno’s paradigms. Journal Konselor, 7(2), 49–54.
Sulistio, W., Wiroko, E. P., & Paramita, A. D. (2018). Pengaruh kecerdasan emosi terhadap penyesuaian sosial remaja di pondok pesantren. Jurnal Psikologi: Media Ilmiah Psikologi, 16(1).
Syukur, Y., & Zahri, T. N. (2019). bimbingan dan konseling di Sekolah. IRDH Book Publisher.
Thaib, E. N. (2013). Hubungan Antara prestasi belajar dengan kecerdasan emosional. JURNAL ILMIAH DIDAKTIKA: Media Ilmiah Pendidikan Dan Pengajaran, 13(2).
Wibisono, A., Zakki, N., & Febriyanti, D. (2021). Perilaku Masyarakat Serta Kecerdasan Emosional Terhadap Tingkat Kecemasan Melalui Manajemen Stress di Era New Normal. Jurnal Manajemen Dan Bisnis Indonesia, 07(02), 30–44.
Yusuf, A. M. (2014). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif & penelitian gabungan. Prenada Media.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms: