COMPULSORY EDUCATION DAN SISTEM PEMBIAYAAN PENDIDIKAN
DOI:
https://doi.org/10.30821/benchmarking.v3i1.6958Keywords:
Compulsory Education, Pembiayaan pendidikanAbstract
Pembiayaan pendidikan menjadi salah satuindikator putus/tidaknya sekolah warga, karena pemerintah hanya menyediakanbiaya langsung (direct cost) berupa operasional pendidikan, sementara biayapendidikan tidak langsung (indirect cost) lebih besar lagi yang harus ditanggungorang tua misal biaya transportasi, seragam sekolah yang begitu banyak, alattulis, media, jajan, biaya private untuk menunjang sekolah seperti kursus. Untukkeluarga miskin lebih memilih tidak menyekolahkan anaknya selain biaya yangdikeluarkan begitu besar selain itu juga mempertimbangkan biaya kesempatanyang hilang (uportuanity cost) akibat sekolah. Untuk itu pemerintah harusmempertimbangkan sistem pembiayaan program wajib belajar denganmenerapkan prinsip politicall will dan noblepoliticall.References
Abudin Nata, (2014) Sejarah Pendidikan Islam, Jakarta: Kencana Prenada Group,
Ace Suryadi, (1999) Pendidikan Investasi Sumber Daya Manusia dan
Pembangunan, Jakarta: Balai Pustaka.
Achmad Ikrom. Dkk. (2015), Peta Jalan Pendidikan 12 tahun di Indonesia, Jakarta:
Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia
Ahmad Syalabi (1973), Sejarah Pendidikan Islami, terj oleh Mukhtar Jahja dan
Sanusi Latief, Jakarta: Bulan Bintang
Dadang Suhardan, dkk,. (2014). Ekonomi dan Pembiayaan Pendidikan, Bandung:
Alfabeta
Direktorat Pembinaan SMP. (2008), Panduan Pelaksanaan Sosialisasi Wajib
Belajar 9 Tahun yang Bermutu, Jakarta: Depdiknas
E.Mulyasa, (2006) Manajemen Berbasis Sekolah, Bandung: Remaja Rosdakarya,
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2016), Indonesia, Educational
Statistics In Brief, 2015/2016, Jakarta: Pusat Data dan Statistik Pendidikan
Dan Kebudayaan.
Khoe Yau Tung, (2001). Simponi Sedih Pendidikan Nasional, Jakarta: Abdi Tandur,
Matin, (2014). Manajemen Pembiayaan Pendidikan, Konsep dan Aplikasinya,
(Jakarta: Raja Grafindo Persada
M. Ismail Yusanto, (2014) dkk, Menggagas Pendidikan Islami, Bogor, Al Azhar
Press.
Mahmud Yunus, (1996). Sejarah Pendiidkan Islam di Indonesia, Jakarta: Hidakarya
Agung
Muhammad Sirozi, (2013). Konteks dan Kerangka Konseptual: Kajian Politik
Pendidikan, Palembang: Noer Fikri
Muhaimin, dkk. (2010), Manajemen Pendidikan, Jakarta: Prenada.
Moch Idochi Anwar, (2013). Administrasi Pendidikan dan Manajemen Biaya
Pendidikan, Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.
M. Sirozi, (2013). Konteks dan Kerangka Konseptual Kajian Politik Pendidikan,
(Palembang, Noer Fikri Offset,
Muchtar, Yanti, (2004). Capaian MDGs untuk Goal Pendidikan, Jakarta: Yayasan
Kapal Perempuan.
Nanang Fatah, Ekonomi dan Pembiayaan Pendidikan, Bandung: Rosdakarya, 2000
Downloads
Published
Issue
Section
License
This journal charges the following author fees (Starting from the December 2025 Issue):
- Article Submission: 0.00 (IDR)
- Authors are required to pay an Article Processing Fee as part of the submission process to contribute to review costs.
- Article Processing Fee: 1,500,000 (IDR)
If this paper is accepted for publication, you will be asked to pay an Article Processing Fee to cover publication costs.