MENGENAL MUFASSIR KLASIK DAN KARYA TULISNYA
DOI:
https://doi.org/10.30829/jai.v2i2.412Abstract
Kajian terhadap penafsiran Alquran terus berkembang dari masa ke masa, sejalan dengan perkembangan masyarakatnya. hal ini dapat dipahami, sebab penafsiran Alquran bertujuan untuk memahami Alquran sekaligus petunjuk bagaimana mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. Alquran, sebagai kitab suci umat Islam yang diturunkan Allah swt kepada Nabi Muhammad saw, adalah kitab suci yang dijamin validitas, keorisinalan dan keterpeliharanya oleh Allah swt. Sejarah penafsiran Alquran ini sudah ada sejak zaman Rasul saw, hal ini terbukti dengan adanya sebagian ayat-ayat Alquran yang ditafsirkan langsung oleh Rasul saw. Seiring berkembangnya zaman serta semakin meluasnya ruang lingkup ilmu pengetahuan, hal ini seolah membawa dampak pada peningkatan nilai keilmuan umat Islam, termasuk perkembangan yang terjadi pada metode penafsiran Alquran yang berkembang amat pesat mengikuti irama perkembangan zaman dan selalu berusaha memenuhi kebutuhan manusia dari setiap generasinya. Priode penafsiran Alquran telah melewati berbagai fase yang begitu panjang, lahirnya berbagai metode-metode penafsiran Alquran, serta ragam coraknya telah memberikan nilai lebih terhadap khazanah keilmuan Islam dewasa ini. Untuk itu, perlu mengenal para mufasir yang telah berjasa memberikan sumbangan pemikirannya berkenaan dengan Alquran. Mufassir yang dimaksud adalah mufassir klasik yang banyak dirujuk oleh para pengkaji Alquran dan tafsir. Di antara mufassir tersebut adalah at-Thabari, Ibn Kasir, Jalalain dan al-Qurtubi.Published
2013-11-10
Issue
Section
Articles
License
COPYRIGHT
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access
LICENSE
journal Analytica Islamica is published under the terms of the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.