PEMIKIRAN MUHAMMAD ATHIYAH AL-ABRASYI TENTANG PENDIDIKAN ISLAM
DOI:
https://doi.org/10.30821/ansiru.v6i2.17201Keywords:
Pemikiran, Muhammad Athiyah Al-Abrasyi, Pendidikan IslamAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pemikiran Muhammad Athiyah Al-Abrasyi tentang Pendidikan Islam dan relevansi pemikiran Muhammad Athiyah Al-Abrasyi tentang Pendidikan Islam dengan pendidikan Era Modern masa kini, Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif. Penelitian ini dilakukan melalui Penelitian Pustaka (Library Research), digunakan untuk memecahkan problem yang bersifat konseptual-teoritis, baik tentang tokoh pendidikan ataupun konsep pendidikan. Penelitian ini memiliki 2 sumber data penelitian, yaitu sumber data primer dan sumber data sekunder. Metode penelitian ini menggunakan metode induksi, deduksi dan keseimbangan historis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pendidikan dalam Islam menurut Muhammad Athiyah Al-Abrasyi serta relevansinya terhadap pendidikan era modern masa kini. Pemikiran Muhammad Athiyah Al-Abrasyi tentang pendidikan Islam menunjukkan bahwa pendidikan Islam merupakan sesuatu yang sangat dibutuhkan dalam kehidupan bermasyarakat. Hal itu, menjadikan pendidikan akhlak sebagai tujuan pendidikan Islam tertinggi, karena untuk menjadikan anak didik yang memiliki jiwa dan akhlak yang baik, selalu berfikiran positif, lembut perasaannya, manis tutur katanya baik lisan ataupun dengan tulisan. Pendidikan Islam menurut pemikiran Muhammad Athiyah Al-Abrasyi dengan pendidikan di era modern masa kini belum relevan, karena pendidikan Islam idealisnya tidak sesuai dengan realitanya, terdapat kesenjangan antara umum dengan agama. Terdapat perbedaan antara pemikiran Muhammad Athiyah Al-Abrasyi dengan pendidikan modern masa kini. Menurut Muhammad Athiyah Al-Abrasyi pendidikan Islam merupakan sesuatu hal yang sangat penting dalam kehidupan bermasyarakat, pendidikan Islam juga sangat berpengaruh pada proses pembentukan moral ataupun etika. Sedangkan pendidikan di masa kini masih kurangnya Moral dan Etika terhadap orang yang lebih tua, sebaya, dan lingkungan sekitar, sehingga banyak terjadi permasalahan yang menjadi pemicunya.References
Armanila, A. (2021). Implementasi Contextual Teaching and Learning dalam Pencapaian Perkembangan Aspek Agama pada Anak Usia Dini (Pendekatan Filsafat Ilmu-Ilmu Keislaman). Jurnal Raudhah, 9(1), 109-125. https://doi.org/10.30829/raudhah.v9i1.946
Armanila, Harahap, H. S., Siahaan, H., & Lubis, H. Z. (2022). The Principal's Strategy in Maintaining The Quality of Education During The Covid 19 Pandemic at PAUD Adinda Tebing Tinggi. Proceeding International Seminar on Islamic Studies, 3(1), 410-417.
Ghazali, D. (2009). Teori Dan Model Pengajaran Pendidikan Islam. Masalah Pendidikan, 32, 113-.
Haudi. (2020). Dasar-dasar Pendidikan. Insan Cendekia Mandiri. https://doi.org/978-623-6977-61-3
Julis, D. (2015). Al-Ghazali : Pemikiran Kependidikan dan Implikasinya Terhadap Pendidikan Islam di Indonesia. Al-Fikrah: Jurnal Kependidikan Islam, Vol. 6, 129-140.
Kurniawan, T. (2020). Pendidikan Moral Lawrence Kohlberg. Betang Filsafat, 8(31), 1-8.
Mappasiara. (2017). Filsafat Pendidikan Islam. Inspiratif Pendidikan, 6(2), 269. https://doi.org/10.24252/ip.v6i2.5231
S, H. N. A. dan M. (2003). Watak Pendidikan Islam. Friska Agung Insani.
Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kualitatif dan Kuantitaif R & D (26th ed.). Alfabeta Civy.
Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kualitatif untuk penelitian yang bersifat: eksploratif, enterpretif, interaktif dan konstruktif (3rd ed.). Alfabeta.
Suryadarma, Y., & Haq, A. H. (2015). Pendidikan Akhlak Menurut Imam Al-Ghazali. At-Ta'dib, 10(2), 362-381. https://ejournal.unida.gontor.ac.id/index.php/tadib/article/view/460
Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional nomor 20 Tahun 2003 (4th ed.). (2007). Sinar Grafika.
Wantah, M. J. (2005). Pengembangan Disiplin dan Pembentukan Moral Pada Anak Usia Dini. Departemen Pendidikan Nasional.
Downloads
Published
Issue
Section
License
- Tulisan belum dipublikasikan sebelumnya dan atau belum dipertimbangkan untuk diterbitkan di jurnal lain.
- Dokumen file diserahkan dalam format Microsoft Word.
- Jika tersedia, URL untuk referensi harus disertakan.
- Teks ditulis satu spasi, menggunakan font 12, tidak menggunakan menggunakan system garis bawah (kecuali alamat URL); dan semua ilustrasi, angka, dan tabel ditempatkan dalam teks pada tempatnya dan bukan di bagian akhir.
- Persyaratan dan gaya bibliografi diuraikan dalam Pedoman Penulis yang disediakan.