PERTUMBUHAN INSTITUSI PENDIDIKAN AWAL DI INDONESIA
DOI:
https://doi.org/10.47006/er.v5i2.12917Abstract
Islamic educational institutions are a sub-system of the community or nation system. Therefore, in its operations, it always refers to and is responsive to the needs and developments of the community. Thus, Islamic educational institutions must be organized by the demands and aspirations of the community because without this. It will be difficult to achieve progress and development in Islamic education in Indonesia. From various previous explanations about early institutions in Indonesia, as a first step, they have contributed significantly to the development of Islamic education among Indonesian Muslims. Among several Islamic educational institutions, mosques, meunasah, dayah, pesantren, surau and finally madrasas have emerged, which have a significant role and continue to experience development and progress with their respective characteristics until now. However, the current function has changed significantly because of the changing and dynamic conditions.References
A.Hasjmy, Menera Johan (Bandung:Bulan Bintang, 1976)
Azyumardi Azra, The Rise and Decline of The Minangkabau, Surau A. Tradisional Islamic Education Institution in West Sumatera During the Dutch Colonial Government, (Colombia: University Press, 1988.)
Badruzzaman Ismail, Fungsi Meunasah Sebagai Lembaga (Hukum) Adat di Aceh Besar. Tesis Magister Hukum, Program Pasca Sarjana Universitas Sumatra Utara, Medan, 2002
Christiaan Snouck Hurgronje, Aceh di Mata Kolonialis, terj. (Jakarta: Yayasan Soko Guru, 1985), vol. I
Depertemen Agama Negeri RI, Nama dan Data Potensi Pondok-pondok Pesantren Seluruh Indonesia, (Jakarta, 1984-1985)
Haidar Putra Daulay, Historisitas dan Eksistensi:Pesantren dan Madrasah (Yogya:Tiara Wacana, 2001)
Haidar Putra Daulay, Sejarah Pertumbuhan dan Pembaharuan Pendidikan Islam di Indonesia (Medan:Cita Pustaka Media, 2000)
Hasbullah, Sejarah Pendidikan Islam di Indonesia: Lintasan Sejarah dan Perkembangan.ed.1.cet.3.(Jakarta:Raja Grafindo Persada 1999)
Hendropuspito,Sosiologi Agama,(Jakarta:Yayasan Kanisius, 1998)
Ismail Sunni, Bunga Rampai tentang Aceh, (Jakarta:Batara Karya Aksara, 1980)
Mahmud Yunus, Sejarah Pendidikan Islam di Indonesia, Jakarta: (Hida karya Agung, 1996)
Malik Fadjar, Madrasah dan Tantangan Modrenitas, (Bandung: Mizan, 1998)
Mastuhu, Dinamika Sistem Pendidikan Pesantren (Jakarta:Seri INIS XX, 1994)
Muhaimin,Pemikiran Pendidikan Islam;kajian filosofis dan kerangka dasar operasional (Bandung:Trigenda Karya, 1993)
Rusdi Sufi, Pandangan dan Sikap Ulama di Daerah Istimewa Aceh (Jakarta: LIPI, 1987)
Saiful Muzani, Perkembangan dan Kebangkitan Islam di Asia Tenggara. cet.1 (Jakarta: Pustaka LP3ES, 1979)
Samsul Nizar, Sejarah dan Pergolakan Pemikiran Pendidikan Islam; Potret Timur Tengah Era Awal dan Indonesia, (Ciputat: Quantum Teaching, 2005)
Zamakhsari Dhofier, Tradisi Pesantren: Studi Tentang Pandangan hidup Kyai (Jakarta: LP3ES, 1985)