MAKNA AMAR DAN NAHY DALAM ALQURAN
DOI:
https://doi.org/10.30821/al-i'jaz.v6i1.7439Abstract
Dalam memahami isi kandungan Alquran sangat diperlukan pengetahuan tentang kaedah-kaedah dalam ilmu Tafsir (Qawaid At-Tafsir), sehingga tidak keliru ketika ingin menafsirkan, mengeluarkan hukum dan lain-lain dari ayat-ayat Alquran. Bagi seorang mufassir sangat dianjurkan untuk mendalami kaedah-kaedah ini, sehingga penafsiran terhadap Alquran tidak keliru.Di dalam buku-buku yang membicarakan tentang ilmu-ilmu Alquran (Ulum Al-quran), akan dijumpai beberapa kaedah yang berkaitang dengan hal tersebut.Kalimat perintah (amar) dan larangan (nahy) sering ditemukan di dalam Alquran, kalimat perintah memiliki berbagai macam makna demikian juga hanya dengan kalimat larangan. Boleh saja, kalimat perintah dengan maksud hukumnya wajib, sunnah, mubah dan lain sebainya. Demikian juga halnya dengan kalimat larangan, terkadang maknanya berupa hal yang diharamkan, namun terkadang berpaling kepada makna yang lain. Perubahan makna-makna ini sangat mempengaruhi hukum fiqih yang ditetapkan oleh para ulama fiqih. Melihat hal ini sangat penting, maka dalam makalah yang sederhana ini akan dibahas makna amar dan nahy. Pembahasan yang akan dikaji meliputi: pengertian amar dan nahy, makna-makna beserta contoh-contohnya, beberapa kaedah yang berkaitan dengan amar dan nahy.Downloads
Published
2020-06-29
Issue
Section
Articles
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).