PERADABAN ISLAM PADA MASA NABI MUHAMMAD SAW
DOI:
https://doi.org/10.30821/ihya.v3i1.705Abstract
Islam yang di wahyukan kepada Nabi Muhammad Saw telah membawak bangsa arab yang semula terbelakang, bodoh, tidak beradap dan tidak terkenal,dan di abaikan oleh bangsa lain, menjadi bangsa yang maju, ia dengan cepat bergerak mengembangkan dunia,membina suatu ke budayaan dan peradaban yang sangat penting artinya dalam sejarah manusia hingga sekarang. Peristiwa penting yang memperlihatkan kebijaksanaan Muhammad terjadi pada usia 35 tahun, Waktu itu bangunan Ka'bah rusak berat. Perbaikan ka'bah di lakukan secara gotong royong, para penduduk Mekkah membantu perkerjaan itu dengan sukarela. Tetapi pada saat terahir.ketika perkerjaan tinggal mengangkat dan meletakkan hajarul aswad di tembat semula, timbul perselisihan karena setiap suku merasa berhak melakukan tugas terahir dan terhormat.perselisihan semangkin memuncak maka pemimpin qurais sepakat bahwa orang yang pertama masuk ke ka'bah melalui pintu shafa, akan di jadikan hakim untuk memutuskan perkara. Ternya orang pertama masuk itu adalh nabi Muhammad Saw.Ia pun di percaya menjadi hakim, Ia lantas membentangkan kain dan meletakkan hajar aswad di tengah-tengah, lalu meminta seluruh pemimpin suku memengang tepi kain dan mengangkatnya secara bersama-sama.setelah sampai pada ketinggian tertentu, Muhammad meletakkan batu itu pada tempatnya semula. Dengan demikian, perselisihan dapat di selesaikan dengan bijaksana, dan semua kepala suku merasa puas dengan cara penyelesaian seperti itu. Nabi Muhammad segera kembali ke Madina. Beliau mengatur organisasi masyarakat kabila yang telah memeluk agama islam. Petugas keagamaan dan para dai dikirim ke berbagai daerah dan kabila mengajarkan ajaran-ajaran islam, mengatur peradilan, dan memungut zakat. Dua bulan setelah itu, Nabi menderita sakt demam. Tenaganya dengan cepat berkurang. Pada hari senin 12 Rabi'ul Awal 11 H/8 Juni 632 M., Nabi Muhammad Saw wafat di rumah isterinya aisyah. Dari perjalan sejarah Nabi ini, dapat di simpulkan bahwa Nabi Muhammad Saw, di samping sebagai pemimpin agama, juga seorang negarawan, pemimpin politik dan administrasi yang cakap. Hanya dalam waktu sebelas tahun menjadi pemimpin politik, beliau berhasil menundukkan jazirah Arab ke dalam kekuasaannya.References
Haryanto. Rasulullah; Way Of Managing People. Jakarta: Khalifa Pustaka Al-Khautsar, 2008
M. Lapidus, Ira. Sejarah Sosial Umat Islam. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada, 1999
Munir Amin, Samsul. Sejarah Peradaban Islam. Jakarta: Amzah, 2010
Rusli Amin, M. Hijrah; Rahasia Sukses Rasulullah Saw. Jakarta: Al- Mawardi Prima, 2010
Subarman, Munir. Sejarah Peradaban Islam Klasik . Cirebon: Pangger Publishing, 2008
Supriyadi, Dedi. Sejarah Peradaban Islam Bandung: Pustaka Setia, 2008
Syukur NC, Fatah. Sejarah Peradaban Islam. Semarang: PT Pustaka Rizki Putra, 2009
Thohir, Ajid. Perkembangan Peradaban di Kawasan Dunia Islam . Jakarta: PT Raja Grafindo Persada, 2004.
Yatim, Badri. Sejarah Peradaban Islam. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada, 2005.
ernaerlina1.blogspot.com/2014/.../sejarah-peradaban-islam-masa-nabi
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
Ihya journal provides immediate open access to its content on the principle that making research freely available to the public supports a greater global exchange of knowledge. MIQOT journal Open Access articles are distributed under this CC BY SA.