PEMIKIRAN TAFSIR SUFISTIK FALSAFI HAMZAH FANSURI TENTANG TARIKAT DAN SYARIAT
DOI:
https://doi.org/10.30821/al-i'jaz.v6i1.7437Abstract
Abstrak Tafsir nuansa Sufi berkembang hasil kejayaan khilafah Islam, sekitar abad 3 sampai 8 Hijriah. Pada saat itu Tafsir bil Ma'tsur menduduki kemapanan dan bergeser ke Tafsir Bil Ra'yi. Sehingga melahirkan Tafsir bercorak Sufi yang dikenal hari ini. Ciri khas dalam dunia sufi adalah kepuasan batin menjadi ukuran kesuksesan. Hamzah Fansuri populer sebagai sastrawan, ahli falsafah, Mantiq, Tasawuf dan Fiqh. Menguasai bahasa Arab, Urdu, Parsi dan bahasa jawa. Beliau merupakan seorang Ulama masa Kerajaan Aceh Darussalam Sultan Alaidin Riayatsyah IV (1589 -1604 M/ 997-1011 H). Beliau belum dikenal sebagai Mufassir Sufistik Al Qur'an. Artikel ini bertujuan untuk menggali peninggalan karya-karya beliau, sehingga Penafsiran-penafsiran beliau dapat diteliti dengan penyajian yang holistik. Tujuan lain nya adalah menutupi kekosongan karya Hamzah Fansuri di bidang Tafsir sufi. Penelitian ini mengunakan Metode Filologi dan Metode Deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan studi pustaka yang meliputi Metode Heuristik (Penemuan Sumber), Verifikasi Sumber dan memberikan Intrepretasi terhadap sumber yang didapat. Hasil penelitian ini adalah ditemukan 15 ayat-ayat bertemakan Tauhid yang dijelaskan oleh hamzah fansuri dalam buah karya beliau Zinatul Muwahhidin semasa hidup.Downloads
Published
2020-06-29
Issue
Section
Articles
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).