ANALISIS STRATEGI PERTUMBUHAN PEMBIAYAAN BANK SYARIAH DARI BANK KONVENSIONAL MELALUI TAKE OVER
DOI:
https://doi.org/10.30829/hf.v8i2.9717Kata Kunci:
Syariah, Hiwalah, Qardh, Ijarah, Murabahah, syirkahAbstrak
Strategy Sales Growth Financing Bank Syariah melalui Take Over dari Bank Konventional Berdasarkan Prinsip Syariah. Penelitian ini untuk menjelaskan bagaimana cara perbankan syariah dapat berkembang lebih baik lagi dengan melakukan pembiayaan secara take over (pengalihan hutang) atau hiwalah sesuai dengan alternatif yang ditawarkan oleh fatwa DSN MUI Nomor : 31/DSN-MUI/VI/2002 tentang pengalihan piutang. Penelitian ini menggunaan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research) dimana data-data diperoleh dari buku, jurnal, maupun catatan penelitian terdahulu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fatwa DSN-MUI Nomor : 31/DSN-MUI/VI/2002 memberikan 4 alternatif dalam melakukan take over. 4 alternatif tersebut merupakan rangkaian akad qard, ijarah, murabahah, syirkah al milk dan ijarah muntahiyah bit at tamlik.Referensi
Abdullah bin Abdurrahman bin Shalih Ali Bassam, Taisirul-Allam Syarh Umdatul-Ahkam, Jeddah : 1992.
Adiwarman A. Karim, Bank Islam: Analisis Fiqih Dan Keuangan, Jakarta : Rajawali Press, 2009.
Ahmad Antoni K. Muda, Kamus Lengkap Ekonomi, Jakarta: Gitamedia Press, 2003.
Bank Indonesia. 2011a. Outlook Perbankan Syariah 2011. www.bi.go.id (diakses pada tanggal 10 September 2011).
Bank Indonesia. 2011c. Sekilas Perbankan Syariah di Indonesia. www.bi.go.id (diakses pada tanggal 10 September 2011).
Departemen Agama RI. Al-Qur‟an dan terjemahannya, Bandung: Diponegoro, 2005.
Fatwa DSN-MUI
John M. Ehols dan Hassan Sadily, Kamus Inggris Indonesia, Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama, 1990.
M. Ichwan Sam dkk, Himpunan Fatwa Keuangan Syariah (Dewan Syariah Nasional MUI).
Muawiah. 2008. Jual Beli Dengan Cara Al Inah. www.al-atsariyyah.com (diakses pada tanggal 25 November 2013).
Mingka, Agustianto. 2013b. Hybrid Contract dalam Keuangan Syariah. www.agustiantocentre.com (diakses pada tanggal 1 Juni 2013).
Mingka, Agustianto. 2013c. 10 Alasan Mengapa Teori dan Praktik Hybrid Contracts Perlu Dipahami dalam Mengembangkan Perbankan dan Keuangan Syariah. www.agustiantocentre.com (diakses pada tanggal 25 November 2013).
MUI. 2000a. Fatwa Dewan Syariah Nasional MUI NO: 04/DSN-MUI/IV/2000 Tentang Murabahah. DSN MUI. Jakarta.
MUI. 2000b. Fatwa Dewan Syariah Nasional MUI NO: 08/DSN-MUI/IV/2000 Tentang Pembiayaan Musyarakah. DSN MUI. Jakarta.
MUI. 2000c. Fatwa Dewan Syariah Nasional MUI NO: 09/DSN-MUI/IV/2000 Tentang Pembiayaan Ijarah. DSN MUI. Jakarta
MUI. 2001. Fatwa Dewan Syariah Nasional MUI NO: 19/DSN-MUI/IV/2001 Tentang Al Qardh. DSN MUI. Jakarta
MUI. 2002. Fatwa Dewan Syariah Nasional MUI NO: 27/DSN-MUI/III/2002 Tentang Al-Ijarah Al-Muntahiyah Bi Al-Tamlik. DSN MUI. Jakarta.
MUI. 2002. Fatwa Dewan Syariah Nasional MUI NO: 31/DSN-MUI/VI/2002 Tentang Pengalihan Utang. DSN MUI. Jakarta.
SEBI No. 10/ 14/ DpBS, 17 Maret 2008 tentang Surat Edaran kepada Semua Bank Syariah Indonesia
SEBI Nomor 10/ 14/ DpBS, 17 Maret 2008 poin IV.2
Sri Nurhayati, Wasilah, Akuntansi Syariah di Indonesia, Jakarta : Salemba Empat, 2013.
Tarmizi, Erwandi. 2012. Gadai Emas Syariah, Kamuflase Riba'. Majalah Pengusaha Muslim Edisi 24 Tahun 2012. Yayasan Bina Pengusaha Muslim. Yogyakarta
T.Guritno, Kamus Perbankan dan Bisnis, Yogyakarta : UGM Press, 1996.
Wiroso. 2011b. "Pengantar Akuntansi dan Laporan Keuangan Bank Syriah". Disampaikan dalam acara TOT Akuntansi Perbankan Syariah di Universitas Padjajaran Bandung 28-30 Maret 2011.
Zaky, Achmad. 2013. Modul Pelatihan Akuntansi dan Keuangan Syariah: Akad dan Transaksi Syariah Edisi 2. Islamic Finance and Accounting Studies (IFAS) JAFEB UB. Malang.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
HUMAN FALAH: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam have CC-BY-SA or an equivalent license as the optimal license for the publication, distribution, use, and reuse of scholarly work.
In developing strategy and setting priorities, HUMAN FALAH: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam recognize that free access is better than priced access, libre access is better than free access, and libre under CC-BY-SA or the equivalent is better than libre under more restrictive open licenses. We should achieve what we can when we can. We should not delay achieving free in order to achieve libre, and we should not stop with free when we can achieve libre.
HUMAN FALAH: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam is licensed under a Creative Commons Attribution 3.0 International License
You are free to:
- Share — copy and redistribute the material in any medium or format
- Adapt — remix, transform, and build upon the material for any purpose, even commercially.