PENYUSUNAN DOKUMEN KURIKULUM 2013 DALAM KONTEKS KEKINIAN

Authors

  • Suriadi Suriadi

DOI:

https://doi.org/10.30821/benchmarking.v2i1.6914

Keywords:

penyusunan, dokumen, kurikulum 2013, kekinian

Abstract

Substansihasil revisi dokumen Kurikulum 2013 meliputi (1) koherensi KI-KD danpenyelarasan dokumen; (2) penataan kompetensi sikap spiritual dan sikap sosialpada semua mata pelajaran; (3) penataan kompetensi yang tidak dibatasi olehpemenggalan taksonomi proses berpikir; dan (4) pemberian ruang kreatif kepadaguru dalam mengimplementasikan kurikulum. Dalam membekali siswa denganketerampilan abad ke-21 yang dibutuhkan terdapat empat poin perubahanKurikulum 2013 revisi 2017, yakni (1) PPK, (2) literasi dasar, (3) kompetensi 4C,dan (4) HOTS yang pelaksanaannya diintegrasikan dalam perencanaan dan prosespembelajaran. Penyusunan, validasi/verifikasi, dan pengesahan Buku-1 Kurikulum2013 yang masing-masing dilakukan kepala sekolah/TPK sekolah, pengawasmanajerial, dan Bidang Pembinaan Sekolah/Seksi Kurikulum menggunakanpedoman tentang Buku-1 Kurikulum 2013 yang kekinian dan memiliki pemahamanyang sama. Penyusunan, pengesahan, dan supervisi RPP yang masing-masingdilakukan guru mata pelajaran, kepala sekolah, dan pengawas akademik selayaknyamenggunakan acuan petunjuk penyusunan RPP Kurikulum 2013 yang kekinian danmemiliki pemahaman yang sama, sinkron, dan sinergis.

References

Budhiman, Arie. (2017). Gerakan Penguatan Pendidikan Karakter. Jakarta:

Kemdikbud.

Diva Pendidikan. 2017. Empat Poin Penting dari Kurikulum 2013. http://Empat

Poin Penting dari Kurikulum 2013 Revisi 2017_RPP Kurikulum 2017 Revisi

htm.(11 Nop. 2017).

Kemdikbud. (2016). Panduan Gerakan Literasi Sekolah di Sekolah Menengah

Pertama. Jakarta: Direktorat Pembinaan SMP, Ditjen Dikdasmen.

---------. (2017a). Strategi Literasi dalam Pembelajaran di Sekolah Menengah

Pertama (Materi Penyegaran Instruktur Kurikulum 2013). Jakarta: Satgas

GLS Ditjen Dikdasmen.

---------. (2017b). Panduan Kerja Pengawas Sekolah Pendidikan Dasar dan

Menengah. Jakarta: Direktorat Pembinaan Tenaga Kependidikan Pendidikan

Dasar dan Menengah, Ditjen GTK.

Krissandi, Apri Damai Sagita, dan Rusmawan. (2015). Kendala Guru Sekolah Dasar

dalam Implementasi Kurikulum 2013. Yogyakarta: Cakrawala Pendidikan,

Oktober 2015, Th. XXXIV, No. 3:457-467.

Nurfuadah, Rita Nadia. (2014). 10 Masalah Utama Kurikulum 2013. Okezone News.

html (11 Nop. 2017).

Soffel, Jenny. (2016). What are the 21st-Century Skills Every Student Needs? World

Economic Forum. http://www.google.com (4 Nop. 2017).

Toriq, Muhammad. (2014). Kesulitan Guru dalam Menyusun Rencana Pelaksanaan

Pembelajaran (RPP). http://lagibelajargoblog.blogspot.co.id/2014/10/

kesulitan-guru-dalam-menyusun-rencana_24.html (11 Nop. 2017).

Trilling, Bernie, and Charles Fadel. (2009). 21st Century Skills, Learning for Life in

Our Times. San Fancisco: Jossey-Bass, A Wiley Imprint.

http://www.josseybass.com (4 Nop. 2017).

USAID PRIORITAS. (2013). Praktik yang Baik di Sekolah Menengah

Pertama/Madrasah Tsanawiyah (SMP/MTS) I. [Modul Pelatihan]. Jakarta: RTI

International, EDC Learning Transforms Lives, and World Education.

---------. (2014). Praktik yang Baik di Sekolah Menengah Pertama/Madrasah

Tsanawiyah (SMP/MTS) II. [Modul Pelatihan]. Jakarta: RTI International, EDC

Learning Transforms Lives, and World Education.

Downloads

Published

2018-02-18