PENAFSIRAN AYAT-AYAT LARANGAN MEMBUNUH ANAK DAN IMPLIKASINYA TERHADAP ABORSI (STUDI TAFSIR AL-MISHBAH KARYA M. QURAISH SHIHAB)
DOI:
https://doi.org/10.30821/al-i'jaz.v9i2.23455Abstract
AbstrakPenelitian ini mengkaji tentang penafsiran ayat -ayat larangan membunuh anak dan implikasinya terhadap aborsi, melalui studi tafsir al-mishabah karya M. Quraish Shihab. Penelitian ini sendiri berawal dari banyaknya kasus kejahatan yang terjadi terhadap anak, dari mulai kekerasan hingga pembunuhan. Dan pada dewasa ini pembunuhan anak tidak hanya terjadi pada dia yang telah lahir, akan tetapi juga pada janin yang masih dalam kandungan (aborsi). Metode dalam penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif, Yaitu jenis penelitian yang dilakukan dengan cara mengumpulkan data-data yang bersumber dari buku, jurnal, kitab, artikel, dan tulisan-tulisan tertentu. Adapun sumber data penelitian adalah sumber primer dan sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Alasan dilakukannya aborsi ataupun pembunuhan anak dikarenakan tiga hal kemiskinan, kekhawatiran kehilangan kehormatan dan kekhawatiran menanggung aib, masih terjadi pertentangan pendapat dikalangan ulama mengenai kebolehan melakukan aborsi, terutama terhadap janin yang belum memasuki usia 120 hari dimana roh belum ditiupkan. Sedangkan pada usia setelah 120 hari ulama sepakat akan keharamannya, dan yang bersangkutan dinilai berdosa bila melakukannya dan wajib membayar diyyah, yakni denda seperdua puluh dari pembunuhan atau senilainya.Kata Kunci: : Penafsiran, Oborsi, Karya M. Quraish ShihabReferences
DAFTAR PUSTAKA
Agama, D. (2002). Yayasan Penyelenggara Penterjemah Al-Qur'an, Al Qur'an Dan Terjemahnya edisi 2002. Surabaya: Terbit Terang.
Ansor, M. U. (2006). Fikih Aborsi. Jakarta: kompas hal. XXIV.
Asy-Syatibi. (1341 H). al-muwafaqat fi ushul al-ahkam. Beirut: Dar al-fikr, 4-5 vol II.
Asy-Syaukani, A. I. (1994). Nailul Authar Syaikh Muntaqa Al-Akhbar Min Ahadits Sayyid Al-Akhyar juz VII, terj. KH. Adib Bisri Must. Semarang: CV. As-Syifa.
Hawari, D. (2006). Aborsi Dimensi Psikoreligi. Jakarta: Balai Penerbit FKUI.
Ikhsanudin, M. (2005). Jika Ulama Mengkaji Aborsi: Antara Muhammadiyah dan NU. Yogyakarta: PSKK UGM.
Islam, D. R. (1994). Ensiklopedia Islam. Jakarta: PT Ictiar Baru Van Hoeve.
M, Q. S. (2002). Tafsir Al-Misbah; Pesan, Kesan, dan Keserasian Al-Qur'an. Jakarta: lentera hati Vol. 7: 2002.
Nawawi, S. I. (2014). Terjemah Hadits Arbain an Nawawiyah, terj. Tim Pustaka Nu. Semarang: Pustaka Nuun.
sa'dawi, A. a. (2009). Wanita Dalam Fikih Al-Qardhawi, terj. Muhyiddin Mas Rida. jakarta: pustaka al-kautsar.
Shihab, M. Q. (2002). Tafsir Al-Mishbah: Pesan, Kesan, dan Keserasian Al-Qur'an. Jakarta: Lentera Hati .
Shihab, M. Q. (2005). perempuan. Jakarta: Lentera hati.
Shihab, M. Q. (2007). Secercah Caha illahi. Bandung: P.T. Mizan Pustaka.
Timur, P. W. (2013). NU Menjawab Problematika Umat: Keputusan Bahtsul Masail PWNU Jawa Timur (1991-2013). Surabaya: Bina ASWAJA.
Yanggo, H. T. (2010). Fikih perempuan kontemporer. Bogor: Ghalia Indonesia.
Yasin, M. N. (2001). Fikih Kedokteran. jakarta: pustaka al-kautsar.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).