Model Komunikasi Interaksional dalam Dunia Kerja Perkebunan PTPN II Sumatera Utara
DOI:
https://doi.org/10.30829/komunikologi.v6i2.14553Kata Kunci:
Model Komunikasi, Interaksional, PerkebunanAbstrak
AbstrakDunia Perkebunan membutuhkan karyawan yang handal terutama seorang asisten kebun yang dibutuhkan pada perkebunan Sawit dan Karet, seorang asisten dituntut untuk mampu memahami menguasai model komunikasi di perkebunan yang menjadi syarat untuk bekerja di perkebunan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dalam pendekatan kualitatif, objek penelitian model komunikasi dalam memasuki dunia kerja di perkebunan subjek penelitian di PTPN II Sumatera Utara. Hasil penelitian menyebutkan bahwa hubungan asisten dengan karyawan menjadi barometer di perkebunan PTPN II terutama jabatan asisten kebun menjadi sebuah tantangan yang mengharuskan setiap asisten kebun memiliki kemampuan berkomunikasi yang baik di saat pelaksanaan memimpin di kebun tidak menemui kendala. Syarat utama yang dibutuhkan dalam menghadapi permasalahan-permasalahan di perkebunan mental, moral, serta motivasi yang tinggi. AbstractThe Plantation business field requires reliable personnel, especially plantation assistants who are needed in oil palm and rubber plantations, an assistant is required to be able to understand and master the communication model in plantations which is a condition for working on plantations. This research uses a descriptive method with a qualitative approach, the object of research is a model of communication in entering the world of work in research subject plantations at PTPN II North Sumatra. The results of the study stated that the relationship between assistants and employees is a barometer in PTPN II plantations, moreover the position of plantation assistants is a challenge that requires each plantation assistant to have good communication skills when the implementation of leadership in plantations does not work. well. held. face obstacles. The main requirements needed in dealing with problems in plantations are mental, moral, and high motivation.Referensi
Amaliah, N. (2010, Juli 7). nuramaliahdream / komunikasi pendidikan. Retrieved Januari 12, 2016, from nuramaliahdreams: http://nuramaliahdreams/ komunikasi pendidikan
Arni, M. (2000 ). Komunikasi organisasi. Jakarta: Bumi Aksara.
Arni, M. (2000). Komunikasi Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara 2, httpeprints.uny.ac.id.bab.
Cangara, H. (1998 ). Pengantar Ilmu komunikasi. Jakarta:. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Dharma, K. d. (2016). Struktur Fudamental Pedagogik (1 ed., Vol. 1). (M. D. Wildani, Ed.) Bandung: PT Refika Aditama.
Dirman, C. j. (2014). Komunikasi Dengan Peserta Didik. Jakarta: PT Redika Cipta.
Fauzanh. (2013). makalah penyuluhan dan komunikasi. blog.co.id/2013.
Griffin, E. (2003). A First Look At Communication Theory. In M. Hill. New York: www..Afirtlook.com/meet_em.
Hasbiansyah. (1996). effective communication. Unisba Bandung: Moss, Stewart L.tubbs dan Sylvia.
http://modelkomunikasi. (2015). Model komunikasi menurut aristoteles. Mencari tugas sekolah .
https://web.facebook.com/notes/ika-namapt/fungsi-dan-tujuan-ikatan-alumni-untuk-pengembangan-sekolah. face books.
Luckman. (2009). Dinamika Perlajanan PT. Perkebunan Nusantara III (Persero). yogyakarta.
Moleong, L. J. (2014). Metodologi Penelitian Kualitatif (cet. 32 ed.). Bandung: Remaja Rosdakarya.
Onong, U. (1999). Komunikasi teori dan praktek. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Pahan, I. (2007). Panduan Lengkap Kelapa Sawit (Cet II ed.). Jakarta: Penebar Swadaya.
Pelzer. (1985). Toen Keboen dan Petani, Politik kolonial dan perjuangan Agraria di Sumatera Timur 1863-1947. Jakarta: Sinar harapan.
Rahardjo, M. (2012, November 17). mudjiarahardjo.com. Retrieved Januari 3, 2016, from mudjiarahardjo.com/artikel: www.mudjiarahardjo.com
Rakhmat, j. (1989). psikologi komunikasi.
Robbins, S. (2001). Perilaku Organisasi. Jakarta: PT. Prenhallindo.
Ruben Breat.D, &. L. (2013). Komunikasi dan Prilaku Manuasia. Jakarta: PT Raja Grapindo Persada.
Siagian, S. P. (1997). Filsafat Adminstrasi. Jakarta: Rineka Cipta.
Siregar, A. (1997, Juni 23). Kurikulum dan Pengembangan Studi Komunikasi. Lokakarya Kurikulum Jurusan Ilmu Komunikasi FISIPOL UMY . Yogyakarta.
Sitikholifah. (2012, 11 18). Komunikasi Pendidikan. Retrieved April 17, 2013, from http:Blog.Umy.Ac.Id: http://blog.Umy.ac.id
STIPAP, I. (2008). Quality Manual ISO STIPAP 9001. Quality Manual ISO 9001 (p. QM Bab V:6). Medan: STIPAP.
Sugiyono. (2008). Memahami Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.
UU RI, P. (No. 20 Thn 2003, Juli 8). www.hukumonline.com. Retrieved Januari 22, 2016, from hukumonline.com: http://www.hukumonline.com/pusatdata/uu-no-20-tahun-2003-sistem-pendidikan-nasional.pdf
Warsita, B. (2008). Teknologi Pembelajaran: Landasan & Aplikasinya. Jakarta: Rineka Cipta.
Weber, M. (2014). Teori Birokrasi. Isakuikikang.blogsport.co.id .
Wiryanto. (2005). Pengantar Ilmu Komunikasi. jakarta: Grameja Wilasarana Indonesia.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Copyright Notice
COPYRIGHT
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.