Hubungan Pengetahuan dan Sikap Perawat dengan Kemampuan Pemenuhan Kebutuhan Spritual terhadap Pasien Cemas di Ruang ICU RSU Sundari Medan
DOI:
https://doi.org/10.30829/contagion.v4i1.11657Abstract
Latar belakang: Perawatan spiritual (spiritual care) adalah praktek dan prosedur yang dilakukan oleh perawat terhadap pasien untuk memenuhi kebutuhan spiritual pasien.Perawatan spiritual (spiritual care) yang dilakukan perawat diperlukan adanya rasa saling percaya antara pasien dan perawat. Adanya rasa saling percaya tersebut dapat menciptakan keterbukaan pasien.Asuhan keperawatan spiritual akan terlaksana jika perawat memiliki kemampuan untuk mengidentifikasi dan memahami aspek spiritual pasien, dan bagaimana keyakinan spiritual dapat memengaruhi kehidupan setiap individu. Perawat yang memiliki kinerja yang baik atau pengalaman yang baik dapat melakukan pemenuhan kebutuhan spiritual yang baik, tetapi perawat yang memiliki pengalaman atau kinerja yang kurang tidak melakukan pemenuhan kebutuhan spiritual kepada pasien. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dan sikap perawat dengan kemampuan pemenuhan kebutuhan spiritual terhadap pasien cemas di ruang ICU RSU Sundari Medan.Metodologi: Desain penelitian ini bersifat studi cross sectional dengan pendekatan observasional dengan jumlah responden 39 orang responden perawat di ruang intensive care unitHasil: Berdasarkan hasil penelitian Hubungan pengetahuan perawat dengan kemampuan pemenuhan kebutuhan spiritual terhadap pasien cemas didapatkan p value sebesar .000 (α 0,05). Berdasarkan hasil perhitungan korelasi dengan menggunakan uji Spearman Rank tersebut, dapat dibuktikan bahwa Ha dalam peneltian diterima yaitu terdapat Hubungan pengetahuan perawat dengan kemampuan pemenuhan kebutuhan spiritual terhadap pasien cemas di ruang intensive care unit (icu) RSU Sundari Medan. Kekuatan hubungan dapat dilihat dari nilai r kekuatan hubungan sebesar 0.661 berarti memiliki kekuatan hubungan yang kuat, arah hubungan bernilai positif.Kesimpulan: Pengetahuan perawat dengan kemampuan pemenuhan kebutuhan spiritual terhadap pasien cemas di ruang intensive care unit (icu) RSUSundari Medan adalah kategori Patuh sebanyak 31 orang (88.6%). Dan hasil penelitian sikap perawat dengan kemampuan pemenuhan kebutuhan spiritual terhadap pasien cemas di ruang intensive care unit (icu) RSU Sundari Medan adalah kategori dilakukan sebanyak 32 orang (91.4%).References
Astuti, P Marti. (2011). Hubungan Tingkat Pengetahuan dengan Perilaku Pemeliharaan Kesehatan Organ Reproduksi pada Siswa Kelas VII SMP Negeri II Kasihan Bantul Yogyakarta Tahun 2010. [Skripsi]. Yogyakarta: STIKES Alma Ata.
Bulecheck GM, Nursing interventions classification (NIC). Fifth Edition. Lowba: Mosby Elsavier
Baldacchino RD. Nursing competencies for spiritual care.Journal pf Clinical Nursing, 15,885-896. 2006
Depkes RI, (2013). Indikator Indonesia Sehat 2010 dan Pedoman Penetapan Indikator Provinsi Sehat dan Kabupaten/Kota Sehat. Jakarta.
Hawari D. Kebutuhan spiritual. Jakarta: UI Press. 2008
Hamid DN,Yani A. Buku ajar aspek spiritual dalam keperawatan Jakarta: Widya Medika. 2000
Hadiyan, N. (2013). Hubungan Body Mass Index dengan Tingkat Kecemasan. Universitas Diponegoro, Semarang.
Hutami Ramadhani (2019), Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Perawat dengan Kemampuan Pemenuhan Kebutuhan SpiritualPada Pasien cemas Di Rawat Inap RSUD Labuang Baji Makassar
Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. (2015). Pusat Data dan Informasi Kesehatan Republik Indonesia. Jakarta.
Koenign HG. Religion, spirituality and medicine: application to clinical practice. Journal American Medicine Association,282,1789-1709.2001. diambil dari 2016.
MuhammadiyahGombang. Volume 10, No 2. Jurnal Ilmiah Kesehatan Keperawatan. 2014.
McSherry W. Making sense of spirituality in nursing and healty cara practice;in interactive approach second edition. Jessica Kingsley Publishers; 2006 [cited2015Apr9].216p.Availablfrom;
Notoatmodjo, S. (2012). Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku. Jakarta : Rineka. Cipta.
Nursalam, 2013. Konsep dan Penerapan Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan. Jakarta: Salemba Medika.
Ristianingsih D, Cahyu S, Ismi Y. Gambaran motivasi dan tindakan keperawatan dalam pemenuhan kebutuhan spiritual pasien di ruang ICU PKU
Rosita FM. Gambaran kompetensi perawat dalam memenuhi kebutuhan spiritual pasien di ICU RSUD Dr.Moewardi Surakarta. Program Studi Ilmu Keperawatan Universitas Diponegoro; 2013
Sugiyono. 2014. Metode Penelitian :Pendekatan Kuantitatif dan Kualitatif.Bandung: Alfabeta.
Swarjana I Ketut, 2014. Metodologi Penelitian Kesehatan Yogyakarta: Andi Tauhid Al, Raharjo A,Abdul W. Hubungan kinerja perawat pada pemenuhan aspek spiritual dengan tingkat kecemasan pasien pre operasi di RSUD Ungaran. STIKES Ngudi Waluyo Ungaran. 2016.
Wawan A, Dewi M, 2011. Teori dan pengukuran pengetahuan sikap dan perilaku Yogyakarta: nuha medika.
Downloads
Published
Issue
Section
License
COPYRIGHT
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges as well as earlier and greater citation of published work (see The Effect of Open Access).

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.