HUKUMAN CAMBUK TERHADAP NON MUSLIM PELAKU JARIMAH DI NANGGROE ACEH DARUSSALAM (Studi Putusan No. 01/JN/2016/MS. TKN)
DOI:
https://doi.org/10.30829/jai.v6i2.1279Abstract
Abstrak: Hukuman cambuk terhadap non muslim pelaku jarimah yang berada di wilayah NangroAceh Darussalam. Sebuah ketentuan yang berlaku dalam wilayah yang mendapat keistimewaanuntuk memberlakukan Syariat Islam, Qanun Jarimah akan mengikat bagi yang berdomisili didaerah istimewah Aceh Darussalam baik muslim sendiri maupun bagi non muslim. Qanun Acehtahun 2014 yang mengatur tentang pelaksanaanya. Ada sepuluh jenis-jenis Jarimah yang diberlakukandi daerah istimewah aceh darussalam yang masuk dalam Qanun Hukum Jinayat dan kitab UndangundangHukum Pidana. Pemberlakuan Qanun Jinayah meskipun terhadap non muslim tentunyahal ini sesuai dengan kemashlahatan bersama dan untuk menciptakan ketentraman masyarakatanya,sehingga tujuan dalam penerapan qanun jinayat dapat akan terlaksana dengan bai dan sempurna.Kata Kunci: Hukuman, Cambuk, Jarimah, Nangro Aceh Darussalam.References
Daftar Pustaka
Halim, Abdul, Politik Hukum Islam di Indonesia, Badan Litbang dan Diklat Departemen Agama RI, 2008,
Siswayantim, Novitas, Review Buku Syarah Konstitusi UUD 1945 dalam Perspektif Hukum Islam, Jurnal
Studia Islamika, Vol. 10, No. 2, Desember 2013.
Khaeruman, Badri, Hukum Islam dalam Perubahan Sosial, Bandung: Pustaka Setia, 2010.
Daud Ali, Mohammad, Hukum Islam, Pengantar Ilmu Hukum dan Tata Hukum Islam di Indonesia, Ed. 6,
Jakarta: Rajawali Pers, 2005.
Said Agil Husein Al Munawwar, Islam dalam Pluralitas Masyarakat Indonesia, Jakarta: Kaifa, 2004.
Ahmad Mansur Suryanegara, Menemukan Sejarah, Bandung: Mizan, 1995.
Mahsun Fuad, Hukum Islam Indonesia, Yogyakarta: LKiS, 2005.
Mohammad Daun Ali, Hukum Islam, Pengantar Ilmu Hukum dan Tata Hukum Islam di Indonesia.
Departemen Pendidikan dan Kebudayaan,Kamus Besar Bahasa Indonesia, Cetakan Ketiga, (Jakarta: Balai
Pustaka, 1990.
A. Latief, Husni Mubarrak, Disonansi Qanun Syariat Islam dalam Bingkai Konstitusi Hukum Indonesia:
Aceh sebagai Studi Kasus, Conference Proseding for Annual International Conferenceon Islamic
Studies (AICIS XII).
Abu Bakar, Al Yassa,Syariat Islam di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam Paradigma, Kebijakandan Kegiatan,
Banda Aceh, 2006, Dinas Syariat Islam Proninsi Nanggroe Aceh Darussalam,
Iqbal, Muhammad,Fiqih Siyasah Kontekstualisasi Doktrin Politik Islam, Jakarta: Gaya MediaPratama, 2007.
Fanani, Ahmad Fuad, Makalah Jihad Memperjuangkan Penerapan Syari'at Islam: Pandangan Tokoh-tokoh
Pesantren di Jawa Barat.
Ali Muhammad, Revitalisasi Syari'at Islam di Aceh Problem, Solusi dan Implementasi, Op.cit.
Pulungan, J. Suyuti, Fiqih Siyasah Ajaran, sejarah dan Pemikiran, Jakarta: PT Grafindo Persada. 1994,
Cet. ke-1.
Az-Zarqa', Muhammad, Syarh al-Qawaid al-Fiqhiyah, Dar al-Qolam, Damsiq, 2001.
Djazuli, Ahmad, Kaidah-kaidah Fikih: Kaidah-kaidah Hukum Islam dalam Menyelesaikan Masalah masalah
yang Praktis, Kencana Prenadamedia Group, Jakarta: 2006.
Al-Jauziyyah, Ibnu Qayyim, At-Thuruqul Hukmiyah fi as-Syiyasah as-Syar'iyah, tahqiq: M. Jamil Ghozi, al-
Qohiroh.
Simanjuntak, Nikolas. Acara Pidana Indonesia Dalam Sirkus Hukum, Jakarta: Ghalia, 2009.
Downloads
Published
Issue
Section
License
COPYRIGHT
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access
LICENSE

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.