Nafkah Dalam Perspektif Qawa'id Fiqhiyyah
DOI:
https://doi.org/10.30821/jhki.v2i1.24905Kata Kunci:
Kaidah Nafkah, Hukum Keluarga Islam, Implementasi KontemporerAbstrak
Penelitian ini mengkaji kaidah-kaidah yang berkaitan dengan nafkah dalam hukum Islam dan implementasinya dalam konteks kehidupan keluarga Muslim kontemporer. Transformasi sosial ekonomi modern telah menghadirkan kompleksitas baru yang menuntut pemahaman mendalam terhadap konsep nafkah sebagai manifestasi keadilan, kasih sayang, dan tanggung jawab dalam ajaran Islam. Metodologi penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis deskriptif terhadap literatur fiqh klasik dan kontemporer, serta data empiris dari praktik peradilan agama di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nafkah dalam perspektif syariah memiliki dimensi yang lebih luas dari sekadar pemenuhan kebutuhan material, meliputi aspek spiritual, sosial, dan psikologis. Konsep kecukupan (kifayah) sebagai standar minimal nafkah mendemonstrasikan fleksibilitas hukum Islam dalam mengakomodasi perbedaan kondisi sosial ekonomi. Pendekatan maqashid syariah terbukti efektif sebagai kerangka metodologis dalam merespons tantangan implementasi kaidah nafkah di era modern. Integrasi pendekatan interdisipliner antara kajian fiqh, sosiologi keluarga, ekonomi Islam, dan psikologi memberikan perspektif holistik dalam memahami fenomena nafkah kontemporer. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan regulasi adaptif, penguatan institusionalisasi peradilan agama, dan peningkatan literasi hukum Islam masyarakat sebagai strategi optimalisasi implementasi kaidah nafkah yang berkeadilan dan berkelanjutanReferensi
Anjar Nugroho. (2023). Pengaruh Pemikiran Islam Revolusioner Ali Syari ' Ati. Jurnal Muhammadiyah Purwokerto, 15(2), 190-206.
Zuhaili, Wahbah. Al-Fiqh al-Islami wa Adillatuhu, Vol. 5. Damaskus: Dar al-Fikr, 2003. 3878
Bahri, S. (2015). Konsep Nafkah dalam Hukum Islam. Kanun Jurnal Ilmu Hukum, 17(2), 382.
Bukhari, Muhammad ibn Ismaʿil. Ṣahih al-Bukhari, vol. 9 (Beirut: Dar Ibn Kathir, 1987), 89.
Dasopang, N. S. (2024). Keseimbangan antara tanggung jawab keluarga dan karir wanita dalam membentuk keluarga sakinah mawaddah warahmah menurut teori gender dan hukum islam. 3(1), 100-112.
Departemen Agama RI. 2005. Al-Qur'an dan Terjemahannya. Jakarta: Lajnah
Pentashihan Mushaf Al-Qur'an.
Dr. H. A. Kumedi Ja'far, S.Ag., M. H. (2020). HUKUM KELUARGA ISLAM DI INDONESIA. In Sustainability (Switzerland) (Vol. 11, Issue 1). http://scioteca.caf.com/bitstream/handle/123456789/1091/RED2017-Eng-8ene.pdf?sequence=12&isAllowed=y%0Ahttp://dx.doi.org/10.1016/j.regsciurbeco.2008.06.005%0Ahttps://www.researchgate.net/publication/305320484_SISTEM_PEMBETUNGAN_TERPUSAT_STRATEGI_MELESTARI
Ernawati. (2015). Kewajiban Anak Memberi Nafkah Kepada Orang Tua Menurut Hukum Islam. Kewajiban Anak Memberi Nafkah Kepada Orang Tua Menurut Hukum Islam Forum Ilmiah, 12, h.16-22.
Faris, Ahmad Ibn. Muʿjam Maqayis al-Lughah, Vol. 5 (Beirut: Dar al-Fikr), 188.
Fauzan, Shalih bin Fauzan. Al-Mulakhkhas al-Fiqhi, Vol. 1 (Riyadh: Maktabah al-Ma‘arif, 2004), 107-110.
Hardini, F. D., Faudina, R. I., & Salsabila, A. (2024). Tantangan Implementasi Hukum Islam Di Era Digital. Tashdiq: Jurnal Kajian Agama Dan Dakwah, 4(3), 51-60. https://doi.org/10.4236/tashdiq.v4i3.3727
Jassas, Abū Bakr Ahmad ibn ʿAli al-Razi. Ahkam al-Qur'an, vol. 2 (Beirut: Dar Ihyaʾ al-Turath al-ʿArabi, n.d.), 69.
Karim, A., Marluwi, M., & Ardiansyah, A. (2022). Implementasi Pemenuhan Nafkah Terhadap Keluarga Para Pengajar Pondok Pesantren Darul Khairat Perspektif Kompilasi Hukum Islam. Al-Usroh, 2(1), 304-320. https://doi.org/10.24260/al-usroh.v2i1.668
Kasani, ʿAlaʾ al-Din Abū Bakr ibn Masʿūd. Bada'iʿ al-Ṣana'iʿ fi Tartib al-Shara'iʿ, vol. 4 (Beirut: Dar al-Kutub al-ʿIlmiyyah, n.d.), 18-19.
--------, ʿAlaʾ al-Din Abū Bakr ibn Masʿūd. Bada'iʿ al-Ṣana'iʿ fi Tartib al-Shara'iʿ, vol. 4 (Beirut: Dar al-Kutub al-ʿIlmiyyah, n.d.), 23.
--------, ʿAlaʾ al-Din Abū Bakr ibn Masʿūd. Bada'iʿ al-Ṣana'iʿ fi Tartib al-Shara'iʿ, vol. 4 (Beirut: Dar al-Kutub al-ʿIlmiyyah, n.d.),24.
Khoerunnisa, A., Arif, S., & Mukri, S. G. (2022). ANALISIS PUTUSAN HAKIM TENTANG PEMBEBANAN NAFKAH DALAM PERKARA CERAI GUGAT (Studi Pada Putusan Perkara Nomor: 1128/Pdt.G/2021/Pa.Bgr). 5(2), 103-134.
M.Afandi. (2021). Nafkah produktif Perspektif Maqasid Al-Syariah. Al-Manhaj: Journal Indonesian Islamic Family Law. 3(1), 40-53.
Marghinani, ʿAli ibn Abi Bakr. al-Hidayah fi Sharh Bidayat al-Mubtadi, vol. 2 (Beirut: Dar al-Fikr, n.d.), 286.
Muhajir. (2022). KONSEP KAFĀ'AH DAN NAFKAH DALAM HUKUM KELUARGA DI SYRIA. 4, 1-23.
Mustofa, M. B. (2021). HUKUM NAFKAH TERHADAP KELUARGA PADA GERAKAN TRANSNASIONAL KEAGAMAAN. 7, 1-23.
Nabil Birry, K., & Nahidloh, S. (2024). Analisis Hukum Islam dan Hukum Positif Tentang Pemenuhan Nafkah Non Materi Pada Keluarga Tenaga Kerja Indonesia. Jurnal Hukum Islam, 10(1), 2548-5903.
Nasir, M., Rizki, A., & Anzaikhan, M. (2022). Pembaharuan Hukum Keluarga Islam Kontemporer. TAQNIN: Jurnal Syariah Dan Hukum, 4(02), 226-241. https://doi.org/10.30821/taqnin.v4i02.12137
Nawawi, Yahya bin Sharaf. al-Majmu' Syarh al-Muhadzdzab (Beirut: Dar al-Fikr, 2001).182
Ngainun Naim. (2021). Pendekatan Interdisipliner dalam Studi Hukum Islam Perspektif M. Atho Mudzhar. 6(1), 41-56.
Nur Aziz, S., & Anwar, M. (2022). Istri Pencari Nafkah Perspektif Hukum Islam. Jurnal Syariah Dan Hukum Islam, 1(1), 1-23.
Pambudi, D. (2023). Tinjauan Khusus Nafkah Anak Terhadap Orangtua ( Tinjauan Aspek Hukum Positif dan Komparatif Hukum Islam ). 3, 37-44.
Qudamah, Ibn. Al-Mughni. Juz 8. Kairo: Maktabah al-Qahirah, 1968, 242-243.
Qushayri, Muslim ibn al-Ḥajjaj. Ṣahih Muslim, Kitab al-Zakah, no. 995, (Beirut: Dar Ihyaʾ al-Turath al-ʿArabi, n.d.).692.
Sarakhsi, Muhammad ibn Ahmad. al-Mabsūṭ, vol. 5 (Beirut: Dar al-Maʿrifah, 1993), 190.
Siddiq, A. (2022). Pemikiran Fikih Sosial Kh. Sahal Mahfudh Dan Dan Kh. Ali Yafie Tentang Relasi Mayoritas-Minoritas Di Indonesia. Al-Mazaahib: Jurnal Perbandingan Hukum, 2(2). https://doi.org/10.14421/al-mazaahib.v2i2.2857
Suhaili, A. (2025). INTEGRASI MAQĀṢID AL-SYARĪ‘AH DALAM PRAKTIK PERADILAN AGAMA DI INDONESIA: STUDI ALTERNATIF PENYELESAIAN SENGKETA KELUARGA. 06.
Syakur, A., Yuswadi, H., Sunarko, B. S., & Wahyudi, E. (2018). Tata Kelola Wakaf dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat di Kabupaten Jember. AL-IHKAM: Jurnal Hukum & Pranata Sosial, 13(1), 73. https://doi.org/10.19105/al-ihkam.v13i1.1187
Zakaria, S. (2020). Nafkah dan Ketimpangan Gender (Analisis Nafkah dalam Kompilasi Hukum Islam). Ijtihad, 36(2), 51-66.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Manuscript submitted for publication must conform to the following guidelines:
- The manuscript should discuss the specific issue of Islamic Family Law and/or gender issues either theoretical study or empirical study.
- The article submitted should be based on library or fieldwork research.
- The submitted manuscript is an original work that has not been published in any form.
- The manuscript also is not in the publication process in another journal/book or any kind of media.
- The manuscripts should present bibliographies that entail primary sources—books, manuscripts, interviews, or observation—and updated secondary sources from books or peer-reviewed journals.
- The manuscripts should contain an argument/thesis/finding which contributes to a scholarly discussion in a field of study which should clearly be mentioned and systematically presented in the abstract, content, and conclusion.
- It is written in English following the standard of the scientific paper.
- The length of the manuscript is between 6.000 to 10.000 words written in accordance with Ahlana template.
- The manuscript should be submitted through the website of ahlana or by sending it to the journal email: jurnalahlana@uinsu.ac.id.
- The manuscript should be in doc or RTF file format.
- Footnotes and references must be typed according to the Chicago Manual of Style 17th edition (full note) utilizing the Reference Manager Tool either Mendeley or Zotero.