HADIS DA'ÎF SEBAGAI DALIL BERAMAL IBADAH DALAM PERSPEKTIF ULAMA
DOI:
https://doi.org/10.30829/jai.v1i1.373Abstract
Perkembangan kajian hadis telah dilakukan sejak masa Nabi saw masih hidup. Semakin jauh waktu terbentang dari masanya, maka umat ini semakin kompleks dalam memahami suatu hadis. Dengan kata lain, memastikan kesahîhan suatu hadis pada masa Nabi saw masih hidup jauh lebih mudah daripada masa berikutnya. Ketika Nabi saw masih hidup, maka para sahabat langsung bertanya kepadanya. Namun setelah itu, para sahabat saling mengingatkan diantara mereka seputar hadis yang mereka ketahui khususnya ketika terjadi perbedaan pendapat di kalangan mereka. Bermunculannya kitab-kitab hadis yang disusun berdasarkan abwâb al-fiqhiyah (bab-bab fikih) atau al-musnad (nama-nama rawi) menegaskan perhatian yang begitu besar dari para ulama terhadap hadis. Keberhasilan ulama pada masa lampau mewariskan rekaman hadis dan ilmu-ilmu pendukungnya memberikan kemudahan bagi generasi berikutnya untuk mempelajari hadis Nabi saw secara komprihensif dan holistik. Tidak terbayangkan jika hadis-hadis nabi tersebut tidak tercatat dengan baik dan tidak ditemukan pula ilmu untuk membedakan keshahihan atau keDa'îfan suatu hadis, maka umat Islam setelah generasi sahabat hingga saat ini tidak dapat menjadikan hadis sebagai sandaran dalam amal ibadahnya. Para ulama berbeda pendapat dalam mengamalkan hadis Dha'îf, namun mereka sepakat bahwa hadis Dha'îf tidak dapat dipergunakan dalam perkara akidah. Sedangkan dalam beribadah terjadi perbedaan.Downloads
Published
2012-05-04
Issue
Section
Articles
License
COPYRIGHT
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access
LICENSE
journal Analytica Islamica is published under the terms of the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.