Deteksi Dini dan Edukasi Komponen Sindrom Metabolik pada Masyarakat Desa Topejawa Kabupaten Takalar Sulawesi Selatan
DOI:
https://doi.org/10.30829/shihatuna.v3i1.13515Keywords:
Deteksi dini, Sindrom metabolik, edukasiAbstract
Kejadian sindrom metabolik dengan segala efek negatifnya bagi kesehatan masih tinggi di Indonesia. Masyarakat belum sepenuhnya menyadari tentang bahaya, gejala dan penyebab sindrom metabolik. Tujuan kegiatan ini adalah mendeteksi secara dini kejadian sindrom metabolik dan memberikan edukasi kepada masyarakat tentang sindrom metabolik. Kegiatan ini dilakukan di Desa Topejawa Sulawesi Selatan. Kegiatan ini diikuti oleh 60 peserta dengan kelompok usia terbanyak adalah 41-50 tahun dan 51-60 tahun. Pada kegiatan ini ditemukan sebanyak 51,67% mengalami sindrom metabolik dengan obesitas sentral sebagai komponen sindrom metabolik terbanyak (70%). Edukasi yang diberikan bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang gejala, bahaya, dan penyebab sindrom metabolik, sehingga diharapkan masyarakat memperbaiki pola makan dan meningkatkan aktifitas fisik guna mencegah terjadinya sindrom metabolik beserta komplikasinya.Downloads
Published
2023-06-09
Issue
Section
Articles
License
COPYRIGHT
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges as well as earlier and greater citation of published work (see The Effect of Open Access).
LICENSE
Shihatuna: Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat is published under the terms of the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License