Implementation of the Critical Path Method in Optimizing the Orthodox Black Tea Processing
DOI:
https://doi.org/10.30829/zero.v8i2.23491Keywords:
Critical Path Method, Optimization, Orthodox Black TeaAbstract
PTPN IV Regional 4 memegang peranan strategis dalam produksi teh hitam, khususnya melalui metode pengolahan teh hitam ortodoks. Sebagai penghasil teh berkualitas tinggi, PTPN IV Regional 4 menghadapi tantangan dalam memastikan efisiensi operasional di setiap tahapan produksi, mulai dari pelayuan daun teh hingga sortasi dan pengemasan. Dalam upaya mengoptimalkan proses pengolahan teh, banyak metode yang dapat digunakan, salah satunya adalah Critical Path Method (CPM). Critical Path Method (CPM) merupakan suatu teknik yang digunakan untuk menentukan rangkaian kegiatan terpenting (paling kritis) dalam suatu proyek atau pekerjaan, yang menentukan waktu penyelesaian proyek secara keseluruhan. Berdasarkan analisis yang telah dilakukan, diperoleh waktu optimal proses pengolahan teh hitam ortodoks yaitu selama 3.665 menit atau 61 jam 5 menit dengan lintasan kritis yang diperoleh yaitu pada kejadian 1-2-3-4-5-6-7-8-12-15-16-17 atau pada kejadian ABCDEFGKNOP. Kegiatan yang berada pada jalur kritis antara lain penimbangan tunas segar (A), analisis mutu tunas segar (B), distribusi WT (C), pengocokan (D), pelayuan (E), uji pelayuan (F), penggulungan OTR (G), fermentasi serbuk I (K), pengeringan (N), sortasi (O), dan pengemasan (P).References
Amaliah, B., Fatichah, C., & Saud, S. A. (2009). PENENTUAN WAKTU DAN BIAYA DIPERCEPAT DALAM MANAJEMEN PROYEK MENGGUNAKAN METODE CRITICAL PATH METHOD. Seminar Nasional Teknologi Informasi 2009, 41-46.
Astuti, I. D. (2015). Analisis Jaringan Kerja Proses Produksi Gula Di PG Djombang Baru, Jombang, Jawa Timur. Universitas Brawijaya.
Badri, S. (1991). Dasar-dasar Network Planning (Dasar-dasar Pelaksanaan Jaringan Kerja) (2nd ed.). Rineka Cipta.
Belferik, R., Andiyan, Ar., Zulkarnain, I., Munizu, M., Samosir, J. M., Afriyadi, H., Rusmiatmiko, D., Adhicandra, I., Syamil, A., Ichsan, M., & Prasetyo, A. (2023). MANAJEMEN PROYEK : Teori & Penerapannya. PT. Sonpedia Publishing Indonesia.
Nalhadi, A., & Suntana, D. N. (2017). Analisa Infrastruktur Desa Sukaci-Baros Dengan Metode Critical Path Method (CPM). Jurnal Sistem Dan Manajemen Industri, 1, 35-42.
Prawira NST, D. (2020). Penerapan Metode Critical Path Method (CPM) Pada Network Planning Dalam Efisiensi Waktu dan Biaya Proyek Pembangunan Rumah Minimalis (Studi Kasus: Property Group Medan). Jurnal Riset Komputer), 7(4), 2407-389. https://doi.org/10.30865/jurikom.v7i4.2266
Purba, S. A. (2021). ANALISIS JARINGAN KERJA DENGAN METODE CRITICAL PATH METHOD (CPM) DAN MODEL PROGRAM LINIER. Jurnal Pendidikan Matematika Dan Matematika, 4.
Rani, H. A. (2016). Manajemen Proyek Konstruksi. Deepublish.
Siagian, M. D., Siregar, R., & Nasution, E. A. (2019). Optimalisasi Penjadwalan dengan Analisis Jaringan Kerja pada Kegiatan Verifikasi Koleksi Buku di Perpustakaan Sekolah. InfoTekJar (Jurnal Nasional Informatika Dan Teknologi Jaringan), 4(1), 90-98. https://doi.org/10.30743/infotekjar.v4i1.1550
Siswanto, A. B., & Salim, M. A. (2019). Manajemen Proyek. CV. Pilar Nusantara.
Yunitasari, L. (2010). Quality Control Pengolahan Teh Hitam Di Unit Perkebunan Tabi, PT Perkebunan Tambi Wonosobo. Universitas Sebelas Maret.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).