ANALISIS SEMIOTIKA PESAN MORAL PADA FILM LAYANGAN PUTUS (MODEL ROLAND BARTHES)
DOI:
https://doi.org/10.30829/jai.v11i2.12832Abstract
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa saja bentuk pesan moral yang terkandung pada film Layangan Putus serta memahami makna pesan moral tersebut. Penelitian yang menggunakan pendekatan kualitatif yang berjenis kualitatif deskriptif ini menganalisis, menggambarkan, mencatat, serta menginterpretasikan makna dan simbol yang terdapat pada film Layangan Putus terkait pesan moral menggunakan teori analisis semiotika model Roland Barthes. Penelitian ini dilakukan pada bulan Juli hingga Agustus 2022 yang dapat dilakukan di mana saja seperti, rumah, kantor ataupun perpustakaan, karena objek dari penelitian ini adalah sebuah film yang dapat ditonton di mana saja. Data primer dalam penelitian ini adalah film Layangan Putus, sedangkan data sekunder di dapatkan melalui buku, internet, dan jurnal-jurnal yang relavan dengan penelitian ini. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan mengobservasi secara langsung film layangan putus untuk melihat bagaimana alur cerita, bahasa, dan situasi yang ditampilkan pada film tersebut, serta melakukan studi dokumentasi melalui dokumen video Layangan Putus yang di download melalui aplikasi menonton film iflix. Teknik analisis data dilakukan melalui tiga tataran, yaitu tataran denotatif, tataran konotatif, serta tataran mitos. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat lima pesan moral yang terkandung pada film Layangan Putus. Yang pertama, pernikahan bukan sekedar tentang cinta, tapi sebuah komitmen. Kedua, lepaskan sesuatu yang dicintai jika itu adalah jalan terbaik, dan tidak melanjutkan apa yang salah. Ketiga, orang tua yang baik tidak akan menunjukkan rasa marah kepada pasangan di depan anaknya. Keempat, ibu adalah sosok orang yang selalu ada dalam keadaan suka maupun duka. Kelima, ucapan orang tua adalah do'a.References
DAFTAR PUSTAKA
Akbar, B. (2005). Semua Bisa Menulis Skenario. Erlangga.
Alex, S. (2013). Semiotika Komunikasi. PT Remaja Rosdakarya.
Amanda, N, & Sriwartini, Y. (2020). Pesan Moral Pernikahan Pada Film Wedding Agreement (Analisis Semiotika Rholand Barthes). Jurnal Sosial dan Humaniora, 5, 118-119. doi: http://dx.doi.org/10.22373/bunayya.v1i2.1320
Bonaraja, P. (2020). Ilmu Komunikasi: Sebuah Pengantar. Yayasan Kita Menulis.
Bungin, B. (2006). Sosiologi Komunikasi: Teori, Paradigma, dan Diskursus Teknologi Komunikasi di Masyarakat. Kencana.
Effendy, O. U. (1986). Dinamika Komunikasi. CV Penerbit Remaja Rosdakarya.
Eriyanto. (2019). Komunikasi Visual: Dasar-Dasar dan Aplikasi Semiotika Sosial Untuk Membedah Teks Gambar. PT Remaja Rosdakarya.
Haryati. (2021). Membaca Film: Memaknai Representasi Etos Kerja Dari Film Melalui Analisis Semiotika. Bintang Pustaka Madani.
Haryono, C. G. (2020). Ragam Metode Penelitian Kualitatif Komunikasi. CV Jejak.
Lantowa, J. (2017). Semiotika Teori, Metode, dan Penerapannya Dalam Penelitian Sastra. CV Budi Utama.
Monaco, J. (1977). Cara Menghayati Sebuah Film. Yayasan Citra.
Morissan. (2013). Teori Komunikasi Individu Hingga Massa. Kharisma Putri Utama.
Muhammad, F. (2019). Pengembangan Moral Dan Karakter Di Sekolah Dasar. Guepedia.
Nuraini, S. (2010). Pengantar Ilmu Komunikasi. Ar-Ruzz Media.
Nurbayani. (2015). Pembinaan Iklim Kasih Sayang Terhadap Anak Dalam Keluarga. Bunayya: Jurnal Pendidikan Anak, 1(2). 42-49. doi: http://dx.doi.org/10.22373/bunayya.v1i2.1320
Ratna, N. K. (2013). Teori, Metode, dan Teknik Penelitian Sastra. Pustaka Pelajar.
Sambas, S. (2004). Komunikasi Penyiaran Islam. Benang Merah Press.
Sari, J, Alimron, & Sukirman. (2020). Konsep Birrul Walidain dan Implikasinya Dalam Membentuk Karakter Peserta Didik (Telaah Surat Maryam Ayat 41-48 Menurut Tafsir Al-Misbah). Jurnal PAI Raden Fatah, 2(1). 92-93. doi: https://doi.org/10.19109/pairf.v2i1.4131
Tinarbuko, S. (2009). Semiotika Komunikasi Visual. Jalasutra.
Wahid, A. (2013). Hadits-Hadits Fenomenal Seputar Akhlak. Penerbit PeNA
Zoest, A. van. (1992). Serba-Serbi Semiotika. PT Gramedia Utama
Downloads
Published
Issue
Section
License
COPYRIGHT
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access
LICENSE

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.