- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
LAYANAN KONSELING KELOMPOK DENGAN PENDEKATAN MULTIKULTURAL UNTUK MENINGKATKAN KESADARAN KEBERAGAMAN BUDAYA PADA SISWA SMAN 1 BANDA ACEH
DOI:
https://doi.org/10.30829/al-irsyad.v16i2.30280Abstrak
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kesadaran keberagaman budaya peserta didik yang dapat memunculkan stereotip, prasangka buruk terhadap peserta didik yang berasal dari latar belakang budaya yang berbeda, serta rendahnya sikap toleransi di lingkungan sekolah. Tujuan penelitian ini untuk menguji pendekatan multikultural melalui layanan konseling kelompok untuk meningkatkan kesadaran keberagaman budaya peserta didik di SMA Negeri 1 Banda Aceh. Pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen melalui desain One Group Pre-Test dan Post-Test digunakan sebagai metode penelitian. Populasi penelitian adalah peserta didik kelas XI SMA Negeri 1 Banda Aceh sebanyak 3 kelas. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 9 siswa yang diambil dengan menggunakan purposive sampling. Instrumen pengumpulan data menggunakan angket skala Likert dan observasi. Data dianalisis menggunakan uji normalitas, paired sample t-test, dan uji N-Gain untuk mengetahui perbedaan sebelum dan sesudah diberikan layanan konseling kelompok dengan pendekatan multikultural. Hasil penelitian menunjukkan bahwa layanan konseling kelompok dengan pendekatan multikultural dapat meningkatkan kesadaran keberagaman budaya peserta didik. Hal ini terlihat dari peningkatan rata-rata skor peserta didik dari 54,77 pada saat pre-test menjadi 76,66 pada saat post-test menunjukan kenaikan 39,95%. Dengan demikian, konseling kelompok dengan pendekatan multikultural dinilai efektif dalam meningkatkan sikap toleransi, empati, dan penghargaan terhadap perbedaan budaya di lingkungan sekolah.Referensi
Abadi, D. P., Hidayah, N., & Wahyuni, F. (2024). Pendekatan Multikultural dalam Layanan Bimbingan Konseling Guna Penguatan Profil Pelajar Pancasila Dimensi Berkebhinekaan Global. Jurnal Bimbingan dan Konseling , 867-879.
Aisah, H., & Ruswandi , U. (2020). Bimbingan Dan Konseling Multikultural Di Lembaga Pendidikakan Pesantren pada Generasi Z. Jurnal Ika, 511-523.
Ariana, F. (2020). Strategi Guru Bk Dalam Menumbuhkan Sikao Tolenransi Peserta Didik. Jurnal Fokus Konseling, 75-85.
Azwar, B., Hartini, & Asyri Ep, P. W. (2025). Tinjauan Pelaksanaan Layanan Klasikal Bimbingan Dan Konseling Dalam Meningkatkan Pendidikan Multikultural Siswa. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 460-471.
Banks, J. A. (2001). Cultural Diversity and Education: Foundations, Curriculum, and Teaching. Boston, MA: Allyn and Bacon.
Basit, A., & Rochman, k. l. (2024). Altruism and javanese wisdom as the basic values of the millennial da’i personality: Indigenous counseling perspective . Jurnal Ilmu Dakwah, 381-402.
Candra, D. A., & Hidajat, S. T. (2020). Pendekatan Multikultural Dalam Layanan Bimbingan Dan Konseling Di Sekolah Sebagai penerapan Komunikasi Interpersonal . Prosiding Seminar & Lokakarya Nasional Bimbingan dan Konseling, 231-245.
Hake, R. R. (1999). Analyzing Change/Gain Scores. Bloomington: Indiana University, Department of Physics.
Imam, S. (2020). Kompetensi Konselor Multikultural: Esensi Dalam Mengimplementasikan Bimbingan dan Konseling di Sekolah. Prosiding Seminar Nasional Bimbingan dan Konseling Universitas Negeri Malang, 155-165.
Puspita, D., Maulidina, K., Puspita , W., & Al-Bukhori, F. (2025). Peran layanan Bk Dalam Mengenmbangkan Sikap Toleransi Dalam Sekolah Multikultural. Jurnal Wahana Karya Ilmiah Pendidikan , 2-11.
Ridwan, M. A., lestari, W. P., Farhah, H. L., Putri, A. P., & Setyaputri, N. Y. (2025). Peran Konseling Multikultural Dalam Menumbuhkan Sikap Toleransi di Sekolah . Pro Siding Seminar Dalam Jaringan: Komseling Kearifan Nusantara, 851-858.
Rifani, E., Maulina , N., & Ummah , F. S. (2022). Studi Literatur: kompetensi multikultural guru BK dalam mendukung keberhasilan layanan konseling multikultural . Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application , 196-204.
Riska, Firman, & Khairunisa. (2022). Implementasi Konseling Multkultural Dalam Menanggulangi Bullying. Jurnal Mahasiswa BK An-Nur, 97-103.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Pendidikan (Kuantitatif, Kualitatif, Kombinasi, R&D dan Penelitian Pendidikan). Bandung: Alfabeta.
Wijayanti, l. I., Basuki , A., & Eliasa, E. I. (2024). Analisis Penerapan Pendidikan Multikultural Melalui Layanan Bimbingan dan Konseling . Jurnal Bimbingan dan Konseling, 894-902.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Authors who publish with this journal agree to the following terms: