Teori dan Metodologi Pemahaman Hadis Tekstual Ibnu Taimiyah dan Muhammad Nashiruddin al-Albani
DOI:
https://doi.org/10.51900/shh.v8i1.26024Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk memahami teori dan metodologi pemahaman hadis tekstual kedua tokoh yaitu Ibnu Taimiyah dan Muhammad Nashiruddin al-Albani. Penelitian ini mendeskripsikan corak emahaman kedua ulama tersebut . Metode penelitian ini menggunakan library research yaitu dengan menganalisis karya-karya primer dan sekunder terkait kedua pemikiran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ibnu Taimiyah tidak setuju bahkan menolak takwil dalam hal akidah dan ibadah, akan tetapi ia bersifat fleksibel dalam hal muamalah, al-Albani sangat menekankan keotentitasan sanad dan matan hadis secara tekstual, akan tetapi ia juga terkadang menggunakan pendekatan kontekstual dan tematik. Kelebihan dari pendekatan tekstual ialah sangat tegas dalam menjaga kemurnian hadis, sedangkan kelemahan pendekatan ini ialah kurang memberi ruang akal pada konteks historis dan kebutuhan zaman. Kata Kunci: hadis tekstual, Ibnu Timiyah, al-Albani.Published
2025-06-18
Issue
Section
Articles