ETNIK TIONGHOA DIBANDAR RAYA MEDAN: KAJIAN TENTANG PANDANGAN MEREKA TERHADAP AGAMA ISLAM
DOI:
https://doi.org/10.30829/jai.v3i1.442Abstract
Sumatera Utara, di bandar raya Medan orang-orang Tionghoa ditemukan pertama kali pada abad ke-15. Kedatangan mereka dimulai ketika armada perda-gangan Cina mengunjungi pelabuhan di Sumatera Timur, dan melakukan hubu-ngan dagang dengan sistem barter. Hubungan ini terus berlanjut, sampai akhi-rnya sebagian pedagang Cina tersebut menetap dan bertambah populasinya di Sumatera Timur. Masyarakat Tionghoa mereka mendiami bandaraya Medan dalam pengembangan ekonomi dan mereka menguasai ekonomi Indonesia secara nasional. Akan tetapi bagi Tionghoa Muslim tidak mampu menata eko-nomi yang lebih baik dibanding dengan saudara mereka yang masih menganut agama selain Islam.Hingga saat ini, agama Islam tidak dan belum menarik bagi masyarakat etnis Tionghoa karena dalam pandangan mereka, agama Islam identik dengan kemunduran, kemalasan, kebodohan, kekumuhan, pemaksaan dan kekerasan (radikal dan teroris). Padahal agama Islam sudah masuk ke Tiongkok sebelum agama Islam masuk ke Indonesia. Bahkan, oleh sebagian ahli sejarah masuk-nya Islam ke Indonesia tak luput dari peran saudagar muslim Cina yang merapat di kepulauan Indonesia. Banyak gendala yang dihadapi oleh Tionghoa muslim ketika mereka beradaptasi dengan masyarakat pribumi dan sipat mereka lebih banyak eklusif dalam bersosialisasi dan sebagian masyarakat pribumi mereka dangkal terhadap pemahaman agama Islam.Downloads
Published
2014-05-10
Issue
Section
Articles
License
COPYRIGHT
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access
LICENSE
journal Analytica Islamica is published under the terms of the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.