Persepsi Seniman Melayu Terhadap Pertunjukan Ronggeng Di Pinggir Sungai Deli, Kota Medan

Authors

  • Yehezkiel Lantula Pardosi Universitas Sumatera Utara
  • Johanna Nadya Tiar Hutagalung Universitas Sumatera Utara
  • Siti Fadillah Universitas Sumatera Utara
  • Bontor Yosua Hasibuan Universitas Sumatera Utara
  • William Nalolo Purba Universitas Sumatera Utara
  • Mauly Purba Universitas Sumatera Utara

DOI:

https://doi.org/10.37064/jpm.v12i1.20272

Keywords:

Pertunjukan, Ronggeng Sungai Deli, Seniman Melayu

Abstract

Pada dasarnya, penelitian ini dilakukan untuk menjawab suatu pokok permasalahan, yaitu; mengapa pemerintah kota Medan melakukan penggusuran terhadap pinggiran Sungai Deli yang menjadi wadah bagi para seniman Melayu untuk mempertunjukkan ronggeng? Tentunya, penulis memerlukan suatu metode untuk menjawab pokok permasalahan tersebut. Adapun metode yang digunakan penulis dalam penelitian ini ialah metode penelitian kualitatif. Sejalan dengan itu, untuk mempermudah penulis dalam mengumpulkan data, terdapat tiga teknik pengumpulan data yang digunakan, antara lain; observasi; wawancara; dan dokumentasi. Hasil dari penelitian yang dilakukan, penulis menemukan dua persepsi dari seniman melayu yang ada saat ini, terkait dengan penggusuran yang dilakukan pemko Medan terhadap tempat yang menjadi wadah bagi para seniman melayu untuk mempertunjukkan kesenian ronggeng.

References

Badudu, J.S & Zain Sultan Mohammad. (1996). Kamus Umum. Bahasa In-donesia. Jakarta: Pustaka Sinar Harapan

Hugiono Purwanto, Pengantar Ilmu Se-jarah, Jakarta: PT Rineka. Cipta, 1992.

JS Badudu (2013), Kamus Besar Bahasa Indonesia.

Koentjaraningrat, (1997). Kebudayaan, Mentalitas, dan Pembangunan. PT Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.

Murgianto, S (2003), Mencemati Seni Per-tunjukan Dalam Perspektif Ke-budayaan, Ritual, Hukum, Jakarta: The Ford Fondation

Soekanto, Soerjono. (1983). Teori sosiolo-gi tentang perubahan sosial. Jakar-ta: Ghalia Indonesia.

Sagala, Syaiful, 2010: Konsep dan Makna Pembelajaran. Alfabeta: Bandung.

Sugiyono. 2017. Metode Penelitian Kuanti¬tatif, Kualitatif, dan R & D. Ban¬dung: Alfabeta.

Takari, Muhammad (2016). Pendidikan Multikulturalime Melalui Kese-nian: Studi Kasus Masyarakat Su-matera Utara: Universitas Su-matera Utara.

Takari, Muhammad, Fadlin Muhammad (2014). Ronggeng Dan Serampang Dua Belas. Dalam Kajian Ilmu-Ilmu Seni, Medan: USU Press.

Yasmin, Namira, Imam Hadi Sutrisno, dan Hanif Harahap, (2020). Rekon-struksi Ronggeng Melayu di Su-matera Utara (1992-2016). SEU-NEUBOK LADA: Jurnal Ilmu-Ilmu Sejarah, Sosial, Budaya Dan Kependidikan, 7(1), 33-43.

Downloads

Published

2024-06-17