PEREMPUAN DAN KETAHANAN EKONOMI KELUARGA (STUDI DI KOTA PADANGSIDIMPUAN)

Authors

  • Indah Permatasari Siregar IAIN PADANGSIDIMPUAN

DOI:

https://doi.org/10.30829/jgsims.v2i2.10452

Keywords:

Family Economic Resilience, Role of Women, Gender Equality

Abstract

AbstrakKetahanan ekonomi merupakan salah satu komponen penguat ketahanan keluarga. Di Kota Padangsidimpuan, hampir semua perempuannya bekerja di berbagai bidang. Perempuan yang bekerja di Kota Padang Sidempuan dipengaruhi oleh berbagai hal Mulai dari suami yang di PHK, dan perempuan yang imenjadi kepala keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana peran perempuan dalam membangun ketahanan ekonomi keluarga di Kota Padang Sidempuan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan mewawancarai ibu-ibu yang bekerja di Kota Padang Sidempuan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran perempuan dalam membangun ketahanan ekonomi keluarga tidak hanya berimbas pada keluarga kecil yang dibinanya saja namun berefek luas pada ketahanan ekonomi keluarga yang ada di Kota Padang Sidempuan. Peran perempuan tersebut adalah sebagai tulang punggung keluarga, sebagai mitra suami, sebagai agen perubahan dan pemberdayaan perempuan lainnya. Perempuan mampu terlibat dan berperan dalam ketahanan ekonomi keluarga dikarenakan adanya kesetaraan gender dalam keluarga. AbstractEconomic resilience is one component of strengthening family resilience. In Padang Sidempuan City, almost all of the women work in various fields. Women who work in Padang Sidempuan City are influenced by various things. Starting from the husband who was laid off, and the woman who became the head of the family. This study aims to describe how the role of women in building family economic resilience in Padang Sidempuan City. This study uses a qualitative method by interviewing women who work in the city of Padang Sidempuan. The results of this study indicate that the role of women in building family economic resilience does not only affect the small families they foster, but also has a broad effect on the economic resilience of families in Padangsidimpuan City. The woman's role is as the backbone of the family, as husband's partners, as agents of change and as empowerment of other women. Women are able to be involved and play a role in the economic resilience of the family due to gender equality in the family.

Author Biography

Indah Permatasari Siregar, IAIN PADANGSIDIMPUAN

DOSEN EKONOMI MIKRO ISLAM DI FEBI IAIN PADANGSIDIMPUAN

References

Frankenberger, T.R., dan M.K.McCaston. 1998. The Household Livelihood Security Concept. Food, Nutrition, and Agriculture Journal.

Herliawati, Agus. 2009. Pemberdayaan Ekonomi Perempuan dan Pengembangan Modal Sosial: http://lontar.ui.ac.id. Diakses 1 November 2021.

Ihromi, T.O. 2000. Kajian Wanita Dalam Pembangunan. Yayasan Obor ndonesia. Jakarta.

Mies, Marla.1986. Patriarchy and accumulation on a world scale: women n the nternational division of labour. Avon The Bath Press.

Puspitawati, Herien. 2012. Gender dan Keluarga: Konsep dan Realita di ndonesia. Bogor: PT PB Press.

Ruslan, Murniati. 2010. Pemberdayaan Perempuan Dalam Dimensi Pembangunan Berbasis Gender. Musawa: Vol.2 No1.

Sitepu, Nur Pribudiarta. 2016. Family, Where the Life Begins and Love Never Ends. Deputi Bidang Perlindungan Anak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik ndonesia.

Sair, Abdus 2015. Penanggulangan Bencana Berbasis Pengembangan Komunitas (Community Development). Jurnal Entitas Sosiologi; Volume I No 1 Tahun 2015

Sunarti. 2011. Studi Ketahanan Keluarga dan Ukurannya: Telaah Kasus Pengaruhnya terhadap Kualitas Kehamilan. [Disertasi]. Bogor : nstitut Pertanian Bogor.

Suyanto. Bagong & Hendrarso. Susanti. Emy. 2006. Wanita Dari Subordinasi dan Marginalisasi Menuju ke Pemberdayaan. Airlangga University Press. Surabaya

Walby, Sylvia. 1998. Theorizing Patriarchy. Oxford: Blackwell.

Walsh, Froma. 1996. The Concept of Family Resilience: Crisis and Challenge. Fam Proc. Undang-undang Republik ndonesia Nomor 52 Tahun 2009 Perkembangan Kependudukan Dan Pembangunan Keluarga. 29 Oktober 2009. Lembaran Negara Republik ndonesia Tahun 2009 Nomor 161. Jakarta.

Peraturan Pemerintah Republik ndonesia Nomor 21 Tahun 1994 Penyelenggaraan Pembangunan Keluarga Sejahtera. 1 Juni 1994. Jakarta.

Downloads

Published

2022-01-14

Issue

Section

Articles