Survey Penggunaan Kontrasepsi serta Jumlah Anak pada PUS di Kota Medan
DOI:
https://doi.org/10.30829/contagion.v3i1.9371Abstract
Pendahuluan : Indonesia sebagai salah satu negara dengan laju pertumbuhan penduduk yang tinggi yaitu angka Total Fertility Rate mencapai 2,6 kelahiran. Pengedalian kelahiran dapat dicapai memlaui kontrasepsi. Dalam penggunaan alat kontrasepsi, pengetahuan pasangan usia subur tentang perlunya keluarga berencana serta pengetahuan tentang alat kontrasepsi yang digunakan turut berpengaruh. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran pengetahuan pasangan usia subur terhadap manfaat pemakaian alat kontrasepsi di Kecamatan Medan Timur. Metode: Penelitian yang dilakukan menggunakan metode survei cepat atau Rapid Survey dengan populasi seluruh masyarakat yang tinggal di sebelas kelurahan pada Kecamatan Medan Timur. Jumlah sampel sebanyak 210 sampel dan yang menjadi sampel adalah pasangan usia subur (PUS). Analaisis data menggunakan analisis distribusi frekuensi dengan estimasi populasi menggunakan nilai rentang CI 95%. Hasil: Terdapat sebanyak 46,2% (CI 95% 39,5-52,9) PUS tidak menggunakan alat kontrasepsi. PUS lebih banyak menggunakan jenis KB suntik 3 bulan sekali (13,8%). PUS paling banyak mempunyai lebih dari 2 anak dengan jumlah maksimal sebanyak 7 anak adalah 1,4% (CI 95% 0,0 - 3,3). Sebesar 6,2% (CI 95% 3,3 - 9,5) PUS yang tidak mengetahui alat kontrasepsi. Distribusi pengetahuan tentang manfaat alat kontrasepsi yang paling umum ialah menunda kehamilan (75,7%), dan yang paling sedikit adalah manfaat alat kontrasepsi untuk merencanakan jumlah anak (16,7%), sedangkan untuk mengatur jarak kehamilan hanya sebanyak 36.2%. Kesimpulan: Angka penggunaan kontrasepsi belum mencapai target nasional. Masih banyak juga ditemukan PUS yang tidak menggunakan kontrasepsi serta peilihan kontrasepsi mayoritas masih KB jangka pendek. PUS masih banyak beranggapan kontrasepsi hanya untuk menunda kehamilan daripada manfaat untuk merencanakan dan mengatur jarak anak. Dengan demikian, edukasi oleh tenaga kesehatan mengenai kontrasepsi kepada PUS dapat diperkaya lagi terutama pada manfaat kontrasepsi. Kata Kunci : Pasangan Usia Subur, Survei cepat, Jumlah anak, Jarak kelahiran, KontrasepsiDownloads
Published
2021-06-28
Issue
Section
Articles
License
COPYRIGHT
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges as well as earlier and greater citation of published work (see The Effect of Open Access).
LICENSE
CONTAGION (Scientific Periodical Journal of Public Health and Coastal Health) is published under the terms of the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.