POLA PENDIDIKAN AGAMA DAN KARAKTER BAGI ANAK TUNAGRAHITA DI SDLB NEGERI 0577704 KWALA BINGAI KEC. STABAT, KAB. LANGKAT
DOI:
https://doi.org/10.47006/er.v3i1.4163Abstrak
Abstrak: Tunagrahita merupakan istilah yang digunakan untuk menyebut anak atau orang yangmemiliki kemampuan intelektual di bawah ratarata atau bisa juga disebut dengan retardasi mental.Anak tunagrahita ini fungsi intelektualnya yang lamban, yaitu IQ 70 ke bawah berdasarkan tesintelegensi baku. Pola Pendidikan Agama Islam adalah Model yang digunakan untuk proses memasukkannilai-nilai Agama Islam pada diri peserta didik untuk mencapai tujuan yang mengarah kepada ketaqwaandan akhlakul karimah sehingga membentuk pribadi yang sempurna, bertanggung jawab, dan baikdalam setiap perbuatan yang dilakukannya. Sedangkan Pendidikan Karakter dimaknai sebagaicara berpikir dan berprilaku yang khas tiap individu untuk hidup dan bekerja sama baik dalamlingkungan keluarga, masyarakat, bangsa dan Negara. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimanapola pendidikan agama dan karakter bagi anak tunagrahita di SDLB Negeri Kwala Bingai. Penelitianini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data berupaobservasi,wawancara, dan studi dokumentasi dengan menitik beratkan sumberdata informasi yaitu:kepala sekolah dan guru Agama Islam, untuk mengokohkan keabsahan data yang di peroleh. Darihasil observasi, wawancara dan studi dokumentasi diperoleh hasil bahwa Pola pendidikan agamabagi siswa tunagrahita berjalan dengan baik disana guru menggunakan pola pembiasaan dan polaintruksi satu arah. Guru sangat memperhatikan dan melakukan pendekatan perindividu ada beberapahal yang harus diperhatiakan untuk merangsang perhatian mereka yaitu menenamkan kepatuhan,melakukan kontak mata langsung perindividu, Selain itu ada juga beberapa hal yang perlu diperhatikanbagi guru dalam proses pembelajaran, yaitu menggunakan suara jelas dan keras, pemberian instruksijelas, singkat dan menggunakan bahasa yang sederhana. yang paling berperan menanamkan pendidikankarakter adalah guru agama adapun nilai yang ditanamkan seperti nilai religi, nilai kejujuran, social,tanggung jawab dan tolong menolong.Kata Kunci : Pola Pendidikan, Tunagrahita Dan KarakterReferensi
Daftar Pustaka
Alim, Muhammad, pendidikan agama islam upaya pembentukan pemikiran dan kepribadian muslim,
Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2011
Ali, Zainudin, dkk.Pendidikan agama islam Kontenporer, Jakarta:Yamiba, 2015
Arismantoro.Character Building: Bagaimana Mendidik Anak Berkarakter, Yogyakarta: Tiara Wacana,
Darninta, Purwa, Kamus Umum Bahasa Indonesia , Jakarta: Balai Pustaka, 2001
Direktorat Pendidikan Luar Biasa.. Pedoman Umum PenyelenggaraanPendidikan Inklusif. Jakarta:
Dirjendikdasmen, 2004,
Kemis, Ati Rosnawati, Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus Tunagrahita, Jakarta: Luxima Metro
Media, 2013,
lampiran peraturan kemdikbud. / bpnbambon/ 2014/ 06/ 06
Meria, Aziza, Model Pembelajaran Agama Islam Bagi Anak Tunagrahita, Di SDLB YPPLB Padang
Sumatera Barat, Vol. 11, No. 2 Th,.2015
Muhaimin,Paradigma Pendidikan Islam, Bandung: Remaja Rosdakarya Offset, 2004, Cet III,
Misnatun, Pola Pembentukan Karakter Anak Melalui Pendidikan Ramah Anak Dalam Perspektif Pendidikan
Islam ,Vol. 5, No. 2,Th, 2016
Nazarudin,Managemen Pembelajaran (ImplementasiKonsep Karakteristik dan Metodologi Pendidikan
agama islam di Sekolah Umum), Jogjakarta: Teras, 2007,
Pidarta , Made,Landasan Kependidikan Stimulus Ilmu Pendidikan Bercorak Indonesia, Jakarta: PT
Rineka Cipta, 2014, Cet. III
Purwadarninta,Kamus Umum Bahasa Indonesia Jakarta: Balai Pustaka, 2001
Somantri, T. Sutjihati, Psikologi Anak Luar Biasa,Bandung: PT. Refika Aditama, 2017
Tri Na'imah, dkk, Pendidikan Karakter Untuk Anak Berkebutuhan Khusus , Studi Relasi Gender
Pada Keluarga Yang Memiliki Anak Tuna Grahita Ringan, Vol 1, No.1, Th, 2015
Warsono, dkk,Kebudayaan. kemdikbud.go. id mengutip Jack Corley dan Thomas Philip ,2000
Yosiani, Novita, Relasi Karakteristik Anak Tunagrahita Dengan Pola Tata Ruang Belajar Di Sekolah
Luar Biasa, Vol. 1, No. 2 .Th, 2014