Deteksi Dini dan Edukasi Komponen Sindrom Metabolik pada Masyarakat Desa Topejawa Kabupaten Takalar Sulawesi Selatan

Authors

  • Andi Sitti Rahma Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan UIN Alauddin Makassar
  • Rosdianah Rahim UIN Alauddin Makassar
  • Rini Fitriani Prodi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan UIN Alauddin Makassar
  • Alifia Ayu Delima Prodi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan UIN Alauddin Makassar
  • Halimah Sa'diyah Prodi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan UIN Alauddin Makassar

DOI:

https://doi.org/10.30829/shihatuna.v3i1.13515

Keywords:

Deteksi dini, Sindrom metabolik, edukasi

Abstract

Kejadian sindrom metabolik dengan segala efek negatifnya bagi kesehatan masih tinggi di Indonesia. Masyarakat belum sepenuhnya menyadari tentang bahaya, gejala dan penyebab sindrom metabolik. Tujuan kegiatan ini adalah mendeteksi secara dini kejadian sindrom metabolik dan memberikan edukasi kepada masyarakat tentang sindrom metabolik. Kegiatan ini dilakukan di Desa Topejawa Sulawesi Selatan. Kegiatan ini diikuti oleh 60 peserta dengan kelompok usia terbanyak adalah 41-50 tahun dan 51-60 tahun. Pada kegiatan ini ditemukan sebanyak 51,67% mengalami sindrom metabolik dengan obesitas sentral sebagai komponen sindrom metabolik terbanyak (70%). Edukasi yang diberikan bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang gejala, bahaya, dan penyebab sindrom metabolik, sehingga diharapkan masyarakat memperbaiki pola makan dan meningkatkan aktifitas fisik guna mencegah terjadinya sindrom metabolik beserta komplikasinya.

Author Biography

Rosdianah Rahim, UIN Alauddin Makassar

Prodi Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan

Downloads

Published

2023-06-09

Issue

Section

Articles