SISTEM KEPEMIMPINAN TRADISIONAL DALAM MASYARAKAT BATAK TOBA DAN RELEVANSINYA DI TAPANULI BAHAGIAN UTARA (ANALISIS SOSIOLOGIS)
DOI:
https://doi.org/10.30829/jisa.v3i2.7978Kata Kunci:
Sistem Kepemimpinan, Masyarakat Batak TobaAbstrak
Kehidupan masyarakat Batak Toba memperlihatkan bahwa seorang pemimpin adalah pribadi yang disukai dan menjadi teladan bagi masyarakat yang dipimpinnya sehingga tujuan bersama dapat tercapai. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh sistem pemerintahan modern terhadap sistem kepemimpinan tradisional dalam masyarakat Batak Toba, dan untuk mengetahui pengaruh sistem kepemimpinan tradisional terhadap pemilihan pemimpin masyarakat kini. Metode penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan studi dokumen. Hasil penelitian ini menekankan sistem kepemimpinan tradisional dalam masyarakat Batak Toba dan relevansinya kini. Sistem kepemimpinan tradisional dalam Batak Toba masih relevan hingga saat ini dari aspek teori dan prakteknya. Sistem kepemimpinan tradisional dapat dilihat dari aspek sosiologis dan historis, serta dikotomi yang pernah dirasakan oleh masyarakat Batak Toba karena pengaruh intervensi kolonial Belanda. Hal itu dikuatkan dengan realita pemilihan pemimpin di tengah masyarakat Batak Toba masa kini, dimana terjadi perubahan perilaku pemilih yaitu munculnya pemilih sosiologis yang semakin kuatReferensi
Bintarto. 1989. Interaksi Desa Kota dan Permasalahannya. Jakarta: Ghalia Indonesia.
Castle, Lance. 2001. Kehidupan Politik Suatu Keresidenan di Sumatera: Tapanuli 1915-1940. Jakarta: Kepustakaan Populer Gramedia - KPG.
Damsar. 2012. Pengantar Sosiologi Politik. Jakarta: Kencana.
Harahap, Mohd. Yusuf, Dkk. 1994. Sumatera Utara Dalam Lintasan Sejarah. Medan.
Jamaludin, Adon Nasrulah. 2015. Sosiologi Perdesaan. Bandung: CV. PustakaPedia.
Johnson, Doyle Paul. 1986. Teori Sosiologi Klasik dan Modern. Jakarta: Gramedia.
Lumbantobing, Darwin. 2018. Tumbuh Lokal Berbuah Universal, Jakarta: BPK Gunung
Mulia.
Nursal, Adman. 2004. Political Marketing: Strategi Memenangkan Pemilu, Sebuah
Pendekatan Baru Kampanye Pemilihan DPR, DPD, Presiden. Jakarta : Gramedia
Pustaka Utama
Schreiner, Lothar. 2011. Adat dan Injil Perjumpaan Adat dengan Iman Kristen di Tanah
Batak, Jakarta: BPK Gunung Mulia.
Siahaan, Bisuk. 2005. Batak Toba Kehidupan di Balik Tembok Bambu, Jakarta: Kempala
Foundation
Sangti, Batara. 1977. Sejarah Batak Toba. Balige : Karl Sianipar.
Simanjutak, Bungaran A. 2006. Struktur sosial dan Sistem Politik Batak Toba, Jakarta:
Yayasan Obor Indonesia.
Simanjuntak, Bungaran Antonius. 2015. Arti dan Fungsi Tanah bagi Masyarakat Batak
Toba, Karo, Simalungun (Edisi Pembaruan), Jakarta: Yayasan Pustaka Obor
Indonesia.
Sinaga, B. Anicetus. 2007. Imamat Batak Menyongsong Katolik, Medan: Bina Media
Perintis.
Soekanto, Soerjono. 2001. Sosiologi:Suatu Pengantar, Jakarta: Raja Grafindo Persada.
________________. 2002. Sosiologi Suatu Pengantar, Jakarta: Radja Grafindo Persada.
________________. 2006. Sosiologi Suatu Pengantar, Jakarta: Radja Grafindo Persada.
Tampubolon, Raja Patik. 2002. Pustaka Tumbaga Holing Adat Batak- Patik Uhum
Cetakan ke-2 Jakarta: Dian Utama.
Bagong, Suyanto dan J. Dwi Narwoko. 2004. Sosiologi, Teks Pengantar dan Terapan.
Jakarta: Kencana.
Tampubolon, I. 1968. Adat mendirikan Huta/Kampung, Medan: Percetakan Philemon Siregar
Vergouwen, J.C. 1985. Masyarakat Dan Hukum Adat Batak Toba. Jakarta: Pusata Azet
Roth, Dieter. 2009. Studi Pemilu Empiris: Sumber, Teori-teori, Instrumen dan Metode.
Jakarta: Friedrich-Naumann-Stiftung-fur die Freiheit.
Sumpeno, Wahjudin. 2011. Perencanaan Desa Terpadu. Jakarta: Read.
Weber Max, 2006. Essay in Sociology, Oxford Univercity Press, 1946, yang diterjemahkan
oleh Noorkholis dan Tim Penerjemah Promothea, Sosiologi. Yogyakarta: Pustaka
Pelajar.