Al-Safah dalam al-Qur'an

Authors

  • Ujang Ujang

DOI:

https://doi.org/10.51900/ias.v3i2.8703

Abstract

Kata al-safah memiliki makna yang identik dengan bodoh. Sehingga dalam kata ini sering diartikan dengan orang-orang bodoh. Namun, di dalam ayat-ayat al-Qur'an, kata itu tidak selalu difahami dalam makna bodoh saja, tetapi juga mengandung makna berbagai sifat-sifat menyimpang pada sebagian orang. Sepuluh ayat yang menyebut kata ­al-safah mengandung tiga tema yang masing-masingnya juga memiliki sub tema tersendiri. Ketiga tema itu ialah karakter orang-orang bodoh, perbuatan orang-orang bodoh, dan bantahan terhadap tuduhan orang-orang bodoh.

Author Biography

Ujang Ujang

Pendidik di Sumatera Thawalib Parabek Bukittinggi.Lulusan s.2 UIN Imam Bonjol Padang

References

Shihab, M. Quraish, Tafsir Al-Mishbah : Pesan, Kesan dan Keserasian al-Qur'an, Jakarta : Lentera Hati, 2008, cet. XI.

Ibnu Katsir, Al-Hafizh, Tafsir al-Qur'an al-‘Azhim, Cairo : Dar al-Hadits, 2003.

al-Qaradhawi, Yusuf, Fatwa-fatwa Kontemporer, Jakarta : Gema Insani Press, 1995, jil. 2

al-Ashfahani, Al-Raghib, Al-Mufradat Fi Gharib al-Qur'an, Beirut : Dar al-Ma'rifah, t.th

Tim Penyusun Kamus Pusat Bahasa, Kamus Bahasa Indonesia, Jakarta : Pusat Bahasa, 2008), cet. XVI

‘Abd al-Baqi, Muhammad Fuad, al-Mu'jam al-Mufahras li alfazh al-Qur'an al-Karim, Cairo : Dar al-Hadits, t.th

Ibn ‘Asyur, Muhammad al-Thahir, al-Tahrir wa al-Tanwir, Tunisia : Maktabah Mishr, t.th

al-Zamakhsyari, Al-Imam Abu al-Qasim Mahmud bin ‘Umar, al-Kasysyaf : ‘an Haqaiq al-Tanzil wa ‘Uyun al-Ta'wil fi Wujuh al-Ta'wil, Cairo : Syirkah al-Quds, t.th

Published

2021-03-30