Graph Coloring with Welch-Powell Algorithm in Determining Lecture Schedule
DOI:
https://doi.org/10.30829/zero.v8i2.21027Keywords:
Graph, Graph coloring, Scheduling, Welch-Powell AlgorithmAbstract
Penataan jadwal perkuliahan di perguruan tinggi melibatkan pembagian waktu, ketersediaan dosen, dan ketersediaan ruang kelas. Salah satu algoritma yang dapat digunakan untuk membuat jadwal yang baik tanpa adanya konflik adalah algoritma Welch Powell. Pada Program Studi Matematika FMIPA USU terdapat 61 mata kuliah untuk semester ganjil dan 44 mata kuliah untuk semester genap tahun 2023/2024. Oleh karena itu, diperlukan pewarnaan graf untuk mengatur jadwal perkuliahan agar tidak terjadi konflik antara pembagian waktu, ketersediaan dosen, dan ketersediaan ruang kelas. Mata kuliah direpresentasikan dalam bentuk grafik dan selanjutnya grafik tersebut diwarnai dengan algoritma Welch-Powell yang menghasilkan 12 bilangan kromatik atau 12 warna sehingga terdapat 12 sesi optimum yang dibutuhkan untuk penjadwalan perkuliahan pada semester ganjil dan genap. Berdasarkan hasil tersebut, warna yang sama dapat dijadwalkan pada hari dan waktu yang sama dengan kelas yang berbeda.Downloads
Published
2024-12-31
Issue
Section
Articles
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).