Representasi Karakter Dan Profesi Pustakawan (Analisis Hermeneutika Pada Drama One Spring Night)
DOI:
https://doi.org/10.30829/iqra.v18i1.15721Keywords:
pustakawan, representasi, film, hermeneutikaAbstract
Pustakawan menjadi profesi yang mulai banyak digambarkan melalui berbagai media, salah satunya media audiovisual seperti film. Penelitian ini mengkaji representasi profesi pustakawan dalam drama Korea Selatan One Spring Night. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami representasi pustakawan yang digambarkan melalui ketiga tokoh pustakawan yaitu, Lee Jeong In, Seo Young Jo, dan Oh Ha Rin pada drama Korea Selatan One Spring Night.Manfaat penelitian adalah dapat menambah pengetahuan dan pemahaman terkait gambaran pustakawan yang ditampilkan melalui media seperti drama sehingga dalam realitasnya pustakawan dapat memperbaiki diri dan mengubah citra negatif pustakawan. Adapun alasan penting penelitian ini ialah melihat perbedaan penggambaran pustakawan dalam suatu media dengan pustakawan di kenyataan sehingga penggambaran pustakawan yang baik dalam media dapat diimplementasikan di kenyataan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan analisis hermeneutika untuk membedah makna dan interpretasi dari setiap adegan pustakawan yang ditampilkan dalam drama tersebut. Penggunaan analisis hermeneutika ini memperkuat penginterpretasian makna tersembunyi dari setiap adegan sehingga representasi pustakawan dapat diungkapkan. Penelitian ini menemukan hasil bahwa gambaran pustakawan dalam drama Korea Selatan One Spring Night direpresentasikan sebagai pustakawan yang bertanggung jawab, berorientasi pada masa depan, serta lebih ramah. Hal ini ditunjukkan melalui representasi ketiga karakter pustakawan dalam tugasnya di layanan teknis dan layanan pemustaka. Meskipun tokoh drama ini fiktif, tetapi alur profesi pustakawan yang dimunculkan berdasarkan pada kenyataan profesi pustakawan sehingga gambaran tersebut dapat diimplementasikan pada organisasi pustakawan dan menciptakan citra pustakawan yang lebih positif.References
Bogard, D., & Rafferty, P. (2022). In the Picture : Representations of Librarianship in Children ' s Picture Books Published in the UK between 1994-2014. New Review of Children's Literature and Librarianship, 00(00), 1-23. https://doi.org/10.1080/13614541.2021.2021061
DeWitt, A. L., Cready, C. M., & Seward, R. R. (2013). Parental Role Portrayals in Twentieth Century Children's Picture Books: More Egalitarian or Ongoing Stereotyping? Sex Roles, 69(1-2), 89-106. https://doi.org/10.1007/s11199-013-0285-0
Fadhli, R. (2019). PUSTAKAWAN DALAM FILM THE NIGHT AT THE MUSEUM 3 Analisis Semiotik Pada Film the Night at The Museum 3. Nusantara-Journal of Information and Library Studies, 2(1), 93-102. https://doi.org/https://doi.org/10.30999/n-jils.v2i1.519
Graham, A. G. (2010). Sign Of The Librarian In The Cinema Of Horror : An Exploration Of Filmic Function. Florida State School of Communication: Florida.
Han Cinema (Korean Movie and Drama Database). (2019). One Spring Night (Bombam). Han Cinema (Korean Movie and Drama Database).
Hee Yoon, M. (2020). A Study on the Perception of Librarianship Professionalism in Korean Public Libary. Journal of the Korean Society for Library and Information Science, 54(1), 243-275. https://doi.org/https://doi.org/10.4275/KSLIS.2020.54.1.243
International Movie Database (IMDb). (2019). One Spring Night (Bombam). International Movie Database (IMDb).
Jaeger, P. T., & Kettnich, K. (2020). Libraries and Librarians Onscreen and in Library Quarterly Decade by Decade, Part 1, Or, Once Upon a Time . . . in Hollywood and in LQ. Library Quarterly: Information, Community, Policy, 90(3), 249-263. https://doi.org/https://doi.org/10.1086/710268
Kettnich, K., & Jaeger, P. T. (2020). Libraries and librarians onscreen and in library quarterly, part 2, or, the greatest hits of the '80s, '90s, and today! Library Quarterly, 90(4), 389-411. https://doi.org/10.1086/710268
Korea Research Institute for Library and Information. (2010). Guidelines for Management of Public Library Collections. In National Library of Korea. https://doi.org/10.4018/978-1-878289-66-7.ch005
National Library of Korea. (2008). Kode Etik Perpustakaan Nasional Korea.
National Library of Korea. (2012). Today's Library. National Library of Korea. https://nl.go.kr/nlcol/html/201201/book-data/12.pdf
Oktaviani, N. E., Yanto, A., & Rachmawati, T. S. (2018). Makna profesi pustakawan: studi fenomenologi tentang profesi pustakawan lulusan diklat calon pustakawan tingkat ahli (CPTA). Berkala Ilmu Perpustakaan dan Informasi, 14(2), 190. https://doi.org/10.22146/bip.33434
Prasetya, A. B. (2019). Analisis Semiotika Film dan Komunikasi. Instans Publishing.
Putri, I. K. (2021). Representasi Profesi Pustakawan dan Fungsi Perpustakaan (Analisis Semiotika Roland Barthez Terhadap Novel Beta Testing). JIPI (Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi), 6(2), 221. https://doi.org/10.30829/jipi.v6i2.9320
Rahmawati, R., & Sudarsono, B. (2012). Perpustakaan Untuk Rakyat: Dialog Anak dan Bapak. Sagung Seto.
Song, G.-H. (2016). An Analysis of the Public Librarians' Self Images using Semantic Differential Method. Journal of the Korean Society for Library and Information Science, 50(3), 53-69. https://doi.org/10.4275/KSLIS.2016.50.3.053
Sulistyo-Basuki. (1991). Pengantar Ilmu Perpustakaan. Gramedia.
Xie, F., & Chen, K. (2021). Exploring Media Images of Librarians in Newspapers of Mainland China and Taiwan. Journal of Library and Information Studies, 2(December), 43-76. https://doi.org/10.6182/jlis.202112
Yooseong, S. (2022). Librarians' Professional Values and Ethics, and Changing Qualification Requirements (US Trends). National Library of Korea. https://librarian.nl.go.kr/LI/contents/L30202000000.do?schM=view&id=42984&schBcid=BBSMSTR_453#;