MENAKAR KOMPETENSI GURU PASCA SERTIFIKASI
DOI:
https://doi.org/10.30821/benchmarking.v3i1.6959Keywords:
Kompetensi Guru, SertifikasiAbstract
Tunjangan sertifikasi sepertinya belum membawa dampak besar dalam upayapeningkatan kompetensi guru. Penggunaan tunjangan profesi yang lebih banyakuntuk kepentingan pribadi dibandingkan dengan peningkatan kompetensi gurumerupakan berita yang agak mengherankan, padahal pesan dari diberikannyatunjangan profesi tersebut adalah agar guru senantiasa meningkatkan kompetensidan kualitas diri sebagai seorang guru. Guru merupakan ujung tombak pendidikansuatu Negara.References
Badrun Kartowagiran. (2011). Kinerja Guru Profesional (Guru yang Sudah Lulus
Sertifikasi Guru dan Sudah Mendapat Tunjangan Profesi) di Kabupaten
Sleman Yogyakarta. Pusat Kajian Pengembangan Sistem Pengujian dan Pusat
Kajian Pendidikan Dasar dan Menengah, Lembaga Penelitian Universitas
Negeri Yogyakarta.
Deni Koswara, Asep Suryana, Cepi Triatna, (2009). Studi Dampak Program
Sertifikasi Guru Terhadap Peningkatan Rofesionalisme dan Mutu di Jawa
Barat. file.upi.edu/Direktori/ FIP/JUR._ Administrasi_Pendidikan/.
Haenilah, Een (2015). Analisis kebutuhan profesionalisme guru sekolah dasar Pasca
sertifikasi. Sekolah Dasar, Volume 24 Nomor 2, November 2015, hlm 161-17.
Ikhtisar Data Pendidikan yang dikeluarkan oleh Pusat Data dan Statistik Pendidikan
dan Kebudayaan Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan dan
Kebudayaan tahun 2018.
Downloads
Published
Issue
Section
License
This journal charges the following author fees (Starting from the December 2025 Issue):
- Article Submission: 0.00 (IDR)
- Authors are required to pay an Article Processing Fee as part of the submission process to contribute to review costs.
- Article Processing Fee: 1,500,000 (IDR)
If this paper is accepted for publication, you will be asked to pay an Article Processing Fee to cover publication costs.