KEDUDUKAN AKHLAK DAN TASWAUF DALAM ISLAM SERTA HUBUNGAN KEDUANYA
DOI:
https://doi.org/10.30821/ansiru.v8i2.14262Keywords:
Kedudukan Akhlak, Tasawuf, IslamAbstract
Tasawuf sering kali dipandang sebagai jalan untuk mencapai kebersihan hati (tazkiyah an-nafs) dan kesadaran penuh akan kehadiran Allah dalam setiap aspek kehidupan. Akhlak dalam tasawuf merupakan inti dari perjalanan spiritual seorang sufi. Melalui pengembangan akhlak yang baik, seseorang dapat mencapai keadaan yang lebih dekat dengan Allah dan hidup selaras dengan kehendak-Nya.. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan studi literatur. Yang mana meberikan hasil bahwa Tasawuf mengajarkan bahwa sifat-sifat mulia seperti kejujuran, kesabaran, kerendahan hati, dan kasih sayang harus menjadi bagian integral dari kehidupan seorang muslim. Jadi, secara singkat, ilmu tasawuf berhubungan dengan pengembangan akhlak dan spiritualitas yang mendalam dalam rangka mencapai kedekatan dengan AllahReferences
Al-Ghazali, Abu Hamid. (2014). Ihya' Ulum al-Din. Terj. oleh Ahmad Qodri. Jakarta: Pustaka Amani.
Al-Ghazali, Abu Hamid. (2005). Ihya Ulum al-Din. Jakarta: Pustaka Firdaus..
Al-Ruhawi, Abd al-Rahman. (2010). Tasawuf dan Akhlak: Teori dan Praktik. Yogyakarta: LKiS.
Mulyana, A. (2017). Akhlak dalam Perspektif Tasawuf: Kajian terhadap Karya Sufi. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Nasr, Seyyed Hossein. (1996). Islamic Philosophy from Its Origin to the Present: Philosophy in the Land of Prophecy. State University of NewYork Press.
Nasr, Seyyed Hossein. (2007). The Garden of Truth: The Vision and Promise of Sufism, Islam's Mystical Tradition. New York: HarperOne.
Qushayri, Al. (2002). Risalah al-Qushayriyyah: Treatise on Sufism. Terj. oleh Alexander D. Knysh. Cambridge: Islamic Texts Society.
Nawawi, Imam. (1996). Al-Adzkar: An Anthology of Supplications. Terj. oleh Sa'id bin Ali bin Wahf al-Qahtani. Riyadh: Darussalam.
Sahl, Muhammad. (2005). Tasawuf dan Akhlak: Jalan Menuju Kehidupan Spiritual. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Schimmel, Annemarie. (1975). Mystical Dimensions of Islam. Chapel Hill: The University of North Carolina Press.
As-Suyuthi, Jalaluddin. (2009). Al-Hawi lil-Fatawi. Beirut: Dar al-Kutub al-Ilmiyyah. 26
Al-Attas, Syed Muhammad Naquib. (1978). Islam and Secularism. Kuala Lumpur: ABIM.
Downloads
Published
Issue
Section
License
- Tulisan belum dipublikasikan sebelumnya dan atau belum dipertimbangkan untuk diterbitkan di jurnal lain.
- Dokumen file diserahkan dalam format Microsoft Word.
- Jika tersedia, URL untuk referensi harus disertakan.
- Teks ditulis satu spasi, menggunakan font 12, tidak menggunakan menggunakan system garis bawah (kecuali alamat URL); dan semua ilustrasi, angka, dan tabel ditempatkan dalam teks pada tempatnya dan bukan di bagian akhir.
- Persyaratan dan gaya bibliografi diuraikan dalam Pedoman Penulis yang disediakan.