ANALISIS KEBIJAKAN PENDIDIKAN MADRASAH TAKMILIYAH DAN BOARDING
DOI:
https://doi.org/10.30821/ansiru.v6i2.14809Keywords:
Policy, Madrasah Takmiliyah, BoardingAbstract
Islamic religious learning at school, which is only two hours a week, makes parents aware of the importance of religious education as one of the provisions of life for their children. The origins of Madrasah Diniyah are similar to those of Islamic boarding schools, beginning with recitation in mosques, langar, and surau. Madrasas, as Islamic educational institutions, have emerged and developed along with the entry and development of Islam in Indonesia. The importance of religious education is also felt by several madrasas, which require their students to live in dormitories, or what we know as boarding.References
Dawam, A., & Ta'arifin, A. (2003). Manajemen Madrasah Berbasis Pesantren. Listafariska Putra.
Departemen Agama RI Direktorat Jenderal Kelembagaan Agama Islam. (2003). Pondok Pesantren dan Madrasah Diniyah Pertumbuhan dan Perkembangannya. Dirjen Kelembagaan Islam.
Dirjen Kelembagaan Agama Islam. (2005). Desain Pengembangan Madrasah. Departemen Agama RI.
Maksudin. (2010). Pendidikan Islam Alternatif: Membangun Karakter melalui Sistem Boarding School. UNY Press.
Muhadjir, N. (1996). Metodologi Penelitian Kualitatif. Rake Sarasin.
Nizah, N. (2016). Dinamika Madrasah Diniyah: Suatu Tinjauan Historis. Edukasia : Jurnal Penelitian Pendidikan Islam, 11(1), 181-202. https://doi.org/10.21043/edukasia.v11i1.810
Poerwadarminta, W. (2006). Kamus Umum Bahasa Indonesia. Balai Pustaka.
Republik, D. P. D. dan P. P. K. A. (2014). Pedoman Penyelenggaraan Madrasah Diniyah Takmiliyah. Jurnal Akademika, 1(1), 48.
Downloads
Published
Issue
Section
License
- Tulisan belum dipublikasikan sebelumnya dan atau belum dipertimbangkan untuk diterbitkan di jurnal lain.
- Dokumen file diserahkan dalam format Microsoft Word.
- Jika tersedia, URL untuk referensi harus disertakan.
- Teks ditulis satu spasi, menggunakan font 12, tidak menggunakan menggunakan system garis bawah (kecuali alamat URL); dan semua ilustrasi, angka, dan tabel ditempatkan dalam teks pada tempatnya dan bukan di bagian akhir.
- Persyaratan dan gaya bibliografi diuraikan dalam Pedoman Penulis yang disediakan.