PENDIDIKAN AGAMA ISLAM MULTIKULTURAL SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN RADIKALISME DI ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0
DOI:
https://doi.org/10.30829/jai.v8i1.7068Abstrak
Abstrak. Era revolusi Industri 4.0 telah merubah cara hidup dan cara kerja manusia secaracepat. Adanya perubahan yang terjadi di masyarakat mulai dari teknologi, informasi yang beragam,ekonomi, sosial budaya, dan pendidikan menuntut generani muda Indonesia untuk dapat beradaptasiterhadap perubahan yang begitu cepat. Mereka berusaha untuk mengikuti tren yang di anggapmaju dan modern namun telah meninggalkan nila-nilai ajaran agama islam dalam kehidupan.Selainadannya dampak positif, terdapat pula dampak negatif yang ditimbulkan oleh revousi industri4.0 bagi generasi muda Indonesia, mulai dari radikalisme, diskriminasi hingga tindakankriminal dari sosial media maupun dunia nyata yang ditimbulkan oleh kurangnya pemahamanmengenai pendidikan multikultural di revousi industri 4.0. Salah satu kemampuan yang dibutuhkandalam dunia pendidikan adalah kemampuan generasi muda untuk memecahkan masalah (problemsolving). Metode karya ilmiah ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan penelitiankepustakaan. Hasil dari karya ilmiah ini adalah, dengan penanaman pendidikan multikulturalmelalui pendidikan agama Islam akan menghasilkan generasi muda di era revolusi industri 4.0yang kreatif, inovatif, serta generasi yang berkarakter,berintegritas dan menjunjung tinggi toleransiDengankarya ilmiah ini diharapkan mampu memberikan sumbangsih ilmu pengetahuan pentingnyapendidikan multikultural di era revolusi industri 4.0Kata Kunci: Pendidikan Agama Islam Multikultural, Radikalisme, Revolusi Industri 4.0Referensi
Daftar Pustaka
Abdullah M. Amin,Pendidikan Agama Era Multikultural-Multireligius (Jakarta: Pusat Studi Agama dan
Peradaban (PSAP) Muhammadiyah, 2005)
Arif Mahmud, "Pendidikan Agama Islam Inklusif-Multikultural",Jurnal Pendidikan Islam Fakultas Tarbiyah
dan Keguruan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, 2012.
Blum. A. Lawrence, Antirasisme, Multikulturalisme, dan Komunitas Antar Ras, Tiga Nilai Yang bersifat
Mendidik Bagi Sebuah Masyarakat Multikultural, dalam Larry May, dan Shari Colins-
Chobanian,Etika Terapan: Sebuah Pendekatan Multikultural. Alih Bahasa: Sinta Carolina
dan Dadang Rusbiantoro. (Yogyakarta: Tiara Wacana, 2001).
Edi Susanto,"Pendidikan Agama Berbasis Multikultural Upaya Strategis Menghindari Radikalisme, 2006.
Ihsan Fuad,Dasar-dasar Kependidikan, (Jakarta: Rineka Cipta, 1996).
Indriyani Ma'rifah, "Rekonstruksi Pendidikan Agama Islam: Sebuah Upaya Membangun Kesadaran
Multikultural untuk Mereduksi Terorisme dan Radikalisme Islam," Conference Proceedings
Annual International Conference on Islamic Studies (AICIS) XII IAIN Sunan Ampel
Jamhari dan Jajang Jahroni (penyunting),Gerakan Salafi Radikal di Indonesia. (Jakarta: Raja Grafindo
Persada, 2004)
Khobir, Abdul.Filsafat Pendidikan Islam (Landasan Teoritis dan Praktis), (Pekalongan: STAIN Pekalongan
Press, 1997)
Kosim, Mohammad,"Pesantren dan Wacana Radikalisme", KARSA, IX 2006.
Lexy J Moleong, Metodologi Penelitian Kualitatif. (Bandung: Remaja Rosdakarya, 2006)
M. Nuh Nuhrison, "Faktor-Faktor Penyebab Munculnya Faham/Gerakan Islam Radikal di Indonesia",
HARMONI Jurnal Multikultural & Multireligius, VIII, 2009.
Madjid Nurcholish, "Hak Asasi Manusia, Pluralisme Agama, dan Integrasi Nasional (konsepsi dan
aktualisasi)" dalam (Surabaya,HAM dan Pluralisme Agama,1997)
-----------------------, Islam Doktrin dan Peradaban, (Jakarta: Yayasan Paramadina,1992)
Mahfud Choirul, Pendidikan Multikultural, (Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2013)
Mardhatillah Umar Ahmad Rizky, "Melacak Akar Radikalisme di Indonesia", Jurnal Ilmu Sosial
dan Ilmu Politik, 2010.
Sirry, Mun'im A.Membendung Militansi Agama; Iman dan Politik dalam Masyarakat Modern (Jakarta:
Erlangga, 2003)
Muqowim,"Mencari Pola Pendidikan Agama Dalam Perspektif Multikultural", MDC Jatim, 2004.
Muqoyyidin Andik Wahyun, Membangun Kesadaran Inklusif- Multikultural untuk Deradikalisasi Pendidikan Islam Jurnal Pendidikan Islam Volume II, Nomor 1, 2013.
Naim Ngainun dan Sauqi Achmad. Pendidikan Mulltikultural: Konsep dan Aplikasi. (Yogyakarta:
Ar-Ruzz Media, 2008)
Peshkin Alan, 1996. "The Relationship Between Culture and Curriculum: A Many Fitting Thing",
dalam Philip W. Jackson, ed.,Handbook of Research on Curriculum New York: Simon
& Schuster Macmillan
Rachman Budhy Munawar, "pengantar" dalam Komaruddin Hidayat dan Muhammad wahyuni Nafis,
Agama Masa Depan Perspektif Filsafat Perennial, (Jakarta: Yayasan Paramadina, 1995)
Rohman Abdul, Eria Ningsih Yenni, Penguatan Identitas Nasional Melalu Pendidikan Multikultural
BerbasisKearifan Lokal. (Yogyakarta: Jurnal PendidikanKewarganegaraan,ProgamPascasarjana
Universitas Negeri Yogyakarta, 2016)
Rohman Abdul, Ningsih Yenni Eria, Penguatan Identitas Nasional Melalu Pendidikan Multikultural
Berbasis Kearifan Lokal. (Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan, Progam Pascasarjana
Universitas Negeri Yogyakarta, 2016)
Rubaidi A.,Radikalisme Islam, Nahdlatul Ulama; Masa Depan Moderatisme Islam di Indonesia (Yogyakarta:
Logung Pustaka, 2010)
Sada. Clarry,Multivultural Education in Kalimantan Barat, an Overview. (Jurnal Multicultural Education
in Indonesia and South East Asia Edisi pertama, 2004)
Sartono Kartodirdjo,Ratu Adil (Jakarta: Sinar Harapan, 1985)
Shindunata, Menggagas Pardigma Baru Pendidikann Demokratisasi, Otonomi, Civil Society,
Globalisasi,(Yogyakarta: Kanisius, 2000)
Syam Nur,Deradikalisasi Agama Melalui Pendidikan, (Surabaya: IAIN Sunan Ampel, 2013)
Syamsuddin M. Din,Mengelola Pluralitas Agama dalamJawa Pos,1996
Yahya Muhammad,Era Industri 4.0 : Tantangan dan Peluang Perkembangan Pendidikan Kejuruan
Indonesia. Orasi Ilmiah Profesor Bidang Ilmu Pendidikan Kejuruan Universitas Negeri
Makassar, 2018.
Fahruddin, Implementasi Kurikulum 2013 Pendidikan Agama Islam Dan Budi Pekerti Dalam Menanamkan Akhlakul Karimah Siswa, Jurnal Edu Riligia Vol. 1 No. 4 Tahun 2017
Yaqin, M Ainul,Pendidikan Multikultural: Cross-Cultural Understanding untuk Demokrasi dan Keadilan.
(Yogyakarta: Pilar Media, 2005)
Zainiyati Husniyatus Salamah,Pendidikan Multikultural: Upaya Membangun Keberagamaan Inklusif
di Sekolah,ISLAMICA, 2007).
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
COPYRIGHT
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access
LICENSE

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.