Upaya Pencegahan Stunting Terhadap Masyarakat di Desa Tumpang Kecamatan Tumpang Kabupaten Malang Jawa Timur
DOI:
https://doi.org/10.30829/shihatuna.v4i2.19307Keywords:
Community Prevention Posyandu Socialization StuntingAbstract
This journal discusses the serious problem of stunting in Tumpang Village, Malang Regency. The main focus is on prevention strategies, including health education, distribution of additional food for pregnant women and toddlers, and promotion of early marriage. This study used a descriptive qualitative method, namely by involving the local community, including educational programs aimed at parents of toddlers and pregnant women. The results obtained are increasing community insight regarding how to prevent stunting, one of which is by improving sanitation and avoiding early marriage.References
Aditya, M., & Ariyanti, P. R. (2016). Manfaat gambir (Uncaria gambir Roxb) sebagai antioksidan. Jurnal Majority, 5(3), 129-133.
Atikah Rahayu, SKM, MPH; Fahrini Yulidasari, SKM, MPH; Andini Octaviana Putri, SKM, M.Kes; dan Lia Anggraini, SKM. (2018). "Study Guide Stunting dan Upaya Pencegahannya." CV Mine Yogyakarta.
Dewanti, S. (2023). Penyuluhan Dan Pemeriksaan Kesehatan Tentang "Pencegahan Stunting Pada Anak" Di Puskesmas Dataran Tinggi. Jurnal Abdimas Bukit Barisan, 3(5), 34-41.
Hosang, K. H., Umboh, A., & Lestari, H. (2017). Hubungan pemberian makanan tambahan terhadap perubahan status gizi anak balita gizi kurang di Kota Manado. e-CliniC, 5(1).
Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi. (2018a). Panduan Fasilitasi Konvergensi Pencegahan Stunting di Desa. Jakarta: Direktorat Jenderal Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa. Retrieved from http://tnp2k.go.id/filemanager/files/Rakornis%202018/Panduan%20Konvergensi%20Program%20Kegiatan%20Percepatan%20Pencegahan%20Stunting.pdf
Kementerian Kesehatan R.I. (2018a). Buku Saku Pemantauan Status Gizi Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2017. Jakarta: Direktorat Gizi Masyarakat Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat Kementerian Kesehatan. Retrieved from https://kesmas.kemkes.go.id/assets/uploads/contents/others/Buku-Saku-Hasil-PSG-2016_842.pdf
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). "Mengenal Apa Itu Stunting." Diperoleh dari situs Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan Kemenkes RI: yankes.kemkes.go.id. Artikel ini menyediakan definisi stunting, dampaknya, serta beberapa cara pencegahan.
Paramitha, S., Sundawa, M. R., Yusuf, H. M., & Maksum, I. (2023). Penyuluhan Dagusibu Obat Sebagai Upaya Education And Public Health Promotion Masyarakat Desa Mulyorejo Kabupaten Malang. Pena Dimas: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(2).
Putri, A. W. (2017, March 24). Menghapus Cap Negara Penghasil Generasi Kerdil. Retrieved
February 23, 2019,
Ramadhan, K., Entoh, C., & Nurfatimah, N. (2022). Peran Kader dalam Penurunan Stunting di Desa: The Role of Cadres in Decreasing Stunting in the Village. Jurnal Bidan Cerdas, 4(1), 53-61.
Sri, A.,Nurbaety,& Nur,I. (2023).Dampak Pernikahan Dini Terhadap Kesehatan Biologis dan Psikologis Ibu dan Anak.JOONG-KI:Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(2),400.
Suryani, D., & Hendrawan, A. (2020). Studi tentang Sanitasi Kapal. Saintara: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Maritim, 4(2), 33-45.
Totok, A., & Filzah, A. (2023). Dampak Psikologis Rasionalisasi Pernikahan Dini pada Remaja di Desa Bancamara Kabupaten Sumenep. Multiverse:Open Multidisciplinary Journal, 2(1), 141-1
Yuwanti, Y., Mulyaningrum, F. M., & Susanti, M. M. (2021). Faktor - faktor yang mempengaruhi stunting pada balita di kabupaten Grobogan. Jurnal Keperawatan Dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama, 10(1), 74.
Downloads
Published
Issue
Section
License
COPYRIGHT
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges as well as earlier and greater citation of published work (see The Effect of Open Access).