KRISIS EKOLOGI PERSPEKTIF EKOTEOLOGI ISLAM DAN KRISTEN
DOI:
https://doi.org/10.51900/ushuluddin.v21i1.22519Keywords:
Ecological Crisis, Islam, Christianity, and Ethics.Abstract
The background of this research is that the ecological crisis is not only highlighted by environmental activists but also by religious figures who contribute thoughts to address the ecological crisis. In a broader perspective, the causes of the ecological crisis are influenced by ideologies or paradigms that affect individual behavior. This study employs a qualitative method and utilizes library research. The qualitative method involves direct observation. The approach used is a comparative approach with a descriptive analysis theory. The objective is to analyze two or more variables to uncover comparisons, whether similarities or differences, regarding Islamic and Christian perspectives on the ecological crisis. The research findings indicate that both Christianity and Islam possess ecological concepts rooted in their respective beliefs or theologies. The difference lies in the Islamic view, which experiences no debate regarding humanity's responsibility to protect and preserve nature. Meanwhile, in Christianity, some interpretations suggest that humans are granted the freedom to exploit nature, which is seen as contributing to the ecological crisis. However, both Christianity and Islam provide theological and ethical arguments as the basis for behaviors addressing the ecological crisis.References
Amri Rahman. 2016. Potret Ajaran Kedamaian Dalam Islam. Makassar: UNM
Daniel Nuhamara. 2008. Pendidikan Agama Kristen Dewasa. Bandung: Jurnal Info Media
Marzuki. 1986. Metode Riset. Yogyakarta: Hanindita Offest.
Juliansyah Noor. 2012. Metodologi Penelitian: Skripsi, Tesis, Disertasi, dan Karya Ilmiah, Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
Soejono. 1999. Abdurrahman, Metode Penelitian: Suatu Pemikiran dan Penerapan. Jakarta: Rineka Cipta.
Ratu Ile Tokan. 2016. Manajemen Penelitian Guru. Jakarta: PT Grasindo.
Deputi Komunikasi Lingkungan dkk. 2011. Tingkatkan Taqwa Melalui Keperdulian Lingkungan (Peduli Lingkungan dalam Perspektif Islam). jakarta
Indang Dewata dan Yun Hendri Danhas. 2018. Pencemaran Lingkungan. Depok: Rajawali.
Budi Widianarko. 2011. Membumikan Etika Lingkungan. Yogyakarta: Kanius.
R. Scott Frey. 2015. "BreakingShip in the World-System: An Analysisof Two ShipBreakingCapitals, Alang-Sosiya, India andChittagong, Bangladesh", Journalof World-Systems Research, Volume 21.
Departemen Agama RI. 2011. Al-Quran dan Terjemahannya Dilengkapi dengan Kajian Usul Fiqih dan Intisari Ayat. Bandung: Syaamil Quran
Al-Raghib Al-Ashfani. 2017. Kamus Al-Qur'an, Jilid 3,terj.: Ahmad Zaini Dahlan. Jakarta: Pustaka Khazanah Fawaid
Ali Yafi. 1995. Menggagas Fiqih Sosial dari Soal Lingkungan Hidup, Asuransi, Hingga Ukhuwah (cet. V: Bandung: Mirzan
M. QuraishShihab. 2000. Tafsir Al-Misbah, Volume 10. Jakarta: Lentera Hati.
Aisyah Nurhayati dkk. 2018. Kerusakan Lingkungan Dalam Al-Quran, SUHUF, Vol. 30, No. 2.
Kasumbogo Untung dan Dwi Warsito Nugroho. 2015. Gereja & Kelestarian Lingkungan Hidup. Yogyakarta: Kanisius.
Ebenhaizer I Nuban Timo. 2015. Polifonik Bukan Monofonik. Salatiga: Satya Wacana UniversityPress.
Louis Leahy. 2002. Horizon Manusia dan Pengetahuan Kebijaksanaan. Yogyakarta: Kanisius.Lukas Awi Tristanto. 2015. Panggilan Melestarikan Alam Ciptaan. Yogyakarta: Kanisius.
Raymundus Sudhiarsa. 2008. Menyapa Bumi Menyembah Hyang Ilahi: Tinjauan Teologis atas Lingkungan Hidup. Yogyakarta: Kanisius.
Robert. P. Borrong, 2003. Etika Bumi Baru: Akses Etika Dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup. Jakarta: BPK Gunung Mulia
Soedirman Resosoedarmo dkk. 1984. Pengantar Ekologi. Bandung: Ramadja Karya
Mujiyono Abdillah. 2001. Agama Ramah Lingkungan Perspektif al-Qur'an. Jakarta: Paramadina
Ahmad Suhendra. 2013. Menelisik Ekologis dalam al-Qur'an. Jurnal Esensia vol. XIV No. 1
A Sunarko, dan A Eddi Kristianto. 2008. Menyapa Bumi Menyembah Hyang Ilahi. Yogyakarta: Kanisius
A Hanafi. 1989. Pengantar Theologi Islam. Jakarta: Pustaka Al-Husna
Peter L Berger. 1991. Kabar Angin dari Langit: Makna Teologi dalam Masyarakat Modern. Jakarta: LP3ES
Borrong. 2019. Kronik Ekoteologi: Berteologi dalam Konteks Krisis Lingkungan. Jurnal Teologi 7.