PENYELESAIAN SENGKETA DALAM HUKUM POSITIF DAN HUKUM ISLAM
DOI:
https://doi.org/10.30821/al-usrah.v10i2.16529Abstrak
Tulisan ini mencoba untuk menelusuri konsep yang ditawarkan hukum positif dan hukum Islam dalam penyelesaian sengketa. Kedua sistem hukum ini hidup dan berlaku di tengah masyarakat Indonesia. Setidaknya kekayaaan khazanah penyelesaian sengketa yang dimiliki hukum positif dan hukum Islam akan memberikan pilihan hukum untun memudahkan berbagaisengketa di tengah masyarakat Indonesia.Referensi
Wicipto Setiadi, Penyelesaian Sengketa Melalui Alternative Dispute Resolution
(ADR)
Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan pasal 35 ayat 1.
Felicitas Marcelina Waha, Penyelesaian Sengketa Atas Harta Perkawinan
Setelah Bercerai, dalam "Lex et Societatis", Vol.I/No.1/JanMrt/2013.
Kitab Undang-Undang Perdata, terj. R. Subekti dan R. Tjitrosudibio, cet. 31,
Jakarta: PT. Pradnya Paramita, 2001.
Roihan A. Rasyid, Hukum Acara Peradilan Agama, cet. 10, Jakarta: PT.
RajaGrafindo Persada, 2003.
Nurnaningsih Amriani, Mediasi Alternative Penyelesaian Sengketa Perdata Di
Pengadilan, Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2011.
I Nyoman Gede Remaja, Pengaturan Alternative Dispute Resolution (ADR)
Kajian terhadap Undang-undang Nomor 30 TAhun 1999, h. 2
Jamaluddin Abi al-Fadal Muhammad bin Makram ibn Manzur, Lisanul Arab,
Beirut: Darul Kutub al-Ilmiyyah, Jilid. II, h. 610-611.
Muhammad Fu'ad ‘Abdul Baqi, al-Mu'jam al-Mufahras li Alfaz Al-Qur'an, cet
ke.4, Beirut: Dar al-Fikri, 1994.
Taqiy al-Din Abu Bakr ibn Muhammad, Kifayat Al-Akhyar, Bandung: alMa'arif, t.t.
Sayid sabiq, Fiqh Sunnah, Kairo: Dar al-Fikri, 2006, Juz III, h. 938.
Ibnu Manzur, Lisanul ‘Arab , jilid, XII, h. 336-337.
Al-Usrah : Jurnal Al-ahwal As-Syakhsiyah
Vol. 11, No. 01, Juni 2023
P-ISSN : 2338-1264
E-ISSN : 2809-1906
Chuzaimah batubara, Implementasi Alternative Disputes Resolution (ADR)
Dalam Penyelesaian Sengketa Di Masyarakat Aceh, Disertasi: PPS IAIN
SU, 2015.
Abu ‘Isa Muhammad ibn ‘Isa ibn Saurah al-Tirmizi, Sunan al-Tirmizi, Beirut:
Dar al-Ma'rifah, 2002.
Wahbah al-Zuhailiy, Al-Fiqh al-Islami wa Adillatuhu, Beirut: Dar al-Fikri,
Abdul Manan, Hukum Ekonomi Syari'ah Dalam Perspektif Kewenangan
Peradilan Agama, Jakarta: Kencana Prenada Media Group, 2012.
Samir aliyah, Sistem Pemerintahan, Peradilan, Dan Adat Dalam Islam, ter.
Asmuni solihan zamakhsyari (Jakarta Timur: Khalifa, 2004.
Aseel Al-Hamali, "Sulh: A Crucial Part Of Islamic Arbitration", LES Law, Society
and Economy Working Papers 12/2008, h. 19.
Saud bin Ali Duraib, al-Tanzim al-Qada'i fi Mamlakab al-‘Arabiyah (Riyadh:
Universias Ibnu Saud, 1983.
Muhammad Salam Madzkur, al-Qadha fi al-Islam (Kairo: Dar al-Nadha alArabiyah, t.t.