Peran Teman Sebaya dalam Membentuk Kepribadian Islam pada Masa Dewasa Muda (Usia 18-23 Tahun)
DOI:
https://doi.org/10.30829/jai.v12i1.15747Abstract
Teman sebaya merupakan salah satu faktor dalam pembentukan kepribadian seseorang, karena dalam lingkungan pertemanan, terdapat hubungan timbal balik antara anggota kelompok pertemanan tersebut, dimana mereka saling memengaruhi, mengubah, atau bahkan memperbaiki sikap satu sama lain, begitu pun dalam membentuk kepribadian Islam. Sementara itu, pada usia menginjak dewasa muda (18-23 tahun) kepribadian seseorang sudah mulai terbentuk dan menuju arah konsistensi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah teman sebaya berperan dalam membentuk kepribadian Islam, terutama pada seseorang yang sedang menginjak usia dewasa muda. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, menggunakan kuesioner dan wawancara. Hasil dari penelitian ini adalah responden setuju bahwa teman sebaya memiliki dampak terhadap kepribadian Islam seseorang. Teman sebaya dapat membawa dampak baik maupun buruk terhadap seseorang tergantung kepada individunya, ketika seorang individu telah memiliki pendirian yang kuat dalam keislaman, maka ia cenderung tidak akan terbawa pergaulan buruk, begitu pun sebaliknya. Tetapi, dalam suatu pertemanan, mereka tetap saling mengajak terhadap kebaikan, dan saling mengingatkan untuk menjauhi keburukan.References
Ali, M. (2016). Hakekat kepribadian dalam psikologi islam. Tarbawiyah Jurnal Ilmiah Pendidikan, 13(1), 37-50.
Ana, Melvi. (2022). Peran teman sebaya (peer) dalam pembentukan kepribadian siswa kelas VI di Sekolah Dasar Negeri 21 Lebong.
Brown, B. B., Bakken, J. P., Ameringer, S. W., & Mahon, S. D. (2008). A comprehensive conceptualization of the peer influence process in adolescence. In M. J. Prinstein & K. A. Dodge (Eds.), Understanding peer influence in children and adolescents (pp. 17-44). The Guilford Press.
Desniani, T. (2020). Pengaruh pergaulan teman sebaya terhadap pembentukan karakter siswa kelas VIII MTS Negeri 3 Kabupaten Tangerang. JM2PI: Jurnal Mediakarya Mahasiswa Pendidikan Islam, 1(1). 47-68.
Fatahuddin, A. P., & Hamka, S. H. (2022). Konsep kepribadian muslim dan relevansinya terhadap pendidikan karakter; kajian tafsir pendidikan tematik. al-iltiza: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 7(1). 112-132.
Fitriani, A. (2016). Peran religiusitas dalam meningkatkan psychological well being. Al-AdYaN, XI(1).
Gunawan, S. P. I., Surianto, S. P., PMat, M., Dalmi Iskandar Sultani, S. P. I., Ridwan, A., Marisa, S., ... & Asrin, A. Fenomena Pendidikan Abad 21: Responsi dan Antisipasi Isu Memberdayakan Pendidikan Era Global (Vol. 1). Penerbit K-Media.
Gumiandari, S. (2011). Kepribadian manusia dalam perspektif psikologi islam (telaah kritis atas psikologi kepribadian modern). Holistik, 12(2).
Harahap, R. M. (2017). Manajemen pembentukan kepribadian muslim dalam perspektif filsafat pendidikan islam. FIKROTUNA: Jurnal Pendidikan dan Manajemen Islam, 6(2).
Harahap, R. M. (2017). Pembentukan kepribadian muslim dalam perspektif filsafat pendidikan islam. FIKROTUNA: Jurnal Pendidikan dan Manajemen Islam, 6(2).
Hasanah, M. (2015). Dinamika kepribadian menurut psikologi Islami. Ummul Qura, 6(2), 110-124.
Hernides, H. (2019). Pergaulan remaja dalam perspektif pendidikan Islam. Lentera Indonesian Journal of Multidisciplinary Islamic Studies, 1(1), 27-44.
Irmayanti. (2018). Peran teman sebaya dalam pembentukan kepribadian mahasiswa jurusan dakwah dan komunikasi IAIN PAREPARE.
Kurniawan, Y., & Sudrajat, A. (2017). Peran teman sebaya dalam pembentukan karakter siswa MTs (Madrasah Tsanawiyah). SOCIA: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial, 14(2).
Makarim, U., & Masnina, R. (2021). Hubungan antara faktor teman sebaya dengan pembentukan karakter berbasis Islami pada remaja di Fakes UMKT. Borneo Student Research (BSR), 2(3), 1766-1771.
Muhammad, Afif. (2018). Perilaku Kepribadian Islam: Memahami Perilaku Manusia dengan Paradigma Islam. Bandung: CV Pustaka Setia.
Mujib, A. (1999). Fitrah dan Kepribadian Islam: Sebuah Pendekatan Psikologis. Jakarta: Darul Falah, 1999.
Pranoto, A., Abdussalam, A. & Fahrudin, F. (2016). Etika pergaulan dalam Al-Qur'an dan implikasinya terhadap pembelajaran PAI di sekolah. Tarbawy: Indonesian Journal of Islamic Education, 3(2). 107-119.
Pratiwi, N., Sugiatno, S., Karolina, A., & Warsah, I. (2020). Peran teman sebaya dalam pembentukan akhlak anak: studi di MTs Muhammadiyah Curup. INCARE, International Journal of Educational Resources, 1(4), 280-297.
Ridwan, A., Jannah, F., & Gunawan, G. (2022). Kontribusi Abdur Rauf As-Singkili Terhadap Pendidikan Islam. EDU-RILIGIA: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam dan Keagamaan, 6(2).
Rufaedah, E. A. (2020). Peran pendidikan agama dalam keluarga terhadap pembentukan kepribadian anak-anak. Counselia: Jurnal Bimbingan Konseling Pendidikan Islam, 1(1), 8-25.
Saifurrahman, S. (2016). Pembentukan kepribadian muslim dengan tarbiyah islamiyah. Raudhah Proud To Be Professionals: Jurnal Tarbiyah Islamiah, 1(1), 65-76
Setiyowati, E. (2020). Pembentukan kepribadian islami pada anak usia dini. Al-Mabsut: Jurnal Studi Islam dan Sosial, 14(2), 157-165.
Sriyanti, L., & Ramadhani, L. R. (2021). Pembinaan kepribadian islami dan solidaritas sosial remaja. Journal of Gender and Social Inclusion in Muslim Societies, 2(2), 111-124.
Sukaesih, T. (2017). Pendidikan keimanan bagi usia dewasa awal menurut perspektif Islam.
Susanto, A., & Aman, A. (2016). Pengaruh pola asuh orang tua, pergaulan teman sebaya, media televisi terhadap karakter siswa SMP. Harmoni Sosial: Jurnal Pendidikan IPS, 3(2), 105-111.
Trianto, H. S., Soetjiningsih, C. H., & Setiawan, A. (2020). Faktor pembentuk kesejahteraan psikologis pada milenial. Philanthropy: Journal of Psychology, 4(2), 105-117.
OK, A. H. (2023, January). The Transformatıon of Islamıc Relıgıous College Post Covıd-19 Pandemıc: As an Effort to Adaptatıon the Dırect Learnıng. In PROCEEDING INTERNATIONAL CONFERENCE ON ISLAM, LAW, AND SOCIETY (Vol. 2, No. 1).
Downloads
Published
Issue
Section
License
COPYRIGHT
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access
LICENSE

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.