Menghadirkan Kemandirian Petani: Studi Kasus Peran Sekolah Tani Muda (Sektimuda) sebagai Civil Society di Yogyakarta
DOI:
https://doi.org/10.37064/jpm.v9i1.9111Kata Kunci:
Civil society, pertanian alami, kemandirian petani, SektimudaAbstrak
Sekolah Tani Muda (Sektimuda) merupakan sebuah komunitas di Yogyakarta yang bergerak dalam upaya menghadirkan kemandirian bagi petani. Kondisi pertanian nasional semenjak diberlakukannya Revolusi Hijau, membuat petani mengalami ketergantungan dan tidak berdaya atas aktivisme pertanian yang dikakukan. Untuk itu, penelitian ini bertujuan untuk menulusuri lebih jauh tentang peran Sektimuda sebagai perwujudan civil society untuk menghadirkan kemandirian petani yang selama ini telah gagal dilakukan oleh pemerintah. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan wawancara, observasi, dan studi literatur. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peranan yang dilakukan Sektimuda sebagai civil society mampu menjadi alternatif dalam proses menghadirkan kemandirian bagi petani.Referensi
Bernstein, Henry. (2014). "Food Sovereignity via The ‘Peasent Way': a Sceptical View". The Journal of Peasent Studies.
Hendrajit. (2017). GMO Berpotensi Ciptakan Ketergantungan Ekonomi Petani kepada Korporasi Penguasa Pasar Benih seperti Monsanto dan Bayer. [Online] Tersedia di http://theglobal-review.com/gmo-berpotensi-ciptakan-ketergantungan-ekonomi-petani-kepada-korporasi-penguasa-pasar-benih-seperti-monsanto-dan-bayer/ diakses pada 4 Maret 2020
Inside Indonesia. (2020). Natural farming in Yogyakarta. [Online] Tersedia di https://www.insideindonesia.org/natural-farming-in-yogyakarta diakses pada 2 Maret 2020
Kementerian Pertanian Republik Indonesia. (2018). Sektor Pertanian Masih Menjadi Kekuatan Ekonomi di Indonesia. [Online] Tersedia di
https://www.pertanian.go.id/home/?show=news&act=view&id=2564 diakses pada 2 Maret 2020
Kompas. (2018). 5 Persoalan Ini Masih Dihadapi Petani Indonesia. [Online] Tersedia di https://ekonomi.kompas.com/read/2018/08/02/154900926/5-persoalan-ini-masih-dihadapi-petani-indonesia?page=all diakses pada 7 Februari 2020.
KRJogja. (2019). Santri Tani Milenial Cetak Petani Muda Berintegritas. [Online] Tersedia di https://krjogja.com/web/news/read/89761/Santri_Tani_ Milenial_Cetak_Petani_Muda_Berintegritas diakses pada 22 November 2019
Lyson, Thomas A. (2004). Civic Agriculture: Reconnecting Farm, Food, and Community. Lebanon: Tufts University Press.
Pratiwi, Ika R. (2020). Bertani dalam ‘Ambivalensi': Melihat Dinamika Orang Muda dalam Gerakan Sosial Sekolah Pertanian Alternatif (Studi Refleksi di Sekolah Tani Muda, Yogyakarta). Skripsi
Redyy Rohini. (2011). Cho's Global Natural Farming. SARRA
Sekolah Tani Muda (2016) Panduan Pelatihan untuk Mengembangkan Pertanian bagi Generasi Muda Indonesia. Modul. Untuk Penggunaan Internal dan Penerbitan Terbatas. Yogyakarta: Sekolah Tani Muda & Bina Desa
Shabia, Gusti N Asla. (2019). Mengonsumsi Melawan Arus: Praktik dan Signifikansi Solidaritas dalam Dua Komunitas Pertanian Solidarische Landwirtscahft (SOLAWI) di Freiburg, Jerman. Skripsi
Tempo. (2015). Pelesir dan Belajan Sayur Organik di Yogyakarta. [Online] Tersedia di https://travel.tempo.co/read/632992/pelesir-dan-belanja-sayur-organik-di-yogyakarta/full&viewk=o diakses pada 3 Maret 2020
Venture (2019) Sudah Sejauh Mana Perkembangan Pertanian Indonesia. [Online] Tersedia di https://kumparan.com/venture/sudah-sejauh-mana-perkembangan-pertanian-indonesia-1553784660662469046 diakses pada 3 Maret 2020
Yunianto, Tri Kurnia. (2019). Rugikan Petani, Walhi Bakal Gugat UU Sistem Budidaya Pertanian ke MK. [Online] Tersedia di https://katadata.co.id/ekarina/berita/5e9a4e6b9be23/rugikan-petani-walhi-bakal-gugat-uu-sistem-budidaya-pertanian-ke-mk diakses pada 12 Oktober 2020
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.