Pengembangan Masyarakat Muslim Minoritas Pasca Bencana Erupsi Gunung Sinabung Di Desa Siosar Kabupaten Karo
DOI:
https://doi.org/10.37064/jpm.v9i2.10688Kata Kunci:
Islam minoritas, pengembangan masyarakat, Desa SiosarAbstrak
Masyarakat muslim di Kabupaten Karo termasuk sebagai kelompok minoritas. Bencana erupsi gunung Sinabung yang berkepanjangan memaksa banyak masyarakat yang harus direlokasi dari tempat semula ke lokasi yang baru. Relokasi tidak hanya mencerabut apa yang sudah ada secara ekonomi melainkan juga sosial budaya dan agama. Oleh karena itu aspek pengembangan masyarakat muslim minoritas menjadi penting untuk dilihat sebagai kajian untuk menjelaskan bagaimana perkembangan yang terjadi. Desa Siosar adalah tempat relokasi baru, di tempat tersebut masyarakat muslim sebagai minoritas menjadi fokus penelitian ini dengan pendekatan kualitatif, temuan utama penelitian ini adalah, pengembangan masyarakat muslim minoritas banyak dilakukan oleh berbagai lembaga keagamaan mulai institusi pendidikan, organisasi keagamaan sampai relawan. Dorongan pengembangan mulai dari aspek simbolik seperti tempat ibadah dengan segala peralatan yang dibutuhkan, pengembangan lainnya yaitu penguatan ajaran Islam terutama dalam hal akidah dan ibadah. Motif dari pengembangan ini dilakukan karena aspek kekhawatiran di mana orang-orang muslim sebagai minoritas dapat tergerus dan demi menjaga marwah Islam sebagai agama yang memiliki ukhuwah islamiyah yang kuat.Referensi
Abu Suhu, dkk., 2005 Islam Dakwah dan Kesejahteraan Sosial, (Yogyakarta: Fakultas Dakwah UIN Sunan Kalijaga.
Acep Aripudin. 2013. Sosiologi Dakwah. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya
Arsip Pemerintahan Kabupaten Karo Tahun 2016.
Azra, Azyumardi. 2008. "Psikologi Minoritas - Mayoritas," Majalah Gatra, edisi khusus Kamis, 25 September
Badan Statistik Kabupaten Karo. 2009. Karo Dalam Angka 2009. Kabupaten Karo: BPS.
Budimanta, Arif dan Bambang Rudito. 2008. Metode dan Teknik Pengelolaan Community Development, cet. Ke II. Jakarta: CSD
Jones. 2009. Pengantar Teori- Teori Sosial. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia
Liliweri, A. 2005. Prasangka & Konflik: Komunikasi Lintas Budaya Masyarakat Multikultural. Yogyakarta: Pelangi Aksara
Muhammad Fu'ad dalam A. Ilyas Ismail. 2008. Paradigma Dakwah Sayyid Qutub Rekonstruksi Pemikiran Dakwah Harokah, Jakarta: Permadani.
Sihotang, Nurfin 2012., Tafsir al-Ayat ad-Da͛wah ila Allah, (Padang: Rios Multicipta Padang, 2012
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.