PERANAN AMIL ZAKAT DALAM PENGUMPULAN DAN PENDISTRIBUSIAN ZAKAT FIṬRAH DI DESA PAYAGELI KECAMATAN SUNGGAL DELI SERDANG (Implementasi Undang-Undang No 38 Tahun 1999 Tentang Pengelolaan Zakat)

Authors

  • Zainal Arifin

DOI:

https://doi.org/10.30821/benchmarking.v3i1.6964

Keywords:

Amil Zakat, kewajiban zakat fitrah, dan UU No 38 Tahun 1999

Abstract

Zakat Fitrahmerupakan zakat diri seseorang yang wajib dikeluarkan. Orang yang wajib zakatfitrah adalah setiap orang yang merdeka Muslim, kecil maupun besar, laki-lakimaupun perempuan, dan berakal maupun gila. Hal itu juga dia memiliki harta yanglebih dari kebutuhan pokoknya. Sebagaimana hadis Ibnu Umar ra Rasulullah SAWmewajibkan zakat fitrah satu sha' gandum atau satu sha' kurma atas orang yangmenjadi tanggungan; anak-anak, orang tua, merdeka dan budak yang ditanggung”.Para fuqaha sepakat bahwa orang-orang yang berhak mengambil zakat fitrah adalahfakir dan miskin sebagaimana hadis yang menyebutkan bahwa zakat fitrah adalahmember makan fakir dan miskin.

References

Al-Asqalani, Ibnu Hajar (1348 H), Fath al-Bari III, (Mesir : al-Jami' al-Azhar.

Al-Sayis, Muhammad Ali, (T.th) Kuliah Syari'ah Tafsir Ayat-ayat Ahkam III,

Muhammad Ali Shabih..

Al-Suyuti, Jalal al-Din (1930) Sunan al-Nasa'i V, cet. I Beirut : Dar al-Fikr.

Sabiq, Sayid (1983), Fiqh al-Sunnah I ,Beirut: Dar al-Fikr.

Asy-Syaukani, Nailul Au¯ar (Beirut: Dar al-Kalim ath-Thayyib, 1419 H), Jilid 4, h. 195.

Al-Tarmidzi, (T.th), al-Jami' al-Shahih III , Beirut : Dar al-Fikri.

Yahya, Ridwan (2006), Fiqih dan Amaliyah Zakat, Jakarta: Pustaka Nawaitu.

Al-Zarqani, (1990). Syarh al-Zarqani ‘ala Muwaththa li al-Imam Malik II, Beirut :Dar

al-Kutub al-Ilmiyah.

Zahrah, Muhammad Abu. (1995). Zakat Dalam Perspektif Sosial, terj. Jakarta: Pustaka

Fidaus.

Zallum, Abd. al-Qadim, (1996) Nizam al-Hukm fi al-Islam, cet. IV, Beirut : DaralUmmah

,

Vol.

IV, No.

, Desember

Al-Zuhaily,

Wahbah

(1989)

al-Fiqh

al-Islami

wa

Adillatuh

II

,Beirut:

Dar

al-Fikr.

Downloads

Published

2019-02-24