UPAYA PENINGKATAN PROFESIONALISME GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SD MUHAMMADIYAH PURWODININGRATAN YOGYAKARTA
DOI:
https://doi.org/10.30821/ansiru.v7i1.14210Keywords:
profesionalisme, guru PAI, upayaAbstract
Guru atau pendidik merupakan faktor penting dalam menentukan masa depan dunia pendidikan. Tanpa adanya profesi guru makan tidak akan pernah ada profesi-profesi lainnya. Dalam mentransfer pengetahuan kepada peserta didik guru harus memiliki empat kompetensi dasar yang hendaknya ada pada seorang guru. Kompetensi profesional adalah salah satunya. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan guru atau pendidik dalam dunia pendidikan dalam hal memaksimalkan profesionalismenya. Pada penelitian ini akan membahas lebih dalam terkait berbagai upaya yang dapat dikerjakan dalam rangka meningkatkan profesionalisme guru, khususnya guru pendidikan agama Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji lebih dalam terkait profesionalisme guru pendidikan agama Islam serta menganalisis berbagai upaya dalam peningkatan profesionalismenya. Dengan menggunakan penelitian lapangan dan metode kualitatif, ditunjukkan bahwa hasil dari penelitian ini profesionalisme guru pendidikan agama Islam di SD Muhammadiyah Purwodiningratan Yogyakarta dapat dikatakan profesional. Berbagai upaya yang dilakukan antara lain 1) Aktif mengikuti berbagai pelatihan, webinar, pembinaan ataupun studi banding. 2) Rutin mengikuti Kelompok Kerja Guru (KKG). 3) Memperkaya referensi bacaan. 4) Bergabung dalam organisasi. 5) Rutin mengadakan rapat koordinasi. 6) Menginprovisasi metode mengajar dan 8) Melanjutkan studi ke jenjang lebih tinggi. Hasil dari penelitian ini diharapkan dalam menambah khazanah keilmuan dan bermanfaat bagi semua guru pada umumnya dan guru di SD Muhammadiyah Purwodiningratan Yogyakarta pada khususnya.References
Agustina, L. (2018). Profesionalitas Guru PAI di SMAN 2 Semarang. Al-Fikri: Jurnal Studi Dan Penelitian Pendidikan Islam, 1(2), 13.
Amin, H. (2019). Profesionalisme Guru Pendidikan Agama Islam di Madrasah. Raudhah Proud To Be Professionals : Jurnal Tarbiyah Islamiyah, 4(2), 1-10.
Annisa Alfath, Fara Nur Azizah, & Dede Indra Setiabudi. (2022). Pengembangan Kompetensi Guru Dalam Menyongsong Kurikulum Merdeka Belajar. Jurnal Riset Sosial Humaniora, dan Pendidikan, 1(2), 42-50.
Arasyiah, Rohiat, S. (2020). Kompetensi Profesional Guru Pendidikan Agama Islam. Jurnal Manajer Pendidikan, 14(3).
Arifuddin. (2018). Pengaruh Profesionalitas Guru Terhadap Perkembangan Potensi Belajar Siswa Dalam Mata Pelajaran Akidah Akhlak Di Madrasah Aliyah Al-Ikhlas Ujung. Al-Qayyimah, 1(1), 31-52.
Effendi, B. Z. (2014). Merengkuh Kembali Idealisme Guru PAI Dalam Rangka Mewujudkan Sikap Profesional. Jurnal Pendidikan Pascasarjana Magister PAI, 2(1), 33-51.
Hermansyah, A., & Jaelani, D. A. (2021). Peningkatan Kompetensi Profesional Guru Pai Melalui Kelompok Kerja Guru (Kkg). Ulumuddin, 3(1), 1-30.
Heryani, R. D., & Kumala, I. (2020). Peran Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Profesionalisme Guru Di Smp Muhammadiyah 36 Jakarta Selatan. Research and Development Journal of Education, 6(2), 24.
Mulyawan. (2020). Problematika Guru Pendidikan Agama Islam di Madrasah. Jurnal Komunikasi Dan Pendidikan Islam, 9, 165-186.
Nur, H. M., & Fatonah, N. (2022). Paradigma Kompetensi Guru. Jurnal PGSD UNIGA, 1(1), 12-16.
Ridla, M. R. (2008). Profesionalitas Guru Pendidikan Agama Islam dalam Proses Pembelajaran. Tadris, 3(1), 30-44.
Soetjipto dan Rafli Kosasi. (2004). Profesi Keguruan. Jakarta: PT Rineka Cipta
Usman, Moh. Uzer. (2011). Menjadi Guru Profesional. Bandung: PT Remaja Rosdakarya
Yulmasita Bagou, D., & Suking, A. (2020). Analisis Kompetensi Profesional Guru. Jambura Journal of Educational Management, 1(September), 122-130.
Downloads
Additional Files
Published
Issue
Section
License
- Tulisan belum dipublikasikan sebelumnya dan atau belum dipertimbangkan untuk diterbitkan di jurnal lain.
- Dokumen file diserahkan dalam format Microsoft Word.
- Jika tersedia, URL untuk referensi harus disertakan.
- Teks ditulis satu spasi, menggunakan font 12, tidak menggunakan menggunakan system garis bawah (kecuali alamat URL); dan semua ilustrasi, angka, dan tabel ditempatkan dalam teks pada tempatnya dan bukan di bagian akhir.
- Persyaratan dan gaya bibliografi diuraikan dalam Pedoman Penulis yang disediakan.