PENGUATAN KARAKTER RELIGIUS MELALUI KURIKULUM MA'HAD ALY PESANTREN MASLAKUL HUDA PATI
DOI:
https://doi.org/10.30821/ansiru.v7i1.15491Keywords:
Karakter Religius, Kurikulum, Ma'had Aly Maslakul HudaAbstract
Penelitian ini mengkaji tentang usaha lembaga Mah'ad Aly Maslakul Huda dalam menanamkan serta menguatkan karakter Religius pada diri setiap santri melalui desain kurikulum yang sudah ada. Tujuannya adalah untuk mengetahui secara rinci tentang materi ajar yang digunakan, metode pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran serta kegiatan ekstra yang digunakan untuk membentuk serta menguatkan karakter religius pada setiap santri. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah kurikukulum Ma'had Aly Maslakul Huda. Metode pengumpulan datanya menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis interaktif dengan langkah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penanaman serta penguatan karakter religius dilingkungan Ma'had Aly dilakukan melalui kegiatan inti kurikulum dan juga melalui kegiatan ekstra kurikuler pendukung. Penguatan karakter Religius di Ma'had Aly Maslakul Huda dilakukan melalui beberapa cara. Dari segi kurikulum penguatan karakter religius dilakukan dengan cara mengintegrasikan pengajaran tiga aspek inti ajaran islam meliputi aqidah, syari'ah dan tasawuf. Dari segi pendekatan pembelajaran, penguatan karakter dilakukan menggunakan pendekatan yang berfokus pada guru dan santri secara bergantian. Hal ini bisa dilihat dari kegiatan sorogan dan bandongan. Selain itu penguatan karakter juga dilakukan melalui kegiatan eksrakuriler seperti dzikir bersama, istighosah bulanan serta pembacaan maulid nabi Muhammad SAW.References
Mahfudh, Sahal. 2011. Nuansa Fiqh Sosial. Yogyakarta : LKIS.
Indrawati, 2011. Model-model Pembelajaran. Fakultas Keguruan dan Pendidikan Universitas Jember.
Purnomo, Hadi. 2017. Manajemen Pendidikan Pondok Pesantren. Yogyakarta: Bildung Pustaka Utama.
Muchaddam, Achmad. 2015. Pendidikan Pesantren: Pola Pengasuhan, Pembentukan Karakter dan Perlindungan Anak. Jakarta: Azza Grafika.
Al Furqan, 2015, Konsep Pendidikan Pondok Pesantren dan Upaya Pembenahannya. Padang: UNP Press.
Muhtifah, Lailial. 2012. Pola Pengembangan Kurikulum Pesantren. Jurnal Pendidikan Vol. Xvii No. 2.
Baderun, 2020. Pengembangan Kurikulum Pesantren Salaf Di Pondok Pesantren Apis Sanan Gondang Gandusari Blitar. Jurnal Al Fikrah Volume 2 No 1.
Hakim, Abdul. 2018. Manajemen Kurikulum Terpadu di Pondok Pesantren Modern Daarul Huda Banjar. Jurnal Penelitian Pendidikan Islam Vol. 6, No. 1.
Ahsanulkhaq, M. (2019). Membentuk Karakter Religius Peserta Didik Melalui Metode Pembiasaan. Jurnal Prakarsa Paedagogia, 2(1). https://doi.org/10.24176/jpp.v2i1.4312
Harahap, A. C. P. (2013). Jurnal Pendidikan Karakter. Implementasi Pendidikan Karakter Kepedulian Dan Kerja Sama Pada Mata Kuliah Keterampilan Berbicara Bahasa Prancis Dengan Metode Bermain Peran, 2(2), 1-19.
Liska, L., Ruhyanto, A., & Yanti, R. A. E. (2021). Penerapan Model Pembelajaran Problem Solving Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa. J-KIP (Jurnal Keguruan Dan Ilmu Pendidikan), 2(3), 161. https://doi.org/10.25157/j-kip.v2i3.6156
Smp, D. I., & Taman, M. (2019). MELALUI KURIKULUM MUATAN LOKAL. 7(November), 267-285.
Wahyudi, I. W. (2020). QUO VADIS PENDIDIKAN KARAKTER: dalam Merajut Harapan Bangsa yang bermartabat. UNHI Press.
Zubaedi. (2018). Desain Pendidikan Karakter (Vol. 53, Issue 9). PRENADA MEDIA GRUP.
Omeri, Nopan. (2015). Pentingnya Pendidikan Karakter Dalam Dunia Pendidikan. Jurnal Manager Pendidikan. Vol.9. No. 3.
Downloads
Published
Issue
Section
License
- Tulisan belum dipublikasikan sebelumnya dan atau belum dipertimbangkan untuk diterbitkan di jurnal lain.
- Dokumen file diserahkan dalam format Microsoft Word.
- Jika tersedia, URL untuk referensi harus disertakan.
- Teks ditulis satu spasi, menggunakan font 12, tidak menggunakan menggunakan system garis bawah (kecuali alamat URL); dan semua ilustrasi, angka, dan tabel ditempatkan dalam teks pada tempatnya dan bukan di bagian akhir.
- Persyaratan dan gaya bibliografi diuraikan dalam Pedoman Penulis yang disediakan.